Is Sterimar (nasal saline irrigation) indicated for patients with chronic cough?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 17, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penggunaan Sterimar untuk Pasien dengan Batuk Kronis

Sterimar (irigasi hidung saline) dapat membantu mengurangi gejala batuk pada pasien dengan batuk kronis yang disebabkan oleh Upper Airway Cough Syndrome (UACS), terutama jenis hipertonik yang menunjukkan hasil lebih baik untuk gejala batuk dibandingkan saline normal.

Mekanisme Kerja dan Efektivitas

  • Upper Airway Cough Syndrome (UACS), sebelumnya dikenal sebagai Post Nasal Drip Syndrome (PNDS), merupakan penyebab umum batuk kronis pada orang dewasa 1
  • Sterimar (nasal saline spray) bekerja dengan:
    • Membersihkan saluran hidung dari alergen, iritasi, dan lendir berlebih 2
    • Memperbaiki fungsi mukosiliar pada pasien dengan rhinosinusitis kronis 3
    • Mengurangi peradangan pada mukosa hidung 4

Bukti Klinis untuk Penggunaan Sterimar pada Batuk Kronis

  • Penelitian Culig 2010 menunjukkan bahwa Sterimar hipertonik (2,12%) yang digunakan 3-6 kali sehari selama 2 minggu memberikan hasil yang lebih baik untuk gejala kongesti (pada minggu 1 dan 2) dan batuk (pada minggu ke-2) dibandingkan saline normal 2
  • Irigasi hidung dengan saline normal juga terbukti memperbaiki batuk kronis yang terkait dengan rhinitis alergi, bahkan menunjukkan hasil yang lebih baik daripada fluticasone propionate nasal spray dalam mengurangi gejala batuk 5
  • Penggunaan Sterimar Mn (diperkaya mangan) selama 5 bulan secara signifikan mengurangi episode rhinitis alergi akut dan memperbaiki kualitas hidup pada pasien dengan rhinitis alergi kronis 4

Rekomendasi Penggunaan

  • Untuk pasien dengan batuk kronis yang dicurigai berhubungan dengan UACS:
    • Gunakan Sterimar hipertonik (2,12%) 3-6 kali sehari untuk hasil yang lebih baik pada gejala batuk 2
    • Lakukan penggunaan secara teratur selama minimal 2 minggu untuk melihat efektivitasnya 2
  • Untuk pasien dengan batuk kronis yang tidak merespons terapi antihistamin/dekongestan:
    • Irigasi hidung dengan Sterimar dapat digunakan sebagai terapi tambahan 2, 1

Pendekatan Terapi Komprehensif untuk UACS

  • Lini pertama terapi untuk UACS adalah kombinasi antihistamin generasi pertama dengan dekongestan 1, 6
    • Contoh: dexbrompheniramine maleate 6 mg dua kali sehari atau azatadine maleate 1 mg dua kali sehari, sering dikombinasikan dengan pseudoephedrine 6
  • Jika tidak ada respons terhadap terapi antihistamin/dekongestan:
    • Lakukan pemeriksaan pencitraan sinus 2
    • Pertimbangkan penambahan irigasi hidung saline seperti Sterimar 2
  • Untuk rhinitis alergi, tambahkan kortikosteroid intranasal untuk pengobatan jangka panjang 2, 1

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Suhu saline tidak mempengaruhi efektivitas - saline suhu ruangan sama efektifnya dengan saline yang dihangatkan dalam memperbaiki fungsi mukosiliar 3
  • Irigasi saline isotonis lebih efektif daripada hipertonik untuk gejala umum rhinosinusitis kronis, tetapi untuk gejala batuk spesifik, formulasi hipertonik seperti Sterimar (2,12%) menunjukkan hasil yang lebih baik 2
  • Perbaikan fungsi mukosiliar terlihat setelah irigasi hidung pada pasien dengan rhinosinusitis kronis, yang dapat membantu mengurangi batuk 3
  • Pengobatan yang ditargetkan untuk rhinosinusitis yang menyertai sindrom UACS dan batuk kronis dapat menyebabkan perbaikan batuk 7

Kesimpulan

Sterimar (terutama formulasi hipertonik) dapat menjadi pilihan pengobatan yang efektif untuk pasien dengan batuk kronis yang disebabkan oleh UACS, baik sebagai terapi tambahan maupun pada kasus yang tidak merespons terapi antihistamin/dekongestan konvensional. Penggunaan teratur selama minimal 2 minggu direkomendasikan untuk melihat efektivitasnya pada gejala batuk.

References

Guideline

Treatment for Postnasal Drip Cough

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

First-Generation Antihistamine Treatment for Upper Airway Cough Syndrome and Allergic Rhinitis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.