What is the recommended treatment for acute cyanide inhalation poisoning?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 27, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Terapi Paparan Uap Sianida

Hydroxocobalamin adalah terapi lini pertama yang direkomendasikan untuk keracunan sianida akut dari inhalasi uap, dengan dosis 5 gram intravena, dan dapat diulang hingga dosis maksimal 15 gram. 1

Pendekatan Terapi Berdasarkan Pedoman Terkini

Terapi Antidot Spesifik

Pedoman American Heart Association 2023 memberikan rekomendasi kelas I (rekomendasi kuat) untuk penggunaan hydroxocobalamin sebagai terapi utama keracunan sianida 1. Keunggulan hydroxocobalamin meliputi:

  • Tidak menyebabkan hipotensi - sangat penting pada pasien yang sudah mengalami kolaps kardiovaskular
  • Tidak mengganggu kapasitas pengangkutan oksigen - berbeda dengan sodium nitrite yang membentuk methemoglobin
  • Aman pada keracunan kombinasi CO dan sianida - situasi yang sangat umum pada korban kebakaran 1

Data klinis menunjukkan tingkat kelangsungan hidup 67-72% pada pasien dengan keracunan sianida terkonfirmasi yang diobati dengan hydroxocobalamin 2, 3.

Alternatif Terapi Antidot

Sodium nitrite direkomendasikan (kelas I) sebagai alternatif ketika hydroxocobalamin tidak tersedia, terutama jika keracunan CO bukan merupakan kekhawatiran 1. Namun, perlu perhatian khusus:

  • Dosis harus tepat pada anak-anak dan pasien dengan anemia untuk menghindari pembentukan methemoglobin berlebihan
  • Dapat memperburuk hipoksia jaringan karena mengurangi kapasitas pengangkutan oksigen

Sodium thiosulfate wajar diberikan (kelas IIa) sebagai terapi tambahan bersama hydroxocobalamin atau sodium nitrite 1. Mekanisme kerjanya terlalu lambat untuk digunakan sebagai monoterapi pada keracunan yang mengancam jiwa, tetapi meningkatkan eliminasi sianida.

Terapi Suportif Esensial

Oksigen 100% harus diberikan segera (kelas IIa) 1. Meskipun tekanan parsial oksigen mungkin normal, oksigen tetap bermanfaat karena sianida adalah racun seluler yang mengganggu respirasi mitokondria. Studi pada hewan menunjukkan manfaat sinergis ketika dikombinasikan dengan antidot spesifik 1.

Algoritma Praktis Penatalaksanaan

Langkah 1: Identifikasi Cepat

  • Riwayat paparan kebakaran struktur atau uap sianida
  • Jelaga di wajah, mulut, hidung, atau sputum
  • Gangguan neurologis akut (penurunan kesadaran, kejang)
  • Asidosis metabolik dengan laktat tinggi (≥10 mmol/L pada korban kebakaran tanpa luka bakar berat) 4

Langkah 2: Terapi Segera (Jangan Tunggu Konfirmasi Laboratorium)

  1. Oksigen 100% via non-rebreathing mask atau intubasi jika diperlukan
  2. Hydroxocobalamin 5 gram IV segera, infus selama 15 menit
    • Dapat diulang hingga total 15 gram jika respons tidak adekuat 2
  3. Sodium thiosulfate sebagai terapi tambahan
  4. Resusitasi cairan agresif dan dukungan vasopressor jika hipotensi

Langkah 3: Monitoring dan Terapi Lanjutan

  • Pemantauan hemodinamik invasif
  • Serial blood gas untuk evaluasi laktat dan asidosis
  • Koreksi elektrolit (hipokalemia sering terjadi)
  • Perhatikan fungsi hati (dapat terjadi hepatotoksisitas transien) 5

Pertimbangan Penting dan Peringatan

Ketersediaan Antidot

Pedoman konsensus ahli merekomendasikan hydroxocobalamin harus tersedia segera di rumah sakit yang menerima pasien gawat darurat 6. Sodium nitrite dan sodium thiosulfate juga harus tersedia dalam waktu 1 jam 6.

Efek Samping Hydroxocobalamin

Efek samping umumnya ringan dan dapat diterima 2, 3, 7:

  • Kromaturia (urin berwarna merah/pink)
  • Perubahan warna kulit menjadi merah/pink
  • Hipertensi transien
  • Ruam kulit (jarang)

Situasi Khusus: Keracunan Kombinasi CO-Sianida

Pada korban kebakaran, keracunan simultan CO dan sianida sangat umum 1. Hydroxocobalamin adalah pilihan superior karena tidak memperburuk hipoksia seperti sodium nitrite yang membentuk methemoglobin.

Jika Antidot Tidak Tersedia

Kasus langka menunjukkan kelangsungan hidup mungkin terjadi dengan perawatan suportif intensif saja 5, tetapi ini tidak boleh menjadi standar - antidot harus selalu diupayakan. Perawatan suportif meliputi:

  • Oksigen aliran tinggi
  • Resusitasi cairan agresif
  • Dukungan vasopressor titrasi
  • Koreksi asidosis dan elektrolit

Pemberian Pra-Rumah Sakit

Data dari Paris Fire Brigade menunjukkan pemberian hydroxocobalamin pra-rumah sakit aman dan efektif, dengan tingkat kelangsungan hidup 41.7% pada pasien dengan status survival diketahui 7. Pemberian empiris di lokasi kejadian tidak boleh ditunda menunggu konfirmasi laboratorium.

Efektivitas Berdasarkan Bukti

Studi observasional prospektif menunjukkan hydroxocobalamin dikaitkan dengan kelangsungan hidup 67% pada pasien dengan keracunan sianida terkonfirmasi (kadar darah >39 μmol/L) 2. Bahkan pada pasien dengan kadar sianida >100 μmol/L (biasanya letal), 7 dari 11 pasien (64%) bertahan setelah terapi hydroxocobalamin 3.

Sodium nitrite dan sodium thiosulfate juga efektif, dengan studi hewan menunjukkan 100% penyelamatan pada tikus dan 73-80% pada model mamalia besar ketika diberikan secara intramuskular 8.

Related Questions

What is the recommended intravenous (IV) dosage of hydroxocobalamin for treating cyanide poisoning?
In a house‑fire survivor who is intubated and receiving 100 % oxygen with a room‑air arterial oxygen tension of 45 mm Hg, which of the following is the appropriate immediate therapy: prone positioning, fomepizole, hydroxocobalamin, sodium nitrite, or hemodialysis?
What is the management approach for a patient suspected of having cyanide and carbon monoxide poisoning due to smoking inhalation injury?
Can a patient obtain a prescription for hydroxocobalamin (vitamin B12) online without a video visit and have it shipped?
What is the effect of cyanide poisoning on mixed venous saturation oxygen in a patient?
How do I confirm the presence of a yolk sac in early pregnancy?
Can you provide a concise, patient‑friendly explanation of the X‑ray findings showing disc space narrowing and anterior osteophyte formation at T11‑12, L1‑2, L2‑3, L3‑4, L4‑5, and L5‑S1 consistent with chronic advanced degenerative changes?
I missed my period for one month, have a positive urine pregnancy test, and am experiencing nausea and warmth—what are the next steps?
What are the recommended dosing regimens and treatment duration of rebamipide for gastric ulcer or erosive gastritis in adults and children?
In a patient with early intra‑uterine pregnancy who experienced mild abdominal pain three days ago, what evaluation and management steps are indicated?
What is the most likely diagnosis for a patient with a normal total white blood cell count, relative neutrophilia, lymphopenia, and decreased eosinophils and basophils?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.