Apakah Pasien Postpartum Pre-eklampsia dengan Pemberat Perlu Dirawat Sampai Minimal 5 Hari di Rumah Sakit?
Ya, pasien postpartum pre-eklampsia dengan pemberat sebaiknya dirawat minimal 5 hari di rumah sakit, dengan pemantauan ketat tekanan darah dan status neurologis selama periode kritis ini. 1, 2
Dasar Rekomendasi Perawatan 5 Hari
Pedoman internasional secara konsisten merekomendasikan bahwa sebagian besar wanita dengan pre-eklampsia dapat dipulangkan pada hari ke-5 postpartum, terutama jika mereka dapat memantau tekanan darah di rumah. 1, 2 Rekomendasi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan klinis penting:
Periode Kritis Postpartum
- Tekanan darah biasanya meningkat setelah persalinan selama 5 hari pertama, dengan risiko tertinggi komplikasi terjadi dalam periode ini 1
- Pre-eklampsia dapat berkembang de novo atau memburuk dalam periode intrapartum atau awal postpartum 1
- Eklampsia dapat terjadi pada periode postpartum, sehingga pemantauan neurologis sangat penting 1, 2
- Sebagian besar wanita dengan pre-eklampsia onset lambat postpartum datang dalam 7-10 hari pertama setelah persalinan, paling sering dengan gejala neurologis 3
Protokol Pemantauan Intensif
Selama rawat inap, pasien memerlukan pemantauan ketat yang meliputi:
- Tekanan darah minimal setiap 4-6 jam saat terjaga selama minimal 3 hari postpartum 1, 2
- Pemeriksaan ulang hemoglobin, trombosit, kreatinin, dan transaminase hati pada hari setelah persalinan, kemudian setiap 2 hari sampai stabil jika ada abnormalitas sebelum persalinan 1, 2
- Pemantauan status neurologis dan kesejahteraan umum seperti sebelum persalinan 1
- Evaluasi tanda-tanda peringatan dini maternal seperti tekanan darah sistolik >160 mmHg, takikardia, dan oliguria 1
Manajemen Antihipertensi Postpartum
Obat antihipertensi harus dilanjutkan setelah persalinan dan hanya diturunkan secara perlahan setelah hari ke-3 sampai ke-6 postpartum, kecuali tekanan darah menjadi rendah (<110/70 mmHg) atau pasien menjadi simptomatik. 1, 2 Ini adalah alasan kunci mengapa perawatan hingga hari ke-5 diperlukan:
- Methyldopa harus dihindari postpartum karena risiko depresi postnatal 1
- Agen lini pertama yang aman untuk ibu menyusui termasuk labetalol, nifedipine, enalapril, dan metoprolol 1
- NSAID harus dihindari pada wanita dengan pre-eklampsia jika memungkinkan, terutama pada kondisi acute kidney injury, dan gunakan analgesik alternatif 1, 4
Pertimbangan Khusus untuk Pre-eklampsia Berat
Pasien dengan pre-eklampsia berat atau yang berkomplikasi memerlukan perawatan lebih lama:
- Wanita dengan pre-eklampsia berat atau onset dini atau yang berkomplikasi dengan IUGR menunda perbaikan gejala klinis setelah persalinan 5
- Pre-eklampsia berat yang persisten lebih dari 24-48 jam ke periode postpartum meningkatkan morbiditas dan mortalitas maternal 6
- Ketika penyakit memburuk hingga mencakup kegagalan organ multipel dalam 72-96 jam postpartum, intervensi emergensi dan agresif diperlukan 6
Magnesium Sulfat Postpartum
Magnesium sulfat harus dilanjutkan selama 24 jam postpartum untuk profilaksis kejang pada pasien dengan pre-eklampsia berat. 1 Pertimbangan penting:
- Dosis loading 4 g IV atau 10 g IM, diikuti dengan infus 1 g/jam sampai persalinan dan minimal 24 jam postpartum 1, 7
- Penggunaan maternal berkelanjutan lebih dari 5-7 hari dapat menyebabkan abnormalitas janin, sehingga durasi harus dibatasi 7
- Pemantauan refleks patella dan fungsi respirasi sangat penting untuk menghindari toksisitas magnesium 7
Kriteria Pemulangan
Pasien dapat dipulangkan pada hari ke-5 jika memenuhi kriteria berikut:
- Tekanan darah terkontrol dan stabil selama minimal 24 jam 1, 2
- Tidak ada gejala neurologis (sakit kepala, gangguan penglihatan) 1, 2
- Hasil laboratorium stabil atau membaik 1, 2
- Pasien mampu memantau tekanan darah di rumah 1, 2
- Tidak ada tanda-tanda perburukan organ 1
Peringatan Klinis Penting
Jangan meremehkan risiko postpartum: 10% kematian maternal akibat gangguan hipertensi dalam kehamilan terjadi pada periode postpartum 1. Komplikasi lain dari hipertensi postpartum berat termasuk stroke dan eklampsia 1.
Pemantauan jangka pendek: Wanita dengan pre-eklampsia harus dievaluasi dalam 1 minggu jika masih memerlukan antihipertensi saat pulang dari rumah sakit, dan semua wanita harus dievaluasi 3 bulan postpartum untuk memastikan tekanan darah, urinalisis, dan semua tes laboratorium telah normal 1, 2.
Risiko jangka panjang: Wanita yang mengalami pre-eklampsia memiliki risiko seumur hidup yang meningkat untuk penyakit kardiovaskular, stroke, diabetes mellitus, tromboemboli vena, dan penyakit ginjal kronis 2.