Pengobatan untuk Tenggorokan Gatal
Antihistamin oral generasi kedua adalah pengobatan lini pertama untuk mengatasi tenggorokan gatal yang disebabkan oleh rinitis alergi. 1, 2
Penyebab dan Pengobatan Tenggorokan Gatal
Tenggorokan Gatal Akibat Rinitis Alergi
- Antihistamin oral generasi kedua (seperti loratadina, desloratadina, cetirizina, dan fexofenadina) sangat direkomendasikan untuk mengatasi gejala gatal di tenggorokan dan bersin-bersin 3, 2
- Kortikosteroid intranasal merupakan pengobatan paling efektif untuk rinitis alergi dan dapat digunakan jika gejala mempengaruhi kualitas hidup 3, 4
- Kombinasi antihistamin dan dekongestan dapat dipertimbangkan untuk gejala yang lebih berat 4
- Menghindari alergen yang diketahui dapat membantu mengurangi gejala 3
Tenggorokan Gatal Akibat Rinitis Non-Alergi
- Kortikosteroid intranasal adalah pengobatan lini pertama untuk rinitis non-alergi 1
- Antihistamin intranasal seperti azelastine efektif untuk rinitis vasomotor 1
- Antikolinergik intranasal (ipratropium bromide) efektif untuk mengatasi rinore 1
- Antihistamin oral generasi pertama dengan efek antikolinergik lebih efektif untuk rinitis non-alergi dibandingkan antihistamin generasi kedua 4
Tenggorokan Gatal Akibat Infeksi Virus (Common Cold)
- Antihistamin generasi lama dikombinasikan dengan dekongestan terbukti efektif untuk mengatasi batuk dan gejala rinitis pasca infeksi virus 4
- Ibuprofen atau parasetamol direkomendasikan untuk meredakan gejala sakit tenggorokan akut 4
- Penggunaan kortikosteroid pada sakit tenggorokan tidak direkomendasikan secara rutin, namun dapat dipertimbangkan pada pasien dewasa dengan gejala yang lebih berat 4
Tenggorokan Gatal Akibat Faringitis Streptokokus
- Penicillin atau amoxicillin selama 10 hari adalah pengobatan pilihan jika penyebabnya adalah infeksi streptokokus 5
- NSAID lebih efektif daripada parasetamol dan plasebo untuk pengobatan demam dan nyeri terkait faringitis streptokokus 5
- Pelega tenggorokan (lozenges) yang digunakan setiap dua jam juga efektif untuk meredakan gejala 5
Algoritma Pengobatan Berdasarkan Gejala Dominan
Untuk tenggorokan gatal dengan gejala alergi:
- Mulai dengan antihistamin oral generasi kedua (loratadina, cetirizina) 4, 2
- Tambahkan kortikosteroid intranasal jika gejala mempengaruhi kualitas hidup 3
- Pertimbangkan terapi kombinasi jika respons terhadap monoterapi tidak adekuat 3
Untuk tenggorokan gatal dengan gejala infeksi:
- Gunakan analgesik (ibuprofen atau parasetamol) untuk meredakan nyeri 4
- Pertimbangkan antihistamin generasi lama dengan dekongestan untuk gejala rinitis 4
- Jika dicurigai infeksi streptokokus, lakukan tes diagnostik dan berikan antibiotik jika positif 5
Pertimbangan Khusus dan Peringatan
- Antihistamin generasi pertama (seperti difenhidramin) dapat menyebabkan kantuk dan tidak direkomendasikan untuk penggunaan di siang hari 4, 6
- Dekongestan oral harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan hipertensi, aritmia, insomnia, hipertrofi prostat, atau glaukoma 1
- Dekongestan topikal sebaiknya hanya digunakan jangka pendek (kurang dari 3 hari) untuk mencegah rhinitis medicamentosa 1
- Penggunaan jangka panjang kortikosteroid oral tidak direkomendasikan untuk rinitis kronis kecuali dalam kasus yang sangat terpilih 4