Prosedur Delayed Cord Clamping dan Inisiasi Menyusui Dini pada Operasi Caesar
Pada operasi caesar, lakukan delayed cord clamping minimal 60 detik (idealnya 3 menit) dengan meletakkan bayi di perut ibu atau lebih rendah, kemudian segera lakukan kontak kulit-ke-kulit dan inisiasi menyusui dini di ruang pemulihan.
Prosedur Delayed Cord Clamping pada Caesar
Waktu Penjepitan Tali Pusat
Tunda penjepitan tali pusat minimal 3 menit untuk transfusi plasenta yang optimal 1. Bukti menunjukkan bahwa delayed cord clamping aman dan bermanfaat pada bayi cukup bulan yang dilahirkan melalui operasi caesar, meningkatkan kadar hemoglobin dan cadangan zat besi hingga 6 bulan 1.
- Posisi bayi: Letakkan bayi pada perut ibu atau 0-10 cm di bawah level plasenta untuk memaksimalkan transfusi plasenta 1
- Jika kondisi bayi tidak memungkinkan penundaan 3 menit: Tunda minimal 60 detik dengan bayi diletakkan di antara kaki ibu 1
- Jika memerlukan resusitasi: Letakkan bayi di antara kaki ibu, mulai ventilasi tekanan positif dengan tali pusat masih utuh, dan tunda penjepitan minimal 60 detik 1
Manajemen Ibu
Berikan oksitosin segera setelah kelahiran bayi untuk mengurangi perdarahan ibu 1. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa delayed cord clamping hingga aliran darah tali pusat berhenti (rata-rata 6 menit) tidak meningkatkan perdarahan maternal dan justru menurunkan kehilangan darah dibanding penjepitan 1 menit 2.
Manfaat untuk Bayi
- Kadar hemoglobin dan hematokrit lebih tinggi pada 48-72 jam setelah lahir 3, 4
- Mengurangi risiko anemia dalam 4 bulan pertama kehidupan 1
- Cadangan zat besi lebih baik hingga minimal 6 bulan 1
- Perilaku menyusui yang lebih baik pada pemberian ASI pertama 5
Peringatan Penting
Hindari delayed cord clamping pada kasus Rh-isoimunisasi 6. Meskipun ada kekhawatiran tentang hiperbilirubinemia, penelitian menunjukkan kebutuhan fototerapi tidak berbeda secara signifikan antara delayed dan early cord clamping 1, 4.
Catatan khusus: Satu studi lama (1984) dengan anestesi umum menunjukkan penurunan pH dan PO2 pada penundaan 3 menit 7, namun ini tidak relevan dengan praktik modern yang menggunakan anestesi spinal/epidural.
Prosedur Inisiasi Menyusui Dini pada Caesar
Kontak Kulit-ke-Kulit
Lakukan kontak kulit-ke-kulit segera setelah delayed cord clamping, idealnya di ruang operasi atau segera setelah transfer ke ruang pemulihan 8. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa meskipun kontak kulit-ke-kulit intraoperatif menghadapi tantangan praktis (18,4% kasus mengalami kesulitan), memulai di ruang pemulihan tetap efektif 8.
- Durasi optimal: Minimal 60-90 menit kontak kulit-ke-kulit untuk hasil terbaik 9
- Waktu inisiasi: Kontak kulit-ke-kulit di ruang pemulihan sama efektifnya dengan di ruang operasi untuk ASI eksklusif 6 minggu, tetapi inisiasi segera meningkatkan early initiation of breastfeeding 8
Inisiasi Menyusui Dini
Mulai menyusui dalam 2 jam pertama setelah lahir 5. Bayi yang menjalani delayed cord clamping menunjukkan skor IBFAT (Infant Breastfeeding Assessment Tool) yang lebih tinggi, menunjukkan perilaku menyusui yang lebih baik 5.
Algoritma Praktis untuk Caesar:
- Setelah kelahiran bayi: Letakkan bayi di perut ibu atau di antara kaki ibu
- Berikan oksitosin pada ibu segera setelah kelahiran
- Tunda penjepitan tali pusat: 3 menit (atau minimal 60 detik jika kondisi tidak memungkinkan)
- Setelah penjepitan: Keringkan dan nilai bayi
- Jika bayi stabil: Lakukan kontak kulit-ke-kulit segera (di ruang operasi jika memungkinkan, atau di ruang pemulihan)
- Pertahankan kontak kulit-ke-kulit: Minimal 60-90 menit
- Fasilitasi menyusui: Dalam 2 jam pertama, biarkan bayi mencari puting sendiri
Kontraindikasi Relatif
- Bayi memerlukan resusitasi aktif segera (tetapi tetap dapat dilakukan delayed cord clamping 60 detik dengan ventilasi)
- Rh-isoimunisasi
- Perdarahan maternal yang tidak terkontrol
Bukti terkini menunjukkan bahwa delayed cord clamping tidak meningkatkan risiko infeksi SARS-CoV-2 pada bayi dari ibu positif COVID-19, sehingga tetap harus dilakukan 10.