How to manage epigastric pain in patients with reduced heart failure post Percutaneous Coronary Intervention (PCI)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 18, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Untuk mengatasi nyeri ulu hati pada pasien dengan gagal jantung yang berkurang setelah percutaneous coronary intervention (PCI), saya merekomendasikan penggunaan inhibitor pompa proton (PPI) seperti omeprazole 20-40 mg sekali sehari atau pantoprazole 40 mg sekali sehari selama 2-4 minggu. Penggunaan PPI ini dapat membantu mengurangi produksi asam lambung dan memberikan bantuan dari gejala nyeri ulu hati. Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Untuk bantuan segera, antasid seperti aluminum hidroksida/magnesium hidroksida dapat digunakan sesuai kebutuhan.
  • Modifikasi gaya hidup juga sangat penting, seperti makan makanan yang lebih kecil dan lebih sering, menghindari berbaring selama 2-3 jam setelah makan, meninggikan kepala tempat tidur sekitar 6-8 inci, dan menghindari makanan pemicu seperti makanan pedas, citrus, kopi, dan alkohol.
  • Penting untuk mempertimbangkan interaksi obat, terutama jika Anda mengonsumsi terapi antiplatelet seperti clopidogrel setelah PCI, karena beberapa PPI dapat mengurangi efektivitasnya 1.
  • Famotidine 20 mg dua kali sehari dapat menjadi alternatif yang lebih aman jika interaksi obat menjadi perhatian. Rekomendasi ini membahas nyeri ulu hati sambil mempertimbangkan kondisi jantung, karena nyeri ulu hati yang tidak diobati dapat memperburuk kualitas hidup dan berpotensi mempengaruhi pengelolaan gagal jantung melalui nutrisi yang buruk dan kepatuhan obat.

From the Research

Mengatasi Nyeri Ulu Hati pada Reduce Heart Failure Post PCI

  • Nyeri ulu hati dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk gastroesophageal reflux disease (GERD) dan komplikasi pasca prosedur percutaneous coronary intervention (PCI) 2.
  • Pasien dengan riwayat heart failure post PCI perlu mendapatkan perawatan yang tepat untuk mengurangi gejala nyeri ulu hati dan mencegah komplikasi lebih lanjut 3, 4.
  • Pengelolaan pasien pasca PCI harus mempertimbangkan beberapa aspek, termasuk modifikasi gaya hidup, pengurangan faktor risiko, dan deteksi dini restenosis 4.
  • Untuk mengatasi nyeri ulu hati pada pasien dengan reduce heart failure post PCI, dapat dilakukan beberapa pendekatan, seperti:
  • Menggunakan obat-obatan yang tepat untuk mengurangi gejala GERD, seperti proton pump inhibitor (PPI) atau H2RA 5.
  • Melakukan modifikasi gaya hidup, seperti mengurangi konsumsi makanan yang dapat memicu GERD dan meningkatkan aktivitas fisik 4.
  • Menggunakan terapi non-invasif, seperti neuromodulasi atau terapi perilaku, untuk mengurangi gejala nyeri ulu hati 5.
  • Namun, perlu diingat bahwa setiap pasien memiliki kebutuhan yang unik, dan pengelolaan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan individu pasien 6.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.