Konfirmasi Penempatan NGT pada Anjing
Radiografi toraks adalah metode standar yang harus dilakukan untuk memastikan posisi NGT pada anjing sebelum penggunaan, karena metode bedside seperti auskultasi dapat menyesatkan dan gagal mendeteksi penempatan yang salah di trakea atau paru-paru.
Mengapa Radiografi adalah Standar Emas
Meskipun berbagai teknik point-of-care tersedia, tidak ada yang menunjukkan sensitivitas dan spesifisitas sempurna dibandingkan radiografi 1. Penelitian pada anjing menunjukkan bahwa:
- Ultrasonografi leher memiliki performa terbaik (sensitivitas 95.6%, spesifisitas 83.3%, akurasi 94.1%) 1
- Kapnografi menunjukkan sensitivitas 91.1% tetapi spesifisitas rendah (33.3%) 1
- Auskultasi dengan inflasi udara hanya 84.4% sensitif dan 50.5% spesifik 1
- Aspirasi cairan dengan pH memiliki spesifisitas sempurna (100%) tetapi sensitivitas sangat rendah (22.2%) 1
Pedoman Radiografi yang Tervalidasi
Saat mengevaluasi radiografi lateral servikal/toraks, gunakan kriteria berikut untuk mengidentifikasi penempatan yang benar 2:
- Tube tidak sepenuhnya bertumpang tindih dengan lumen trakea - tube harus terlihat terpisah dari bayangan trakea
- Posisi tube dorsal relatif terhadap karina
- Posisi tube relatif terhadap laring (jika termasuk dalam gambar)
Pedoman ini meningkatkan identifikasi yang benar dari 82.1% menjadi 95.8% dan mengurangi penilaian "tidak pasti" dari 14.1% menjadi 2.4% 2.
Protokol Penempatan dengan Pemeriksaan Keamanan
Untuk meminimalkan risiko penempatan trakea, gunakan teknik pengukuran dua langkah 3:
- Pengukuran pertama: Ukur dari nostril ke titik akhir yang diinginkan (lambung atau esofagus distal)
- Pengukuran kedua: Posisikan ujung distal tube di thoracic inlet dan ukur ke nostril
- Tes tekanan negatif: Majukan tube ke level thoracic inlet, pasang syringe 12 mL, dan tes untuk tekanan negatif - ini mengkonfirmasi posisi esofagus sebelum kemajuan penuh 3
Peringatan Penting
- Jangan mengandalkan auskultasi saja - tube yang salah ditempatkan di paru-paru, rongga pleura, atau melingkar di esofagus dapat disalahartikan sebagai posisi yang benar 4
- Misplacement trakea terjadi pada 9.8% kasus bahkan dengan protokol standar 5
- Salah interpretasi gambar menyebabkan 5 dari 57 penempatan trakea yang terdeteksi dimajukan ke saluran udara kecil 5
- Komplikasi minor terjadi pada 25.8% penempatan 6
Metode Point-of-Care sebagai Tambahan
Jika radiografi tidak segera tersedia, ultrasonografi leher adalah alternatif terbaik untuk skrining awal, mencari bayangan hiperekoik di esofagus 1. Namun, radiografi toraks dua proyeksi tetap harus dilakukan sebelum penggunaan tube untuk mencegah komplikasi serius dari penempatan trakea yang tidak terdeteksi.
Kapnografi dapat membantu mengkonfirmasi penempatan trakea (tidak ada waveform kapnografi = kemungkinan esofagus), tetapi tidak dapat diandalkan sendiri karena spesifisitas rendah 1, 6.