From the Guidelines
Penggunaan regimen kemoterapi FLOT (5-fluorouracil, leucovorin, oxaliplatin, dan docetaxel) merupakan pilihan utama dalam pengobatan kanker esofagus, terutama pada pasien dengan adenokarsinoma esofagus yang dapat dioperasi. Regimen FLOT ini terdiri dari docetaxel 50 mg/m², oxaliplatin 85 mg/m², leucovorin 200 mg/m², dan 5-FU 2600 mg/m² sebagai infus 24 jam, diberikan setiap 2 minggu selama total 4 siklus sebelum operasi dan 4 siklus setelah operasi 1. FLOT digunakan dalam pengaturan perioperatif untuk adenokarsinoma esofagus yang dapat dioperasi, terutama pada esofagus bagian bawah dan persimpangan esofagogastrik. Regimen ini telah menunjukkan hasil kelangsungan hidup yang lebih baik dibandingkan dengan regimen yang lebih lama seperti ECF (epirubisin, cisplatin, 5-FU), dengan kelangsungan hidup median yang ditingkatkan sekitar 15 bulan.
Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan regimen FLOT adalah:
- Efek samping yang umum termasuk neutropenia, diare, neuropati, dan kelelahan
- Pasien memerlukan pemantauan teratur terhadap hitung darah, fungsi hati dan ginjal, serta penilaian neurologis
- FLOT bekerja dengan menargetkan sel-sel kanker yang membelah dengan cepat melalui beberapa mekanisme: 5-FU menghambat sintesis DNA, oksaliplatin membentuk adukt DNA yang mencegah replikasi, dan doksetaksil mengganggu fungsi mikrotubulus selama pembelahan sel, menciptakan efek sinergis terhadap sel-sel kanker
Dalam pengobatan kanker esofagus, penting untuk mempertimbangkan karakteristik pasien dan tumor, termasuk stadium TNM, untuk menentukan pengobatan yang paling tepat 1. Pengobatan dapat meliputi operasi, kemoterapi, radioterapi, atau kombinasi dari beberapa modalitas tersebut. Oleh karena itu, penggunaan regimen FLOT harus dipertimbangkan dalam konteks pengobatan komprehensif untuk kanker esofagus, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi spesifik pasien.
From the Research
Flot pada Kanker Esofagus
- Flot pada kanker esofagus dapat diatasi dengan berbagai metode pengobatan, termasuk radiasi dan kemoterapi 2, 3.
- Radiasi dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan kemoterapi untuk mengobati kanker esofagus 3.
- Kemoterapi juga dapat digunakan sebagai terapi tunggal untuk pasien dengan kanker esofagus, terutama jika pasien tidak dapat menjalani operasi 2.
- Protokol pengobatan saat ini melibatkan beberapa agen dan target molekuler yang spesifik, yang telah diinvestigasikan dalam uji klinis 2.
Peran Radiasi pada Kanker Esofagus
- Radiasi memiliki peran penting dalam pengobatan kanker esofagus, terutama dalam kombinasi dengan kemoterapi 3, 4.
- Radiasi dapat digunakan sebelum operasi (neoadjuvant) atau setelah operasi (adjuvant) untuk mengobati kanker esofagus 3, 4.
- Dosis radiasi yang lebih tinggi tidak selalu meningkatkan kontrol lokal atau kelangsungan hidup, namun teknologi radiasi yang lebih baru seperti proton beam therapy dapat mengurangi toksisitas 3, 4.
Gejala dan Kualitas Hidup
- Pasien kanker esofagus yang menjalani pengobatan dengan niat kuratif mengalami gejala yang signifikan, termasuk kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan kesejahteraan yang buruk 5.
- Gejala-gejala ini dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat dan dukungan yang memadai untuk meningkatkan kualitas hidup pasien 5.