Miopia Bukan Merupakan Indikasi untuk Seksio Sesarea
Miopia, termasuk miopia tinggi, bukan merupakan indikasi untuk melakukan seksio sesarea. 1, 2, 3 Keyakinan bahwa miopia merupakan indikasi untuk seksio sesarea adalah praktik medis yang tidak berbasis bukti dan sudah ketinggalan zaman.
Bukti Ilmiah Terkait Miopia dan Persalinan
- Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa miopia tinggi dan riwayat operasi retina meningkatkan risiko ablasio retina selama persalinan vaginal spontan 1
- Studi yang melibatkan wanita dengan miopia tinggi, riwayat ablasio retina, atau degenerasi lattice tidak menunjukkan perubahan pada status retina setelah persalinan vaginal 4
- Pemeriksaan mata yang dilakukan sebelum dan sesudah persalinan pada pasien dengan miopia tinggi tidak menunjukkan perkembangan robekan retina 3
- Meskipun masih ada praktik melakukan seksio sesarea pada pasien dengan miopia, ini merupakan indikasi yang tidak berdasar 5
Indikasi Oftalmologis yang Valid untuk Seksio Sesarea
Hanya ada beberapa kondisi mata yang dapat menjadi pertimbangan untuk seksio sesarea:
- Adanya neovaskularisasi koroid aktif yang dapat menyebabkan perdarahan subretinal dengan kehilangan penglihatan akut 1
- Retinopati diabetik proliferatif aktif, karena manuver Valsalva yang berkepanjangan dan intensif selama persalinan dapat memperburuk kondisi 1
- Glaukoma dengan perubahan lapang pandang yang lanjut, karena fluktuasi tekanan intraokular selama persalinan dapat merusak sel ganglion retina 1
Tren dan Praktik Klinis
- Meskipun ada bukti yang membantah, masih ada kecenderungan untuk melakukan konsultasi oftalmologi pada wanita hamil dengan miopia 2
- Studi menunjukkan bahwa jumlah pemeriksaan oftalmologis pada pasien miopia untuk menentukan cara persalinan menunjukkan kecenderungan meningkat selama bertahun-tahun, tetapi tingkat rujukan untuk seksio sesarea/persalinan dengan bantuan alat menurun 2
- Di beberapa negara bekas Uni Soviet, praktik medis yang tidak didukung bukti ilmiah masih berlanjut, termasuk penggunaan seksio sesarea untuk miopia 6
Rekomendasi Praktis
- Pasien dengan miopia, termasuk miopia tinggi, dapat menjalani persalinan vaginal normal 1, 3
- Pemeriksaan mata pasca persalinan direkomendasikan untuk pasien dengan miopia tinggi untuk memastikan tidak ada komplikasi 3
- Keputusan untuk melakukan seksio sesarea harus didasarkan pada indikasi obstetrik yang valid, bukan semata-mata karena adanya miopia 6
- Obesitas saja juga bukan merupakan indikasi untuk seksio sesarea, sama seperti miopia 6
Kesimpulan
Miopia bukan merupakan indikasi untuk seksio sesarea. Keputusan untuk melakukan seksio sesarea harus didasarkan pada indikasi obstetrik yang valid dan kondisi oftalmologis spesifik seperti neovaskularisasi koroid aktif, retinopati diabetik proliferatif aktif, atau glaukoma dengan perubahan lapang pandang lanjut. Pasien dengan miopia tinggi dapat menjalani persalinan vaginal normal dengan aman.