Dosis Asiklovir untuk Anak 1 Tahun
Untuk anak usia 1 tahun, dosis asiklovir bergantung pada jenis infeksi dan tingkat keparahan penyakit, dengan rentang 10-20 mg/kg/dosis intravena atau oral, diberikan 3-4 kali sehari.
Dosis Berdasarkan Indikasi Klinis
Infeksi Herpes Simplex Virus (HSV)
Gingivostomatitis HSV Simptomatik Sedang-Berat:
- Intravena: 5-10 mg/kg/dosis setiap 8 jam 1
- Setelah lesi mulai membaik, ganti ke oral dan lanjutkan sampai lesi sembuh sempurna 2
Gingivostomatitis HSV Ringan:
- Oral: 20 mg/kg/dosis (maksimal 400 mg/dosis) 3 kali sehari selama 5-10 hari 2
Penyakit HSV Diseminata atau Ensefalitis (di luar periode neonatal):
- Intravena: 10 mg/kg/dosis setiap 8 jam selama 21 hari 1, 2
- Alternatif: 500 mg/m²/dosis setiap 8 jam 1
Infeksi Varicella-Zoster Virus (VZV)
Cacar Air (Chickenpox) - Anak dengan Imunosupresi Ringan-Sedang:
- Oral: 20 mg/kg/dosis (maksimal 800 mg/dosis) 4 kali sehari selama 7-10 hari atau sampai tidak ada lesi baru selama 48 jam 2
Cacar Air - Anak dengan Imunosupresi Berat:
- Intravena: Beberapa ahli menggunakan dosis berdasarkan luas permukaan tubuh 500 mg/m²/dosis setiap 8 jam 2
Pertimbangan Penting dalam Pemberian Dosis
Penyesuaian Dosis Berdasarkan Fungsi Ginjal
Asiklovir diekskresikan terutama melalui ginjal, sehingga penyesuaian dosis wajib dilakukan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal 1. Pada anak usia 1 tahun, fungsi ginjal masih dalam tahap perkembangan dan perlu dipertimbangkan:
- Waktu paruh eliminasi menurun tajam selama bulan pertama kehidupan, dari 10-15 jam menjadi 2,5 jam 3
- Klirens asiklovir berhubungan dengan laju filtrasi glomerulus (eGFR), luas permukaan tubuh, dan kadar kreatinin serum 4, 3
Risiko Nefrotoksisitas
Pemantauan fungsi ginjal sangat penting karena nefrotoksisitas terkait asiklovir cukup umum terjadi pada anak 5:
- Disfungsi ginjal terjadi pada 35% kasus penggunaan asiklovir intravena 5
- Sebagian besar disfungsi ginjal terjadi dalam 48 jam pertama setelah inisiasi asiklovir 5
- Faktor risiko nefrotoksisitas meliputi:
Untuk meminimalkan risiko nefrotoksisitas di luar periode neonatal, gunakan dosis ≤500 mg/m²/dosis atau ≤15 mg/kg/dosis 5.
Bioavailabilitas Oral
- Bioavailabilitas oral asiklovir adalah 10-20% dan menurun dengan peningkatan dosis 6
- Bioavailabilitas pada populasi pediatrik adalah sekitar 0,12 3
- Makanan tidak mempengaruhi absorpsi, sehingga dapat diberikan dengan atau tanpa makanan 6
Rekomendasi Praktis untuk Anak 1 Tahun
Untuk Infeksi HSV Mukokutan Sedang-Berat:
- Mulai dengan intravena 5-10 mg/kg setiap 8 jam
- Infus perlahan selama 1-2 jam untuk mengurangi risiko nefrotoksisitas
- Berikan hidrasi dengan salin 0,9% selama 30 menit sebelum infus asiklovir 2
- Pantau fungsi ginjal sebelum dan selama terapi
- Setelah perbaikan klinis, ganti ke oral 20 mg/kg setiap 8 jam
Untuk Cacar Air pada Anak Imunokompeten:
- Oral 20 mg/kg (maksimal 800 mg) 4 kali sehari selama 5-7 hari
- Mulai dalam 24 jam setelah onset ruam untuk efektivitas maksimal 6
Untuk Ensefalitis HSV atau Penyakit Diseminata:
- Intravena 10 mg/kg setiap 8 jam selama 21 hari
- Pada anak dengan augmented renal clearance (eGFR >250 ml/min/1,73 m²), pertimbangkan dosis 15-20 mg/kg setiap 6 jam 4
Peringatan Khusus
Pengalaman pediatrik dengan sediaan oral asiklovir terbatas pada anak <2 tahun 1. Pada bayi yang menerima terapi supresi oral jangka panjang (300 mg/m²/dosis 2-3 kali sehari), angka neutropenia yang relatif tinggi (46%) diamati, meskipun sebagian besar bersifat self-limited 1.
Toksisitas utama asiklovir meliputi:
- Flebitis
- Toksisitas ginjal
- Mual, muntah
- Ruam
- Neutropenia (terutama pada dosis tinggi) 1
Jangan menghentikan terapi asiklovir pada ensefalitis HSV neonatal kecuali PCR DNA HSV CSF ulangan negatif pada hari 19-21 terapi 1, 2.