Penatalaksanaan Barotrauma
Pengobatan barotrauma harus fokus pada mengatasi gejala, mencegah komplikasi, dan mengurangi risiko barotrauma berulang dengan kombinasi terapi farmakologis dan non-farmakologis.
Terapi Farmakologis
Obat-obatan untuk Barotrauma Paru
- Beta-agonis: Aerosolisasi albuterol 2,5 mg dalam 3 ml saline untuk mengatasi bronkospasme dan membantu mengurangi resistensi jalan napas 1
- Antikolinergik: Ipratropium bromide inhalasi 0,5 mg untuk membantu melebarkan bronkus dan mengurangi sekresi 1
- Kortikosteroid: Metilprednisolon intravena 125 mg tiga kali sehari untuk mengurangi peradangan dan edema jalan napas 1
Obat-obatan untuk Barotrauma Telinga dan Sinus
- Dekongestan:
- Vitamin B kompleks: Untuk membantu regenerasi saraf pada kasus barotrauma dengan keterlibatan saraf (seperti nervus infraorbital atau fasialis) 2
- Analgesik: Parasetamol 500-1000 mg setiap 6 jam untuk mengatasi nyeri 1
Penatalaksanaan Non-Farmakologis
Manajemen Ventilasi pada Barotrauma Paru
- Ventilasi protektif: Gunakan volume tidal rendah (6-8 ml/kg berat badan ideal) dengan PEEP 4-8 cmH2O untuk mengurangi risiko barotrauma lebih lanjut 1
- Hindari hiperventilasi: Pertahankan normokapnia dengan pemantauan EtCO2 dan analisis gas darah arteri 1
- Posisi pasien: Posisikan pasien untuk memfasilitasi drainase sekret dan optimalisasi ventilasi 1
Prosedur untuk Barotrauma Telinga dan Sinus
- Drainase sinus endoskopik: Untuk kasus barotrauma sinus yang berat dengan akumulasi cairan 2
- Miringotomi: Untuk kasus barotrauma telinga tengah dengan efusi persisten atau nyeri berat 3
Algoritma Penatalaksanaan Berdasarkan Jenis Barotrauma
Barotrauma Paru
Stabilisasi pernapasan:
Terapi farmakologis:
Ventilasi mekanik (jika diperlukan):
Barotrauma Telinga dan Sinus
Evaluasi tingkat keparahan:
Terapi farmakologis:
Prosedur intervensi (jika diperlukan):
Faktor Risiko dan Pencegahan
- Identifikasi faktor risiko: Status mental yang berubah, kadar albumin <4,3 g/dL, dan kadar magnesium rendah meningkatkan risiko barotrauma telinga tengah 5
- Edukasi pasien: Ajarkan teknik penyamaan tekanan (manuver Valsalva, Toynbee) untuk mencegah barotrauma berulang 6
- Pemantauan: Lakukan pemantauan ketat pada pasien dengan riwayat barotrauma sebelumnya 6
Hal Penting dan Peringatan
- Hindari desfluran pada pasien dengan infeksi saluran napas atas karena dapat meningkatkan risiko barotrauma 1
- Waspadai tanda-tanda barotrauma selama ventilasi mekanik, seperti peningkatan mendadak tekanan jalan napas atau penurunan tekanan darah sistemik 1
- Jangan tunda penanganan karena kompresi saraf jangka panjang dapat menyebabkan perubahan permanen 2
- Pantau efek samping obat, terutama pada pasien lanjut usia yang mungkin lebih rentan terhadap efek samping dekongestan dan kortikosteroid 1