Melanjutkan CPAP Setelah Perdarahan Saluran Cerna
Terapi CPAP dapat dilanjutkan setelah 24-48 jam pasca perdarahan saluran cerna berhenti, dengan kondisi pasien sudah stabil secara hemodinamik dan tidak ada bukti perdarahan aktif. 1
Pertimbangan Umum
- CPAP diidentifikasi sebagai faktor risiko yang dapat menyebabkan perdarahan saluran cerna, terutama pada pasien dengan faktor risiko lain 1
- Tekanan positif dari CPAP dapat memperburuk perdarahan yang belum sepenuhnya berhenti karena peningkatan tekanan intraluminal 1
- Pasien dengan perdarahan saluran cerna berat memiliki risiko mortalitas sekitar 10%, sehingga penanganan yang tepat sangat penting 2
Algoritma Penanganan
Fase Akut Perdarahan
- Hentikan penggunaan CPAP selama perdarahan aktif berlangsung 1
- Fokus pada resusitasi dan stabilisasi hemodinamik pasien 2
- Lakukan endoskopi diagnostik dan terapeutik untuk mengidentifikasi dan mengatasi sumber perdarahan 1
Kriteria untuk Memulai Kembali CPAP
- Perdarahan telah berhenti selama minimal 24-48 jam 1
- Pasien stabil secara hemodinamik (tidak ada hipotensi, takikardia) 1
- Tidak ada bukti perdarahan aktif (tidak ada hematemesis atau melena baru) 1
- Hemoglobin stabil tanpa kebutuhan transfusi lebih lanjut 1
Pertimbangan Khusus
- Pada pasien dengan perdarahan ringan-sedang, CPAP dapat dilanjutkan lebih cepat (24 jam setelah perdarahan berhenti) 1
- Pada pasien dengan perdarahan berat atau risiko tinggi perdarahan berulang, tunggu minimal 48-72 jam sebelum melanjutkan CPAP 1
- Pertimbangkan untuk memulai dengan tekanan CPAP yang lebih rendah dan meningkatkan secara bertahap 1
Pencegahan Perdarahan Berulang
Identifikasi dan kelola faktor risiko perdarahan saluran cerna 1:
- Penggunaan obat antikoagulan atau antiplatelet
- Riwayat perdarahan saluran cerna sebelumnya
- Penyakit ginjal atau hati kronis
Jika pasien memerlukan terapi antikoagulan:
- Pertimbangkan untuk melanjutkan aspirin saja pada pasien dengan terapi antiplatelet ganda (DAPT) 1
- Untuk pasien dengan stent koroner, konsultasikan dengan kardiolog sebelum menghentikan terapi antiplatelet 1
- Pada pasien dengan risiko tromboembolik tinggi, pertimbangkan untuk melanjutkan antikoagulan dalam 90 hari setelah perdarahan berhenti 1
Pemantauan Setelah Melanjutkan CPAP
Pantau tanda-tanda perdarahan berulang selama 72 jam pertama setelah melanjutkan CPAP 1
Perhatikan gejala seperti:
- Kembalinya darah dari hidung atau mulut
- Demam di atas 38°C
- Nyeri yang meningkat
- Perubahan warna kulit
- Sesak napas 1
Jika terjadi perdarahan berulang setelah melanjutkan CPAP:
Kesimpulan
Keputusan untuk melanjutkan CPAP setelah perdarahan saluran cerna harus mempertimbangkan keseimbangan antara risiko perdarahan berulang dan manfaat terapi CPAP untuk mencegah komplikasi OSA. Pasien yang melanjutkan terapi CPAP setelah penghentian sementara menunjukkan penurunan mortalitas sebesar 38% dibandingkan dengan mereka yang menghentikan terapi secara permanen 3.