What is the diagnosis, treatment, and management of complex febrile seizures in children?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kejang Demam Kompleks pada Anak: Diagnosis, Tatalaksana, dan Manajemen

Kejang demam kompleks pada anak memerlukan evaluasi klinis yang cermat namun umumnya tidak membutuhkan pencitraan otak rutin kecuali ada indikasi neurologis spesifik seperti defisit fokal pasca iktal. 1

Definisi dan Klasifikasi

  • Kejang demam adalah episode kejang yang terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun yang disertai demam (≥38,0°C), tanpa adanya infeksi intrakranial, gangguan metabolik, atau riwayat kejang tanpa demam sebelumnya 2

  • Kejang demam kompleks didefinisikan sebagai kejang yang:

    • Berlangsung >15 menit, ATAU
    • Berulang lebih dari sekali dalam 24 jam, ATAU
    • Bersifat fokal 1
  • Kejang demam kompleks mencakup sekitar sepertiga dari seluruh kasus kejang demam pada anak 1, 3

Epidemiologi

  • Kejang demam terjadi pada 2-5% populasi anak 4, 3
  • Insiden puncak kejang demam terjadi pada usia 12-18 bulan 5
  • Sekitar 30-40% anak dengan kejang demam akan mengalami kejadian berulang selama masa kanak-kanak 5
  • Risiko kekambuhan meningkat pada anak usia <1 tahun (mencapai 50%) 2

Etiologi dan Faktor Risiko

  • Penyebab kejang demam bersifat multifaktorial, meliputi:
    • Infeksi virus akut sebagai penyebab demam paling umum 6
    • Predisposisi genetik 4, 3
    • Sistem saraf yang masih berkembang dan rentan terhadap efek demam 5
    • Beberapa vaksinasi tertentu dapat menjadi faktor risiko 3

Evaluasi Diagnostik

  • Anamnesis dan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk menentukan penyebab demam dan mengidentifikasi tanda-tanda infeksi intrakranial 3, 6

  • Pemeriksaan laboratorium rutin tidak diperlukan pada anak dengan kejang demam sederhana yang tampak baik 3

  • Indikasi untuk pungsi lumbal:

    • Anak usia <12 bulan 2, 3
    • Terdapat tanda meningismus 2
    • Anak tampak sangat mengantuk, irritable, atau sakit sistemik 2
    • Kejang berkepanjangan atau pemulihan tidak lengkap setelah satu jam 2
  • Pencitraan otak (MRI/CT):

    • Umumnya tidak diindikasikan pada kejang demam kompleks 1
    • Studi menunjukkan bahwa CT kepala tidak mengungkapkan temuan yang memerlukan intervensi pada anak dengan kejang demam kompleks 1
    • MRI dapat dipertimbangkan pada kasus tertentu di mana kejang demam kompleks merupakan bagian dari diagnosis banding, tetapi etiologi seperti meningitis, ensefalitis, atau trauma dipertimbangkan secara klinis 1
    • MRI dapat diindikasikan pada anak dengan status epileptikus febris (kejang >30 menit) karena peningkatan asosiasi dengan temuan pencitraan 1
  • EEG dan evaluasi oleh ahli saraf direkomendasikan untuk anak dengan kejang demam kompleks 1

Tatalaksana

  • Penanganan fase akut:

    • Bantu anak ke posisi berbaring, tempatkan pada posisi miring (posisi pemulihan) untuk mencegah aspirasi, dan bersihkan area di sekitarnya 1
    • Tetap bersama anak yang mengalami kejang 1
    • Jangan menahan anak yang sedang kejang 1
    • Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut anak 1
    • Untuk kejang yang berlangsung >5 menit, berikan benzodiazepin 3
  • Penanganan demam:

    • Berikan antipiretik (parasetamol) untuk kenyamanan anak dan mencegah dehidrasi 2
    • Perlu diketahui bahwa pemberian antipiretik tidak efektif untuk menghentikan kejang atau mencegah kejang demam berikutnya 1, 2, 5
  • Terapi profilaksis:

    • Terapi antikonvulsan berkelanjutan tidak direkomendasikan untuk anak dengan kejang demam kompleks 2, 5
    • Terapi antikonvulsan intermiten juga tidak diindikasikan secara rutin 2, 5

Prognosis

  • Risiko epilepsi setelah kejang demam kompleks sekitar 4,1-6,0% 4
  • Status epileptikus febris dengan gejala fokal dapat mengakibatkan epilepsi parsial kompleks pada sekitar 5% kasus 4
  • Kejang berulang multipel meningkatkan risiko epilepsi umum (>4%) 4
  • Kejang demam tidak berhubungan dengan peningkatan mortalitas jangka panjang atau efek negatif pada perkembangan akademik, intelektual, atau perilaku di masa depan 3

Edukasi Keluarga

  • Informasikan kepada orangtua tentang sifat jinak kondisi ini dan prognosisnya yang baik 4, 6
  • Berikan panduan praktis tentang penanganan kejang di rumah 3, 6
  • Jelaskan kemungkinan kekambuhan dan kapan harus mencari bantuan medis 6, 7
  • Indikasi untuk aktivasi sistem respons darurat:
    • Kejang pertama kali
    • Kejang pada bayi <6 bulan
    • Kejang berlangsung >5 menit
    • Kejang berulang tanpa kembali ke status mental dasar di antaranya
    • Pasien tidak kembali ke kondisi dasar dalam 5-10 menit setelah kejang berhenti
    • Kejang dengan cedera traumatis
    • Kejang dengan kesulitan bernapas 1

Kesimpulan Kunci untuk Presentasi

  • Kejang demam kompleks memiliki risiko epilepsi yang lebih tinggi dibandingkan kejang demam sederhana, namun prognosisnya tetap baik 4, 3
  • Pencitraan otak rutin tidak diperlukan kecuali ada indikasi neurologis spesifik 1
  • Penanganan utama adalah suportif dan edukasi keluarga 3, 6
  • Terapi antikonvulsan profilaksis umumnya tidak direkomendasikan 2, 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Manejo de Crisis Febril en Menores de 1 Año

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Febrile Seizures: Risks, Evaluation, and Prognosis.

American family physician, 2019

Research

Febrile seizures: recent developments and unanswered questions.

Child's nervous system : ChNS : official journal of the International Society for Pediatric Neurosurgery, 2013

Research

Febrile seizures: an overview.

Drugs in context, 2018

Research

Recognition and management of febrile convulsions in children.

British journal of nursing (Mark Allen Publishing), 2018

Research

Evaluation and management of pediatric febrile seizures in the emergency department.

Emergency medicine clinics of North America, 2011

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.