Waktu Pemberian Propranolol untuk Pencegahan Abdominal Migraine pada Anak
Propranolol untuk pencegahan abdominal migraine pada anak harus diberikan dalam dosis terbagi 2-3 kali sehari (pagi, siang, dan/atau malam), bukan sebagai dosis tunggal, dengan pemberian bersama atau setelah makan untuk mengurangi risiko hipoglikemia.
Jadwal Pemberian yang Direkomendasikan
Pembagian Dosis Harian
Berdasarkan pedoman untuk penggunaan propranolol pada anak, dosis harian total harus dibagi menjadi beberapa kali pemberian 1:
- Dosis terbagi 3 kali sehari: Ini adalah pendekatan yang paling umum direkomendasikan, terutama untuk meminimalkan perubahan tekanan darah yang mendadak 2
- Dosis terbagi 2 kali sehari: Dapat dipertimbangkan untuk pasien yang stabil tanpa komorbiditas 1
Waktu Pemberian yang Optimal
Yang paling penting adalah propranolol harus selalu diberikan bersama atau setelah makan 2. Ini adalah rekomendasi kuat (grade X) untuk mencegah hipoglikemia dan kejang akibat hipoglikemia 2.
Untuk jadwal 3 kali sehari, berikan:
- Pagi hari - dengan atau setelah sarapan
- Siang hari - dengan atau setelah makan siang
- Malam hari - dengan atau setelah makan malam
Untuk jadwal 2 kali sehari, berikan:
- Pagi hari - dengan atau setelah sarapan
- Malam hari - dengan atau setelah makan malam
Dosis untuk Abdominal Migraine
Meskipun bukti spesifik untuk abdominal migraine terbatas, penelitian menunjukkan propranolol efektif untuk kondisi ini 3, 4:
- Dosis awal: 1 mg/kg/hari dibagi dalam 2-3 dosis 1
- Dosis pemeliharaan: 2 mg/kg/hari untuk pasien tanpa komplikasi 1
- Dosis maksimal: Hingga 3 mg/kg/hari jika diperlukan 1
Dalam studi abdominal migraine, 75% pasien yang diobati dengan propranolol menunjukkan respons sangat baik (penghentian nyeri perut berulang) 4, dan 100% pasien dalam studi lain menunjukkan perbaikan klinis 3.
Peringatan Penting dan Cara Menghindari Komplikasi
Risiko Hipoglikemia
Hentikan propranolol jika anak tidak makan dengan baik atau muntah 2. Propranolol mempengaruhi glikogenolisis dan glukoneogenesis, membuat bayi dan anak sangat rentan terhadap hipoglikemia 2. Tanda-tanda awal hipoglikemia (berkeringat, takikardia) dapat tertutupi oleh efek beta-bloker, sehingga manifestasi lanjut (letargi, kejang, penurunan kesadaran) mungkin muncul tanpa peringatan 2.
Efek Samping Lain yang Perlu Dimonitor
- Gangguan tidur: Efek samping yang paling sering dilaporkan 2
- Iritasi bronkial: Terutama pada pasien dengan asma 2, 5
- Bradikardia dan hipotensi simptomatik 2
- Ekstremitas dingin dan gejala gastrointestinal 2
Durasi Pengobatan
Berdasarkan bukti untuk migraine pada anak 6, 4:
- Lanjutkan pengobatan minimal 6 bulan atau sampai siklus berhenti
- Dalam studi abdominal migraine, 46% pasien menggunakan propranolol kurang dari 6 bulan, sementara sisanya dari 6 bulan hingga 3 tahun 4
- Evaluasi ulang keseimbangan manfaat dan risiko secara berkala
Pertimbangan Khusus
Untuk pasien dengan komorbiditas (prematur, berat badan rendah, riwayat hipoglikemia), mulai dengan dosis lebih rendah (0.5 mg/kg/hari) dan titrasi lebih hati-hati 1. Pasien ini memerlukan pemantauan yang lebih ketat saat inisiasi dan peningkatan dosis.
Catatan: Meskipun sediaan extended-release propranolol tersedia untuk dosis sekali sehari pada orang dewasa 7, formulasi ini tidak direkomendasikan untuk anak dengan abdominal migraine. Gunakan formulasi immediate-release dengan dosis terbagi untuk kontrol yang lebih baik dan keamanan yang lebih tinggi.