What are the management and assessment strategies for a high-risk neonate at risk of infection and non-infectious complications?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 16, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Manajemen dan Asesmen Neonatus Berisiko Tinggi

Manajemen neonatus berisiko tinggi memerlukan pendekatan komprehensif yang berfokus pada stabilitas fisiologis, identifikasi risiko infeksi dan non-infeksi, serta perencanaan perawatan yang terkoordinasi untuk memastikan kelangsungan hidup dan kualitas hidup optimal. 1

Asesmen Risiko Infeksi

Identifikasi Faktor Risiko Infeksi

  • Bayi prematur memiliki risiko infeksi lebih tinggi karena sistem imun yang belum matang 2
  • Penggunaan kateter sentral berkepanjangan meningkatkan risiko infeksi nosokomial 2
  • Ventilasi mekanis berkepanjangan meningkatkan risiko pneumonia 2
  • Kelainan kongenital dapat menjadi faktor predisposisi infeksi 2
  • Penggunaan antibiotik spektrum luas dapat menyebabkan disbiosis dan meningkatkan risiko infeksi 2

Evaluasi Klinis untuk Infeksi

  • Lakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dengan fokus pada tanda-tanda infeksi (perubahan suhu, pernapasan, warna kulit, aktivitas) 3
  • Evaluasi laboratorium termasuk hitung darah lengkap, CRP, kultur darah, dan analisis cairan serebrospinal jika diperlukan 3
  • Pemantauan tanda vital secara ketat untuk mendeteksi perubahan dini 1

Manajemen Antibiotik

  • Untuk sepsis neonatal yang dicurigai, terapi empiris dengan kombinasi ampisilin dan gentamisin direkomendasikan 4, 5
  • Dosis gentamisin untuk neonatus harus disesuaikan berdasarkan usia gestasi dan postnatal 4
  • Dosis ampisilin untuk meningitis bakterial dan sepsis pada neonatus:
    • Usia gestasi ≤34 minggu, usia postnatal ≤7 hari: 100 mg/kg/hari dibagi setiap 12 jam
    • Usia gestasi ≤34 minggu, usia postnatal 8-28 hari: 150 mg/kg/hari dibagi setiap 12 jam
    • Usia gestasi >34 minggu, usia postnatal ≤28 hari: 150 mg/kg/hari dibagi setiap 8 jam 5
  • Terapi antibiotik harus dilanjutkan minimal 48-72 jam setelah pasien bebas gejala 5

Asesmen Risiko Non-Infeksi

Evaluasi Kematangan Fisiologis

  • Kemampuan makan oral yang cukup untuk mendukung pertumbuhan 1
  • Kemampuan mempertahankan suhu tubuh normal dalam lingkungan rumah 1
  • Kontrol pernapasan yang cukup matang 1
  • Pola pertumbuhan berat badan yang berkelanjutan 6

Skrining dan Evaluasi Sebelum Pemulangan

  • Skrining metabolik harus diselesaikan 1
  • Imunisasi sesuai usia postnatal harus diberikan 1
  • Evaluasi status hematologis untuk mendeteksi anemia 1
  • Pemeriksaan funduskopi untuk retinopati prematuritas pada bayi berisiko 1
  • Evaluasi pendengaran dengan pengukuran elektronik 1
  • Evaluasi kursi mobil untuk memastikan stabilitas fisiologis 1
  • Asesmen neurologis dan perkembangan saraf dasar 1

Evaluasi Khusus untuk Bayi dengan Kejang

  • Evaluasi neurologis menyeluruh termasuk pemeriksaan EEG 6
  • Edukasi orangtua tentang pengenalan kejang dan manajemen darurat 6
  • Pengajaran posisi yang tepat selama kejang (posisi pemulihan) 6
  • Instruksi untuk tidak menahan bayi atau memasukkan apapun ke dalam mulut selama kejang 6

Perencanaan Perawatan Komprehensif

Persiapan Keluarga

  • Identifikasi minimal dua pengasuh yang mampu merawat bayi 1
  • Berikan edukasi komprehensif tentang perawatan bayi berisiko tinggi 1
  • Libatkan orangtua dalam perawatan bayi sejak awal rawat inap 1
  • Kembangkan rencana pengajaran individual dengan daftar periksa tertulis 1
  • Lakukan evaluasi kemampuan orangtua dalam merawat bayi sebelum pemulangan 1

Koordinasi Perawatan Lanjutan

  • Identifikasi dokter perawatan primer ("rumah medis") jauh sebelum pemulangan 1
  • Jadwalkan janji temu awal dengan dokter perawatan primer sebelum pemulangan 1
  • Atur janji temu spesifik dengan setiap spesialis yang terlibat 1
  • Daftarkan bayi dalam klinik tindak lanjut yang mengkhususkan diri dalam penilaian perkembangan saraf bayi berisiko tinggi 1
  • Kembangkan rencana untuk perawatan darurat dan transportasi ke rumah sakit jika diperlukan 1

Dukungan Sosial dan Komunitas

  • Evaluasi kondisi psikologis, sosial, ekonomi, dan pendidikan keluarga 1
  • Identifikasi kekuatan yang dapat mendukung adaptasi, pertumbuhan, dan perkembangan bayi 1
  • Lakukan tinjauan kebutuhan keluarga, keterampilan mengatasi masalah, penggunaan sumber daya yang tersedia, dan masalah keuangan 1
  • Kembangkan rencana intervensi yang sesuai menggunakan program komunitas yang tersedia 1
  • Pertimbangkan kunjungan perawat ke rumah untuk bayi berisiko tinggi 1

Pertimbangan Khusus

Bayi Prematur

  • Bayi prematur harus ditempatkan dalam posisi telentang untuk tidur, seperti bayi cukup bulan 1
  • Monitor rumah jarang diindikasikan untuk deteksi apnea semata-mata karena kontrol pernapasan yang belum matang 1
  • Monitor rumah tidak diindikasikan untuk pencegahan SIDS pada bayi prematur, meskipun bayi prematur berisiko lebih tinggi terkena SIDS 1

Bayi dengan Kebutuhan Teknologi

  • Pilih perusahaan atau agen perawatan rumah yang memiliki kinerja sebelumnya yang baik dan program pengendalian mutu yang ada 1
  • Pastikan peralatan dan persediaan yang diperlukan tersedia dengan sumber yang dapat diakses 1
  • Gunakan perawat yang berpengalaman dan berkualifikasi untuk melakukan penilaian yang diperlukan 1

Bayi dengan Risiko Keluarga

  • Lakukan penilaian psikososial untuk kekuatan dan risiko pengasuhan 6
  • Selesaikan penilaian lingkungan rumah yang mungkin termasuk evaluasi di tempat 6
  • Tinjau sumber daya keuangan yang tersedia dan identifikasi dukungan keuangan yang memadai 6

Dengan menerapkan pendekatan sistematis ini dalam manajemen dan asesmen neonatus berisiko tinggi, kita dapat meningkatkan hasil klinis dan mencegah komplikasi yang dapat mengancam jiwa, baik dari infeksi maupun kondisi non-infeksi.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Challenges in the diagnosis and management of neonatal sepsis.

Journal of tropical pediatrics, 2015

Guideline

Guidelines for Discharge of Neonates with Seizures

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.