Makanan Tinggi Fosfat dan Oksalat
Makanan tinggi oksalat yang harus dibatasi meliputi kacang-kacangan tertentu (almond, kacang tanah, mete, walnut, pecan), sayuran tertentu (bit dan bayam), dedak gandum, dedak beras, dan cokelat 1.
Makanan Tinggi Oksalat
Berdasarkan pedoman dari Kidney International dan AUA, makanan dengan kandungan oksalat tinggi yang perlu dihindari atau dibatasi adalah 1, 2:
Kacang-kacangan:
- Almond (kandungan oksalat tertinggi di antara susu nabati alternatif) 3
- Kacang tanah
- Mete
- Walnut
- Pecan
Sayuran:
- Bayam (spinach)
- Bit (beets)
Biji-bijian dan Produk Turunannya:
- Dedak gandum (wheat bran)
- Dedak beras (rice bran)
- Dedak oat menunjukkan konsentrasi oksalat terlarut tertinggi pada 79 mg/100g 4
Lainnya:
- Cokelat
- Produk kedelai tertentu (soy flour, textured vegetable soy protein, kacang kedelai, tempeh, soynut butter) mengandung >10 mg oksalat per sajian 5
Makanan Tinggi Fosfat (Phytate)
Penelitian menunjukkan kandungan asam fitat dalam berbagai makanan 4, 5, 6:
Kacang-kacangan dan Legum:
- Kedelai mentah memiliki kandungan tertinggi: 22.91 mg/g 7
- Kacang-kacangan Kanada: 8.55-22.85 mg/g 7
- Produk kedelai: 0.80-18.79 mg phytate/g 5
Biji-bijian:
- Dedak sereal (gandum, barley, oat): 227-4393 mg/100g 4
- Dedak gandum, oat, dan barley mengandung konsentrasi fitat yang signifikan
Sayuran Berdaun:
- Sayuran Nigeria menunjukkan kandungan 90-260 mg/100g berat kering 6
Pertimbangan Penting
Catatan kritis: Meskipun makanan ini tinggi oksalat, pedoman terbaru menekankan bahwa pasien dengan batu ginjal harus menerima diet seimbang, hanya menghindari makanan dengan kadar oksalat yang sangat tinggi 8. Pembatasan oksalat yang terlalu ketat tidak direkomendasikan untuk semua pasien.
Interaksi Kalsium-Oksalat:
Konsumsi kalsium yang cukup (1000-1200 mg/hari) dari makanan bersamaan dengan makanan sangat penting karena kalsium mengikat oksalat di usus, mengurangi penyerapan oksalat 2. Ini adalah paradoks penting: diet tinggi kalsium sebenarnya mengurangi risiko batu ginjal.
Pengolahan Makanan:
Merendam dan memasak dapat mengurangi kandungan oksalat secara signifikan:
- Perendaman: mengurangi oksalat total 17.40-51.89% dan oksalat terlarut 26.66-56.29% 7
- Memasak lebih efektif dalam mengurangi semua faktor antinutrisi 7
Alternatif Susu Nabati:
Untuk pasien yang menghindari oksalat, susu kelapa dan flax memiliki kadar oksalat yang tidak terdeteksi, sementara susu almond memiliki konsentrasi oksalat tertinggi 3. Susu oat, macadamia, beras, dan kedelai memiliki parameter yang sebanding dengan susu sapi dalam hal faktor risiko batu ginjal.