What condition causes an infant's testis to be pulled upward and become absent from the scrotum?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 29, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Testis Retrактil (Retractile Testis) atau Kriptorkismus yang Didapat (Acquired Cryptorchidism)

Kondisi yang Anda gambarkan—testis bayi yang tertarik ke atas sampai hilang dari skrotum—kemungkinan besar adalah testis retrактil atau kriptorkismus yang didapat (acquired cryptorchidism), di mana testis yang sebelumnya berada di skrotum kemudian naik ke posisi di luar skrotum dan tidak dapat dimanipulasi kembali ke posisi skrotal.

Perbedaan Penting Antara Kondisi-Kondisi Ini

Testis Retrактil (Normal)

  • Testis dapat ditarik ke posisi skrotal dengan manipulasi manual dan tetap di sana tanpa segera kembali naik
  • Tidak memerlukan pembedahan
  • Memerlukan pemantauan tahunan karena risiko 50% untuk berkembang menjadi acquired cryptorchidism 1

Acquired Cryptorchidism (Memerlukan Pembedahan)

  • Testis yang sebelumnya turun normal kemudian naik ke posisi di luar skrotum
  • Tidak dapat dimanipulasi kembali ke skrotum atau segera kembali naik setelah dilepaskan
  • Prevalensi 1-7%, paling sering terdeteksi sekitar usia 8 tahun 1
  • Memiliki kerusakan histologis yang sama dengan undescended testis kongenital (kehilangan sel germinal) 2

Kapan Harus Merujuk ke Spesialis Bedah

Rujuk segera ke spesialis bedah urologi pediatrik jika: 1

  • Testis tidak dapat dimanipulasi ke posisi skrotal yang stabil
  • Testis yang sebelumnya terdokumentasi di skrotum sekarang tidak dapat ditemukan atau berada di luar skrotum
  • Usia bayi > 6 bulan (dikoreksi untuk usia gestasi) dengan testis yang tetap tidak turun
  • Jangan menunggu pencitraan—pemeriksaan fisik adalah kunci diagnosis

Mengapa Ini Penting: Risiko Jangka Panjang

Pedoman EAU/ESPU 2025 yang paling baru menekankan bahwa pembedahan harus diselesaikan pada usia 12 bulan, atau paling lambat 18 bulan, karena pemeriksaan histologis menunjukkan kehilangan progresif sel germinal dan sel Leydig setelah usia tersebut 3.

Risiko yang terkait dengan testis yang tidak dikoreksi meliputi: 1

  • Gangguan potensi fertilitas (tingkat infertilitas hingga 10% untuk unilateral, lebih tinggi untuk bilateral)
  • Peningkatan risiko kanker testis (3 kali lipat dibandingkan populasi umum)
  • Risiko torsi testis
  • Hernia inguinalis terkait

Pemeriksaan Fisik yang Tepat

Teknik pemeriksaan kunci untuk membedakan kondisi: 4

  1. Posisi pasien: Periksa dalam posisi berbaring dan berdiri (jika usia memungkinkan)
  2. Teknik "milking": Gunakan satu tangan untuk "memerah" dari cincin inguinal internal ke arah skrotum
  3. Evaluasi stabilitas: Setelah testis ditempatkan di skrotum, lepaskan—apakah tetap di sana atau segera kembali naik?
  4. Pemeriksaan ulang di bawah anestesi: Pedoman EAU 2025 menekankan bahwa testis yang sebelumnya tidak teraba mungkin dapat diidentifikasi saat anak di bawah anestesi umum, yang mengubah pendekatan bedah 3

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan memesan USG atau pencitraan lain sebelum rujukan—ini tidak menambah akurasi diagnostik dan menunda perawatan 1, 4
  • Jangan menunggu melewati usia 6 bulan untuk merujuk jika testis tidak turun sejak lahir
  • Jangan mengabaikan testis yang "kadang-kadang teraba"—ini mungkin acquired cryptorchidism yang memerlukan pembedahan
  • Jangan merekomendasikan terapi hormonal—tidak efektif untuk penurunan testis dan bukan standar perawatan 3, 1

Tatalaksana Definitif

Orkidopeksi (pembedahan) adalah terapi standar untuk memposisikan testis ke dalam skrotum 3, 1. Pendekatan bedah tergantung pada lokasi testis:

  • Testis teraba: Orkidopeksi standar melalui pendekatan inguinal atau skrotal
  • Testis tidak teraba: Laparoskopi diagnostik adalah pendekatan optimal untuk menemukan testis intra-abdominal 3

Meskipun orkidopeksi mengurangi risiko, tidak sepenuhnya mencegah masalah jangka panjang terkait infertilitas dan kanker testis, sehingga konseling dan follow-up pasien sangat penting 1.

Related Questions

What is the diagnosis and recommended treatment for a 12-year-old boy with a right undescended (retained) testis?
In a term male infant with non‑palpable testes in the scrotum, how should the evaluation be performed?
What is the first diagnostic step for an undescended testis?
How should a 20‑month‑old boy with bilateral non‑palpable testes, an empty left scrotum, a right communicating hydrocele, and inconclusive ultrasound be evaluated and managed—including the reliability of ultrasound for intra‑abdominal testes, the role of endocrine testing (anti‑Müllerian hormone, inhibin B, luteinizing hormone, follicle‑stimulating hormone, testosterone), indications for karyotyping, the need for examination under anesthesia and diagnostic laparoscopy, criteria for single‑stage orchidopexy versus staged Fowler‑Stephens orchiopexy, intra‑operative decision‑making for various testicular locations, and optimal timing of surgical intervention?
At what age is surgical intervention recommended for undescended testis (cryptorchidism)?
How should diatrizoate meglumine‑diatrizoate sodium 76% be administered?
In a child with neutrophilic leukocytosis, moderate eosinophilia, normocytic normochromic red blood cells, adequate platelets, and a peripheral smear report, what further laboratory tests and management should be pursued?
Is a normal blood urea nitrogen (BUN)-to-creatinine ratio with mildly elevated creatinine and moderately reduced estimated glomerular filtration rate (eGFR) concerning for kidney disease?
Can rough travel (e.g., turbulence, bumpy rides, rapid altitude changes) cause a brain aneurysm to rupture?
What are the causes of a retractile testis?
Is ingestion of silica‑water (silicon dioxide mixed with water) hazardous to health?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.