Pengobatan Leptospirosis dengan Antibiotik Oral
Untuk leptospirosis ringan hingga sedang, doksisiklin 100 mg dua kali sehari selama 7 hari adalah pilihan utama, dengan amoksisilin 500 mg tiga kali sehari sebagai alternatif jika doksisiklin kontraindikasi. 1, 2
Pilihan Antibiotik Oral Berdasarkan Bukti
Lini Pertama: Doksisiklin
- Dewasa: 100 mg oral dua kali sehari selama 7 hari 2, 3
- Anak ≥8 tahun: 4 mg/kg/hari dibagi 2 dosis (maksimal 100 mg per dosis) 4
- Doksisiklin terbukti mengurangi durasi demam sekitar 2 hari dan memperbaiki gejala malaise, sakit kepala, dan mialgia 2
- Mencegah leptospiruria dan tidak menimbulkan efek samping signifikan 2
Alternatif: Amoksisilin/Ampisilin
- Amoksisilin dewasa: 500 mg oral tiga kali sehari selama 6-7 hari 5, 6
- Ampisilin dewasa: 3 gram per hari dibagi beberapa dosis selama 6 hari 5
- Kedua obat ini memiliki efek leptospirosidal kuat dan mengurangi durasi demam rata-rata 1,2-1,6 hari 5
- Kejadian "gelombang demam kedua" lebih rendah dibanding penisilin benzatin 5
Pilihan Lain: Azitromisin
- Menunjukkan hasil menjanjikan untuk penyakit yang kurang berat 6
- Dapat menjadi alternatif untuk kasus resisten obat 1
- Secara signifikan mengurangi waktu defervescence (MD -1,74; 95% CI -2,52 hingga -0,95) 1
Pertimbangan Klinis Penting
Kontraindikasi Doksisiklin
- Hindari pada: Anak <8 tahun, ibu hamil, ibu menyusui 4, 3
- Untuk populasi ini: Gunakan amoksisilin atau ampisilin sebagai pengganti 5, 6
Kasus Berat Memerlukan Terapi Parenteral
Jika pasien menunjukkan tanda-tanda penyakit berat (ikterus berat, gagal ginjal akut, gangguan hemodinamik), pertimbangkan:
- Seftriakson IV: 1-2 gram setiap 24 jam 1, 6
- Sefotaksim IV: Dosis sesuai berat badan 1, 6
- Penisilin G IV: Untuk kasus berat 6
Peringatan Penting
- Mulai antibiotik segera setelah kecurigaan klinis tinggi - jangan menunggu konfirmasi laboratorium 7
- Pada daerah endemis dengan demam yang tidak spesifik dan tes malaria negatif, pertimbangkan doksisiklin empiris karena juga mengobati brucellosis, rickettsiosis, dan demam tifoid 7
- Reaksi Jarisch-Herxheimer dapat terjadi sebagai efek samping antibiotik (demam, ruam, sakit kepala) 1
Durasi Pengobatan
- Standar: 7 hari untuk sebagian besar antibiotik 2, 3
- Azitromisin: Dapat diberikan 3-5 hari 1
- Antibiotik tidak terbukti mengurangi mortalitas atau lama rawat inap secara signifikan, tetapi sangat efektif mengurangi durasi gejala 1
Algoritma Pemilihan
- Pasien dewasa, tidak hamil, anak ≥8 tahun → Doksisiklin 100 mg 2x/hari × 7 hari
- Anak <8 tahun, ibu hamil/menyusui → Amoksisilin 500 mg 3x/hari × 7 hari
- Alergi penisilin DAN kontraindikasi doksisiklin → Azitromisin
- Penyakit berat (ikterus, gagal ginjal, syok) → Rawat inap + antibiotik IV (seftriakson atau sefotaksim)