What are the types of bladder cancer?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: September 25, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Jenis-Jenis Kanker Kandung Kemih

Karsinoma urotelial (sel transisional) merupakan jenis kanker kandung kemih yang paling umum, mencakup 90% dari semua kasus, dengan jenis-jenis lain yang lebih jarang termasuk karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, dan berbagai subtipe urotelial yang memiliki implikasi prognostik berbeda 1.

Klasifikasi Utama Berdasarkan Histologi

1. Karsinoma Urotelial (>90% kasus)

Ini adalah tipe dominan yang dapat berkembang di mana saja terdapat epitel urotelial - dari pelvis ginjal, ureter, kandung kemih, hingga dua pertiga proksimal uretra 1. Secara anatomis, >90% tumor urotelial berasal dari kandung kemih, 8% dari pelvis ginjal, dan 2% sisanya dari ureter dan uretra 1.

Gradasi: Karsinoma urotelial diklasifikasikan sebagai low-grade atau high-grade berdasarkan tingkat atipia sitologi dan arsitektur 1.

Morfologi:

  • Lesi datar: Termasuk carcinoma in situ (CIS), yang merupakan karsinoma urotelial high-grade non-invasif 1
  • Lesi papiler: Dapat jinak (papiloma urotelial, papiloma inverted) atau ganas, termasuk papillary urothelial neoplasm of low malignant potential (PUNLMP) dan karsinoma urotelial papiler (low-grade dan high-grade) 1

2. Subtipe Urotelial dengan Diferensiasi Parsial

Karsinoma urotelial dengan diferensiasi skuamosa dan/atau glandular atau trofoblastik parsial 2.

3. Subtipe Urotelial yang Jarang Namun Penting Secara Klinis

Berdasarkan klasifikasi WHO 2022, istilah "subtipe" kini digunakan untuk menggantikan "varian" dalam mendeskripsikan kategori morfologi yang berbeda 1. Subtipe-subtipe ini penting karena mempengaruhi riwayat alamiah penyakit, risiko progresivitas, dan menentukan pendekatan terapi yang lebih agresif 1:

  • Karsinoma mikropapiler: Menunjukkan pulau-pulau sel tumor kecil papiler dengan invasi limfovaskular yang sering dan prognosis buruk 3, 2
  • Nested/microcystic variant 2
  • Large nested variant 2
  • Plasmacytoid, signet ring: Terkait dengan waktu survival yang lebih pendek dan frekuensi tinggi metastasis peritoneal 2
  • Lymphoepithelioma-like 3, 2
  • Giant cell, diffuse, undifferentiated 2
  • Karsinoma urotelial sarcomatoid: Menunjukkan perjalanan penyakit yang agresif 3, 2

4. Karsinoma Non-Urotelial Primer

Jenis-jenis ini relatif tidak umum namun memiliki karakteristik klinis yang berbeda 3:

  • Karsinoma sel skuamosa primer: Kadang kurang responsif terhadap kemoterapi adjuvan 4
  • Adenokarsinoma primer: Termasuk adenokarsinoma urakus yang memiliki pola invasif lokal 4
  • Karsinoma neuroendokrin sel kecil: Meniru gambaran neuroendokrin dari counterpart pulmoner, menunjukkan perjalanan agresif tetapi sensitif terhadap kemoterapi (neo-)adjuvan 2, 4

5. Karsinoma dengan Diferensiasi Neuroendokrin

  • Karsinoma urotelial dengan diferensiasi neuroendokrin parsial (persentase harus dicantumkan)
  • Karsinoma neuroendokrin murni (termasuk karsinoma neuroendokrin sel kecil dan sel besar) 2

Pertimbangan Klinis Penting

Pelaporan patologi harus mencantumkan:

  • Jika komponen skuamosa atau adenokarsinoma >95%, UC harus dianggap sebagai skuamosa/adenokarsinoma murni 4
  • Persentase morfologi subtipe harus diberikan dalam laporan patologi 4
  • Subtipe neuroendokrin sel kecil harus dispesifikasi dengan persentasenya 4

Caveat: Subtipe histologis umumnya terkait dengan penyakit yang lebih agresif, stadium lebih tinggi saat presentasi, dan prognosis lebih buruk dibandingkan karsinoma urotelial konvensional 5. Namun, subtipe ini masih kurang terwakili dalam uji klinis prospektif, menyebabkan kesenjangan signifikan dalam manajemen berbasis bukti 5.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.