What is the appropriate acyclovir dose for a 1‑year‑old child?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 7, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Dosis Asiklovir untuk Anak 1 Tahun

Untuk anak usia 1 tahun, dosis asiklovir bergantung pada jenis infeksi dan tingkat keparahan penyakit, dengan rentang 10-20 mg/kg/dosis intravena atau oral, diberikan 3-4 kali sehari.

Dosis Berdasarkan Indikasi Klinis

Infeksi Herpes Simplex Virus (HSV)

Gingivostomatitis HSV Simptomatik Sedang-Berat:

  • Intravena: 5-10 mg/kg/dosis setiap 8 jam 1
  • Setelah lesi mulai membaik, ganti ke oral dan lanjutkan sampai lesi sembuh sempurna 2

Gingivostomatitis HSV Ringan:

  • Oral: 20 mg/kg/dosis (maksimal 400 mg/dosis) 3 kali sehari selama 5-10 hari 2

Penyakit HSV Diseminata atau Ensefalitis (di luar periode neonatal):

  • Intravena: 10 mg/kg/dosis setiap 8 jam selama 21 hari 1, 2
  • Alternatif: 500 mg/m²/dosis setiap 8 jam 1

Infeksi Varicella-Zoster Virus (VZV)

Cacar Air (Chickenpox) - Anak dengan Imunosupresi Ringan-Sedang:

  • Oral: 20 mg/kg/dosis (maksimal 800 mg/dosis) 4 kali sehari selama 7-10 hari atau sampai tidak ada lesi baru selama 48 jam 2

Cacar Air - Anak dengan Imunosupresi Berat:

  • Intravena: Beberapa ahli menggunakan dosis berdasarkan luas permukaan tubuh 500 mg/m²/dosis setiap 8 jam 2

Pertimbangan Penting dalam Pemberian Dosis

Penyesuaian Dosis Berdasarkan Fungsi Ginjal

Asiklovir diekskresikan terutama melalui ginjal, sehingga penyesuaian dosis wajib dilakukan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal 1. Pada anak usia 1 tahun, fungsi ginjal masih dalam tahap perkembangan dan perlu dipertimbangkan:

  • Waktu paruh eliminasi menurun tajam selama bulan pertama kehidupan, dari 10-15 jam menjadi 2,5 jam 3
  • Klirens asiklovir berhubungan dengan laju filtrasi glomerulus (eGFR), luas permukaan tubuh, dan kadar kreatinin serum 4, 3

Risiko Nefrotoksisitas

Pemantauan fungsi ginjal sangat penting karena nefrotoksisitas terkait asiklovir cukup umum terjadi pada anak 5:

  • Disfungsi ginjal terjadi pada 35% kasus penggunaan asiklovir intravena 5
  • Sebagian besar disfungsi ginjal terjadi dalam 48 jam pertama setelah inisiasi asiklovir 5
  • Faktor risiko nefrotoksisitas meliputi:
    • Dosis >15 mg/kg 5
    • Paparan kumulatif >500 mg/m²/dosis 5
    • Pemberian bersama seftriakson 5

Untuk meminimalkan risiko nefrotoksisitas di luar periode neonatal, gunakan dosis ≤500 mg/m²/dosis atau ≤15 mg/kg/dosis 5.

Bioavailabilitas Oral

  • Bioavailabilitas oral asiklovir adalah 10-20% dan menurun dengan peningkatan dosis 6
  • Bioavailabilitas pada populasi pediatrik adalah sekitar 0,12 3
  • Makanan tidak mempengaruhi absorpsi, sehingga dapat diberikan dengan atau tanpa makanan 6

Rekomendasi Praktis untuk Anak 1 Tahun

Untuk Infeksi HSV Mukokutan Sedang-Berat:

  1. Mulai dengan intravena 5-10 mg/kg setiap 8 jam
  2. Infus perlahan selama 1-2 jam untuk mengurangi risiko nefrotoksisitas
  3. Berikan hidrasi dengan salin 0,9% selama 30 menit sebelum infus asiklovir 2
  4. Pantau fungsi ginjal sebelum dan selama terapi
  5. Setelah perbaikan klinis, ganti ke oral 20 mg/kg setiap 8 jam

Untuk Cacar Air pada Anak Imunokompeten:

  • Oral 20 mg/kg (maksimal 800 mg) 4 kali sehari selama 5-7 hari
  • Mulai dalam 24 jam setelah onset ruam untuk efektivitas maksimal 6

Untuk Ensefalitis HSV atau Penyakit Diseminata:

  • Intravena 10 mg/kg setiap 8 jam selama 21 hari
  • Pada anak dengan augmented renal clearance (eGFR >250 ml/min/1,73 m²), pertimbangkan dosis 15-20 mg/kg setiap 6 jam 4

Peringatan Khusus

Pengalaman pediatrik dengan sediaan oral asiklovir terbatas pada anak <2 tahun 1. Pada bayi yang menerima terapi supresi oral jangka panjang (300 mg/m²/dosis 2-3 kali sehari), angka neutropenia yang relatif tinggi (46%) diamati, meskipun sebagian besar bersifat self-limited 1.

Toksisitas utama asiklovir meliputi:

  • Flebitis
  • Toksisitas ginjal
  • Mual, muntah
  • Ruam
  • Neutropenia (terutama pada dosis tinggi) 1

Jangan menghentikan terapi asiklovir pada ensefalitis HSV neonatal kecuali PCR DNA HSV CSF ulangan negatif pada hari 19-21 terapi 1, 2.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.