What is the mechanism of action of vildagliptin?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 8, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Mekanisme Kerja Vildagliptin

Vildagliptin bekerja dengan menghambat enzim dipeptidyl peptidase-4 (DPP-4) secara selektif dan reversibel, yang mencegah degradasi hormon incretin GLP-1 dan GIP, sehingga meningkatkan sekresi insulin dan menurunkan sekresi glukagon secara bergantung pada kadar glukosa.

Mekanisme Molekuler

Vildagliptin mengikat secara kovalen pada situs katalitik enzim DPP-4, menghasilkan inhibisi enzim yang berkepanjangan 1. Inhibisi ini bersifat dose-dependent dan mencegah inaktivasi cepat dari hormon incretin glucagon-like peptide-1 (GLP-1) dan glucose-dependent insulinotropic polypeptide (GIP) 2, 3.

Efek pada Hormon Incretin

Dengan menghambat DPP-4, vildagliptin:

  • Meningkatkan kadar GLP-1 dan GIP aktif baik setelah makan maupun dalam keadaan puasa 1
  • Memperpanjang waktu paruh GLP-1 aktif hingga sekitar 2,5 kali lipat saat DPP-4 dihambat sepenuhnya 4
  • Mempertahankan peningkatan kadar GLP-1 dan GIP selama 24 jam 2

Efek pada Sel Beta Pankreas (Insulin)

Vildagliptin meningkatkan fungsi sel beta melalui:

  • Memperbaiki sensitivitas sel beta terhadap glukosa yang terganggu pada pasien dengan gangguan toleransi glukosa dan diabetes tipe 2 2, 5
  • Meningkatkan sekresi insulin yang bergantung pada kadar glukosa 1
  • Efek ini terlihat secara akut dan dipertahankan setidaknya selama 2 tahun pada pasien diabetes tipe 2 2

Efek pada Sel Alpha Pankreas (Glukagon)

Vildagliptin mengatur sekresi glukagon secara dinamis:

  • Menekan respons glukagon yang tidak tepat saat kadar glukosa tinggi (setelah makan atau pemberian glukosa oral) 2, 5
  • Meningkatkan respons glukagon counterregulatory saat kadar glukosa rendah (hipoglikemia) 1
  • Mekanisme ini menjelaskan mengapa vildagliptin memiliki risiko hipoglikemia yang rendah 6, 1

Efek Metabolik Lainnya

Vildagliptin juga mempengaruhi metabolisme di luar pankreas:

  • Menghambat produksi glukosa hepatik, terutama melalui perubahan sekresi hormon islet 1
  • Meningkatkan sensitivitas insulin 1, 5
  • Mengurangi fluks asam lemak dari adiposit, yang mengurangi lemak hati dan meningkatkan utilisasi glukosa 2
  • Menekan kadar trigliserida postprandial dan mengurangi lipolisis puasa 1

Perbedaan dengan Agonis Reseptor GLP-1

Penting dicatat bahwa vildagliptin tidak memperlambat pengosongan lambung secara signifikan 5, berbeda dengan agonis reseptor GLP-1 langsung yang memiliki efek ini sebagai mekanisme utama penurunan glukosa.

Klasifikasi Klinis

Menurut pedoman American Diabetes Association 2025, DPP-4 inhibitor (termasuk vildagliptin) memiliki karakteristik 6:

  • Efikasi penurunan glukosa: Intermediate
  • Risiko hipoglikemia: Tidak
  • Efek berat badan: Netral
  • Efek kardiovaskular: Netral
  • Efek gagal jantung: Netral
  • Efek ginjal: Netral

Pertimbangan Khusus

  • Pankreatitis akut telah dilaporkan, namun hubungan kausalitas belum ditetapkan; hentikan jika pankreatitis dicurigai 6
  • Arthralgia yang melemahkan dan pemfigoid bulosa telah dilaporkan dalam surveilans pasca-pemasaran 6
  • Perlu penyesuaian dosis berdasarkan fungsi ginjal untuk beberapa DPP-4 inhibitor lain, namun tidak untuk linagliptin 6

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.