Dosis Klindamisin untuk Anak
Untuk infeksi serius pada anak, berikan klindamisin 30-40 mg/kg/hari dibagi dalam 3-4 dosis, dengan dosis spesifik bergantung pada jenis infeksi dan rute pemberian.
Dosis Berdasarkan Rute Pemberian dan Jenis Infeksi
Klindamisin Intravena (IV)
Untuk infeksi pneumonia dan infeksi Staphylococcus aureus:
- 40 mg/kg/hari dibagi setiap 6-8 jam untuk infeksi serius 1
- Untuk MRSA yang sensitif terhadap klindamisin: 40 mg/kg/hari setiap 6-8 jam 2, 3
- Untuk infeksi methicillin-susceptible S. aureus (MSSA): 40 mg/kg/hari setiap 6-8 jam 1, 2
Untuk infeksi kulit dan jaringan lunak:
Untuk neonatus dan bayi prematur:
- Bayi prematur <4 minggu: 15 mg/kg/hari dibagi dalam 3 dosis 5
- Bayi cukup bulan >1 minggu atau >3.5 kg: 20 mg/kg/hari dibagi dalam 4 dosis 5
- Bayi >4 minggu: 20 mg/kg/hari dibagi dalam 4 dosis 5
Klindamisin Oral
Untuk infeksi serius:
- 30-40 mg/kg/hari dibagi dalam 3-4 dosis 6
- Infeksi serius: 8-16 mg/kg/hari (dibagi 3-4 dosis)
- Infeksi lebih berat: 16-20 mg/kg/hari (dibagi 3-4 dosis) 6
Untuk infeksi muskuloskeletal (osteomielitis):
- 30 mg/kg/hari terbukti efektif untuk terapi rawat jalan pada komunitas dengan prevalensi MRSA tinggi 7
- Dosis 40 mg/kg/hari juga dapat digunakan, namun studi menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam tingkat readmisi dibandingkan 30 mg/kg/hari 7
Untuk pneumonia dan infeksi streptokokus:
- Group A Streptococcus: 40 mg/kg/hari dibagi dalam 3 dosis 1, 2
- S. pneumoniae resisten penisilin: 30-40 mg/kg/hari dibagi dalam 3 dosis 1, 2
Pertimbangan Penting
Peringatan Khusus:
- Jangan berikan klindamisin oral bersamaan dengan rifampisin - kombinasi ini menurunkan bioavailabilitas klindamisin secara drastis (dari 56% menjadi 4-11%) 8
- Jika kombinasi dengan rifampisin diperlukan, gunakan rute IV dengan dosis minimal 3600-4800 mg/hari (untuk dewasa), preferensi infus kontinu 8
Durasi Terapi:
- Infeksi streptokokus beta-hemolitik: minimal 10 hari 6
- Osteomielitis: 3 minggu IV diikuti 6 minggu oral (total 9 minggu) 9
- Infeksi muskuloskeletal: rata-rata 32.8 hari terapi rawat jalan 7
Monitoring:
- Hentikan segera jika terjadi diare signifikan (risiko kolitis pseudomembran) 6
- Monitor fungsi hati dan ginjal serta hitung darah pada terapi berkepanjangan 6
- Bayi yang menyusui: monitor tanda gangguan gastrointestinal (diare, kandidiasis, darah dalam tinja) 6