How to diagnose a disrupted ectopic pregnancy in a puskesmas setting?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 2, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Diagnosis Kehamilan Ektopik Terganggu di Puskesmas

Di setting puskesmas, diagnosis kehamilan ektopik terganggu harus dibuat berdasarkan kombinasi gejala klinis, pemeriksaan fisik, tes kehamilan urin/serum β-hCG, dan USG transvaginal jika tersedia—dengan rujukan segera ke fasilitas yang lebih lengkap jika dicurigai ruptur atau pasien tidak stabil hemodinamik. 1, 2

Pendekatan Diagnostik Sistematis

1. Identifikasi Pasien Berisiko Tinggi

Setiap wanita usia reproduktif dengan keluhan berikut harus dilakukan tes kehamilan: 3, 1

  • Nyeri abdomen atau pelvis
  • Perdarahan pervaginam
  • Sinkop atau pusing
  • Hipotensi atau tanda syok

Faktor risiko penting yang meningkatkan kecurigaan: 1, 2

  • Riwayat penyakit radang panggul
  • Riwayat kehamilan ektopik sebelumnya
  • Riwayat operasi tuba
  • Merokok
  • Infertilitas atau penggunaan teknologi reproduksi berbantu
  • Namun perlu diingat: banyak pasien dengan kehamilan ektopik tidak memiliki faktor risiko yang dapat diidentifikasi 2

2. Pemeriksaan Klinis yang Harus Dilakukan

Tanda vital dan stabilitas hemodinamik: 1, 2

  • Takikardia, hipotensi, atau hipotensi ortostatik menunjukkan kemungkinan ruptur
  • Pasien dengan tanda peritonitis atau instabilitas hemodinamik memerlukan rujukan segera untuk pembedahan

Pemeriksaan fisik spesifik: 3, 1

  • Nyeri tekan adneksa (unilateral atau bilateral)
  • Nyeri goyang serviks
  • Tanda-tanda iritasi peritoneal (defans muskuler, nyeri lepas)
  • Massa adneksa pada pemeriksaan bimanual (meskipun tidak selalu teraba)

3. Pemeriksaan Penunjang di Puskesmas

Tes kehamilan (β-hCG): 3, 1, 2

  • Tes kehamilan urin positif mengkonfirmasi kehamilan
  • Jika tersedia, β-hCG kuantitatif serum lebih informatif
  • Penting: Tidak ada nilai β-hCG tunggal yang dapat menyingkirkan kehamilan ektopik 4, 5

USG (jika tersedia di puskesmas): 4

  • USG transvaginal adalah modalitas terbaik dengan sensitivitas 99% dan spesifisitas 84% 4

  • Temuan diagnostik kehamilan ektopik:

    • Kantung gestasi ekstrauterin dengan yolk sac atau janin (100% spesifik tetapi jarang ditemukan) 4
    • "Tubal ring" klasik: massa ekstrauterin dengan pusat cairan dan pinggir hiperekoik 4
    • Massa heterogen kompleks di adneksa, terpisah dari ovarium 4
    • Cairan bebas dengan ekogenisitas (darah) di cavum Douglas 4
  • Temuan sugestif kehamilan ektopik terganggu/ruptur:

    • Cairan bebas dalam jumlah sedang hingga banyak dengan ekogenisitas 4
    • Massa adneksa kompleks tanpa kehamilan intrauterin 4

4. Interpretasi Kombinasi β-hCG dan USG

Zona diskriminatori (discriminatory zone): 4, 6, 5

  • Pada β-hCG >3.000 mIU/mL, kantung gestasi intrauterin harus terlihat pada USG transvaginal 4, 6
  • Tidak adanya kehamilan intrauterin pada β-hCG >3.000 mIU/mL sangat sugestif (tetapi tidak diagnostik) untuk kehamilan ektopik 4, 6
  • Peringatan: Jangan membuat diagnosis definitif kehamilan ektopik hanya berdasarkan β-hCG ≤3.000 mIU/mL tanpa temuan USG positif 4, 6

Pregnancy of Unknown Location (PUL): 5, 1, 2

  • Jika tes kehamilan positif tetapi USG tidak menunjukkan kehamilan intrauterin maupun ektopik
  • Pasien stabil dengan PUL memerlukan follow-up ketat dengan β-hCG serial setiap 48 jam 5, 2
  • Pada β-hCG <1.000 mIU/mL dengan USG indeterminat, risiko kehamilan ektopik 21-40% 4

5. Kriteria Rujukan Segera

Rujukan SEGERA ke rumah sakit untuk pembedahan jika: 1, 2

  • Tanda-tanda peritonitis atau instabilitas hemodinamik
  • Perdarahan intraabdominal masif (cairan bebas banyak pada USG)
  • Nyeri abdomen berat yang progresif
  • Aktivitas jantung janin terdeteksi di luar uterus 1
  • β-hCG sangat tinggi dengan massa ektopik besar 1

Rujukan untuk evaluasi lanjut jika: 1, 2

  • Kehamilan ektopik terkonfirmasi pada pasien stabil (untuk pertimbangan terapi medis atau bedah)
  • PUL dengan β-hCG >2.000-3.000 mIU/mL tanpa kehamilan intrauterin 4, 5
  • Ketidakmampuan untuk follow-up ketat 2

Pitfall yang Harus Dihindari

  • Jangan menunda rujukan pada pasien dengan tanda instabilitas hemodinamik sambil menunggu hasil laboratorium 1, 2
  • Jangan menyingkirkan kehamilan ektopik hanya karena β-hCG rendah—27-45% kehamilan ektopik terjadi pada β-hCG <1.000-2.000 mIU/mL 4
  • Jangan keliru membedakan corpus luteum dengan kehamilan ektopik—corpus luteum biasanya <3 cm, kistik dengan dinding tebal, dan bergerak bersama ovarium 4
  • Jangan keliru membedakan pseudogestational sac dengan kantung gestasi sejati—kantung gestasi sejati berbentuk bulat dan terletak di dalam desidua 6
  • Jangan mengandalkan tidak adanya faktor risiko untuk menyingkirkan kehamilan ektopik 2

Algoritma Praktis untuk Puskesmas

  1. Pasien dengan tes kehamilan positif + gejala (nyeri/perdarahan):

    • Periksa tanda vital dan stabilitas hemodinamik 1, 2
    • Jika tidak stabil → rujuk SEGERA 1, 2
    • Jika stabil → lakukan USG (jika tersedia) 4, 1
  2. Jika USG menunjukkan kehamilan intrauterin definitif:

    • Kehamilan ektopik sangat tidak mungkin (kecuali kehamilan heterotopik yang sangat jarang) 7
  3. Jika USG tidak menunjukkan kehamilan intrauterin:

    • Cari tanda kehamilan ektopik (tubal ring, massa adneksa, cairan bebas) 4
    • Jika ditemukan → rujuk untuk manajemen definitif 1
    • Jika tidak ditemukan (PUL) → rujuk untuk follow-up β-hCG serial dan USG ulang 5, 2
  4. Jika USG tidak tersedia di puskesmas:

    • Rujuk semua pasien dengan tes kehamilan positif + gejala untuk evaluasi USG 1, 2
    • Rujuk SEGERA jika ada tanda instabilitas atau peritonitis 1, 2

References

Research

Ectopic Pregnancy: Diagnosis and Management.

American family physician, 2020

Research

Updates in emergency medicine: Ectopic pregnancy.

The American journal of emergency medicine, 2024

Research

Diagnosis and management of ectopic pregnancy.

American family physician, 2005

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Monitoring Pregnancy of Unknown Location

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Early Intrauterine Pregnancy Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.