What is the effect of Propylthiouracil (PTU) on Free Thyroxine (FT4) levels?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 7, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Efek FT4 dari PTU biasanya mulai terlihat dalam 1-2 minggu, tetapi efek terapeutik penuh dapat memakan waktu 4-8 minggu untuk berkembang. PTU bekerja dengan menghambat sintesis hormon tiroid dan memblokir konversi perifer T4 ke T3 1. Ketika mengobati hipertiroidisme, pasien biasanya merasakan perbaikan gejala dalam 2-3 minggu, tetapi normalisasi tes fungsi tiroid sering memerlukan 1-2 bulan terapi konsisten. Waktu untuk melihat efek dapat bervariasi berdasarkan beberapa faktor, termasuk keparahan awal hipertiroidisme, dosis PTU, kepatuhan pasien, dan perbedaan metabolik individu. Pemantauan teratur tes fungsi tiroid sangat penting selama pengobatan, dengan pengujian biasanya direkomendasikan setiap 2-4 minggu awalnya, kemudian kurang sering setelah tingkat stabil dicapai. Penting untuk terus mengonsumsi PTU sesuai resep bahkan setelah gejala membaik untuk mempertahankan tingkat hormon tiroid yang tepat. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pengobatan dengan PTU adalah:

  • Efek sampingan seperti agranulositosis, hepatitis, vasculitis, dan trombositopenia 1
  • Kemungkinan supresi fungsi tiroid fetus dan neonatus, yang biasanya bersifat sementara dan jarang memerlukan pengobatan 1
  • Pentingnya memantau tes fungsi tiroid secara teratur untuk menghindari efek sampingan dan memastikan pengobatan yang efektif.

From the FDA Drug Label

Propylthiouracil inhibits the synthesis of thyroid hormones and thus is effective in the treatment of hyperthyroidism. Propylthiouracil can cause hypothyroidism necessitating routine monitoring of TSH and free T4 levels with adjustments in dosing to maintain a euthyroid state.

Efek FT4 dari PTU (Propylthiouracil) tidak secara spesifik dijelaskan dalam label obat terkait lamanya waktu efeknya. Namun, dapat disimpulkan bahwa PTU menghambat sintesis hormon tiroid dan dapat menyebabkan hipotiroidisme, sehingga perlu pemantauan rutin terhadap tingkat TSH dan free T4 untuk menyesuaikan dosis dan mempertahankan keadaan eutiroid 2 2.

From the Research

Efek FT4 dari PTU

  • Efek FT4 dari PTU dapat berbeda-beda tergantung pada dosis dan individu 3.
  • Pada penelitian in vitro, penambahan PTU pada serum manusia normal dapat meningkatkan fraksi FT4 yang dapat didialisis sebesar dua kali lipat 3.
  • Pada penelitian in vivo, pemberian PTU peroral pada tikus dapat meningkatkan fraksi FT4 sebesar 150% dari nilai kontrol, namun efek ini hanya berlangsung selama beberapa jam 3.
  • Pada manusia, efek PTU pada FT4 dapat berbeda-beda tergantung pada dosis dan individu, namun tidak ada perbedaan signifikan antara PTU dan methimazole dalam hal efek pada FT4 fetal pada ibu dengan Graves' hyperthyroidism 4.

Dosis dan Efek PTU

  • Dosis PTU yang lebih tinggi dapat menyebabkan efek yang lebih besar pada FT4, namun efek ini dapat berbeda-beda tergantung pada individu 3.
  • Pada penelitian, dosis PTU yang lebih rendah (100 mg/hari atau kurang) dapat menyebabkan tingkat TSH fetal yang tinggi, sedangkan dosis yang lebih tinggi dapat menyebabkan tingkat TSH fetal yang normal atau rendah 4.

Kesimpulan dari Penelitian

  • PTU dapat meningkatkan fraksi FT4 pada serum manusia dan tikus, namun efek ini dapat berbeda-beda tergantung pada dosis dan individu 3.
  • Tidak ada perbedaan signifikan antara PTU dan methimazole dalam hal efek pada FT4 fetal pada ibu dengan Graves' hyperthyroidism 4.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.