Grading Keparahan Diare Berdasarkan WHO
WHO mengklasifikasikan keparahan diare berdasarkan status dehidrasi menjadi dua kategori utama: dehidrasi ringan-sedang dan dehidrasi berat, dengan pendekatan tatalaksana yang berbeda untuk setiap kategori 1.
Sistem Klasifikasi Keparahan
Dehidrasi Ringan-Sedang (Mild to Moderate Dehydration)
Kategori ini mencakup pasien yang masih dapat mentoleransi cairan oral dan tidak menunjukkan tanda-tanda syok atau gangguan status mental. Pasien dalam kategori ini:
- Bayi dan anak: Memerlukan ORS (Oral Rehydration Solution) 50-100 mL/kg selama 3-4 jam
- Remaja dan dewasa (≥30 kg): Memerlukan ORS 2-4 liter 1
Dehidrasi Berat (Severe Dehydration)
Kategori ini ditandai dengan adanya:
- Syok
- Gangguan status mental
- Gangguan nadi dan perfusi
- Kegagalan terapi ORS
- Ileus 1
Pasien dengan dehidrasi berat memerlukan:
- Bayi malnutrisi: Bolus kecil dan sering 10 mL/kg berat badan karena kapasitas jantung terbatas
- Anak, remaja, dan dewasa: Bolus kristaloid isotonik intravena hingga 20 mL/kg sampai nadi, perfusi, dan status mental kembali normal 1
Catatan Penting tentang Penilaian
Perlu diperhatikan bahwa berbagai skala tersedia untuk menilai keparahan dehidrasi pada anak, namun tidak ada satu metode standar yang tervalidasi secara universal 1. Penelitian menunjukkan bahwa akurasi skala klinis bervariasi tergantung pada:
- Pelatihan pemberi layanan kesehatan
- Usia anak 2
Peringatan Klinis
- Tanda-tanda dehidrasi dapat tersamarkan pada pasien dengan hipernatremia 1
- Pada bayi yang menyusui ASI, tinja yang lunak dan "pasty" adalah normal dan bukan diare 1
Klasifikasi Berdasarkan Durasi
WHO juga mengklasifikasikan diare berdasarkan durasi 1:
- Diare akut berair atau berdarah: <7 hari
- Diare berkepanjangan: 7-13 hari
- Diare persisten: 14-29 hari
- Diare kronik: ≥30 hari
Sistem grading WHO ini berfokus pada status dehidrasi sebagai penentu utama keparahan karena dehidrasi adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada diare, terutama pada anak-anak.