What is the recommended thiamine (vitamin B1) dose and administration schedule for an adult patient?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: September 29, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Dosis Tiamin yang Direkomendasikan

Dosis tiamin harus disesuaikan dengan situasi klinis spesifik pasien, dengan dosis berkisar dari 10 mg/hari untuk defisiensi ringan hingga 500 mg tiga kali sehari IV untuk ensefalopati. 1

Algoritma Dosis Berdasarkan Kondisi Klinis

Pedoman ESPEN 2022 memberikan rekomendasi dosis yang jelas berdasarkan tingkat keparahan dan situasi klinis 1:

Pasien Rawat Jalan dan Defisiensi Ringan

  • Defisiensi ringan: 10 mg/hari selama 1 minggu, dilanjutkan 3-5 mg/hari minimal 6 minggu (oral) 1
  • Terapi diuretik kronis: 50 mg/hari (oral) 1
  • Dosis pemeliharaan pada defisiensi terbukti: 50-100 mg/hari (oral) 1

Pasien Rawat Inap

Pasien berisiko tinggi defisiensi (malnutrisi, konsumsi alkohol, asupan oral buruk):

  • 100 mg tiga kali sehari IV 1

Kecurigaan tinggi atau defisiensi terbukti:

  • 200 mg tiga kali sehari IV 1

Pasien kritis/ICU:

  • 100-300 mg/hari IV selama 3-4 hari sejak masuk 1
  • Pedoman merekomendasikan pemberian tanpa ragu-ragu pada pasien gawat darurat atau ICU (Rekomendasi Grade B) 1

Kondisi Neurologis Akut

Ensefalopati etiologi tidak jelas atau Wernicke encephalopathy:

  • 500 mg tiga kali sehari IV 1
  • Ini adalah dosis tertinggi yang direkomendasikan untuk kondisi paling serius

Kondisi Khusus

Refeeding syndrome:

  • 300 mg IV sebelum memulai terapi nutrisi
  • Dilanjutkan 200-300 mg IV/hari minimal 3 hari berikutnya 1

Continuous renal replacement therapy (CRRT):

  • 100 mg/hari (karena kehilangan tiamin melalui dialisis) 1

Nutrisi parenteral:

  • Minimal 2.5 mg/hari (Rekomendasi Grade B) 1

Nutrisi enteral:

  • 1.5-3 mg/hari pada pasien yang menerima 1500 kkal/hari (Rekomendasi Grade A) 1

Pemilihan Rute Pemberian

Gunakan rute IV dalam situasi berikut 1:

  • Penyakit akut
  • Kecurigaan asupan tidak adekuat (bahkan jangka pendek)
  • Konsumsi alkohol tinggi (absorpsi oral buruk pada gastritis alkoholik) 1
  • Kondisi kritis atau ensefalopati

Rute oral memadai untuk:

  • Kecurigaan defisiensi kronis tanpa penyakit akut 1
  • Dosis pemeliharaan setelah terapi IV
  • Pasien rawat jalan dengan defisiensi ringan

Peringatan Keamanan Penting

Meskipun tiamin sangat aman dengan tidak ada batas atas toksisitas 1, FDA mengeluarkan peringatan khusus 2:

  • Reaksi anafilaksis dapat terjadi, terutama setelah pemberian berulang
  • Kematian telah dilaporkan dari pemberian IV/IM
  • Lakukan skin test pada pasien dengan riwayat alergi obat atau reaksi sebelumnya terhadap tiamin
  • Siapkan peralatan untuk menangani anafilaksis (epinefrin, oksigen, vasopressor, steroid, antihistamin)
  • Observasi pasien minimal 30 menit setelah injeksi 2

Pertimbangan Klinis Tambahan

Cadangan tiamin dapat habis dalam 20 hari asupan tidak adekuat 1, sehingga ambang batas rendah untuk memberikan suplementasi sangat penting.

Pada pasien dengan penyakit kritis, defisiensi atau deplesi dapat ditemukan pada >90% pasien 1, menjustifikasi pemberian empiris tanpa menunggu konfirmasi laboratorium.

Berikan tiamin SEBELUM pemberian karbohidrat pada pasien berisiko untuk mencegah presipitasi ensefalopati Wernicke 1.

Dosis >400 mg dapat menyebabkan mual, anoreksia, dan ataksia ringan, namun ini jarang terjadi 1.

References

Related Questions

When can I discontinue thiamine therapy and how long should I continue it before stopping?
When should thiamine (vitamin B1) be prescribed instead of vitamin B12 (cobalamin) tablets, and what are the recommended dosing regimens for each?
Is a sublingual thiamine (vitamin B1) supplement available?
What thiamine replacement regimen and vertigo work‑up should be used for a farmer experiencing dizziness/vertigo due to possible vitamin B1 deficiency?
What is the recommended intravenous (IV) thiamine dose and treatment duration for acute Wernicke encephalopathy?
What are examples of non‑invasive ventilation (NIV) modalities, and is non‑invasive ventilation safer than high‑flow nasal cannula (HFNC) in a patient at high risk of aspiration?
What mood‑stabilizing medication can be added to lurasidone (Latuda) for a 32‑year‑old woman with bipolar II to prevent mania?
What symptoms and clinical signs are associated with Naegleria fowleri infection?
Is atomoxetine 18 mg combined with Concerta (methylphenidate) 18 mg an appropriate treatment for ADHD?
In a 30-year-old male with progressive right-hand weakness and decreased dexterity over one year, normal electromyography and nerve-conduction studies, normal brain and spinal MRIs (except a resolved T1‑T2 thoracic lesion), oligoclonal bands, and copper deficiency, could this represent early amyotrophic lateral sclerosis and should a repeat comprehensive EMG with expanded testing be performed?
What laboratory, imaging, and biopsy tests are recommended for evaluating suspected lymphoma?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.