Obat Mual Terbaik untuk Diare
Ondansetron adalah obat antimual terbaik untuk diare yang disertai muntah, karena dapat memfasilitasi rehidrasi oral tanpa memperlambat motilitas usus seperti loperamide. 1, 2
Prinsip Utama Pengobatan
Rehidrasi adalah prioritas utama - obat antimual hanya sebagai terapi tambahan setelah pasien terhidrasi dengan adekuat, bukan pengganti terapi cairan dan elektrolit. 1
Rekomendasi Berdasarkan Usia
Anak >4 Tahun dan Remaja
- Ondansetron dapat diberikan untuk gastroenteritis akut dengan muntah guna memfasilitasi toleransi rehidrasi oral (rekomendasi lemah, bukti moderat). 1, 2
- Ondansetron mengurangi muntah dan kebutuhan rawat inap untuk rehidrasi intravena. 3
Anak <4 Tahun
- Tidak ada rekomendasi rutin untuk penggunaan antiemetik pada kelompok usia ini. 1
- Hindari ondansetron pada anak dengan penyakit jantung karena risiko perpanjangan interval QT. 2, 4
Dewasa
- Ondansetron dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan setelah rehidrasi adekuat. 1, 2
- Ondansetron sama efektifnya dengan promethazine tetapi tidak menyebabkan sedasi atau akathisia. 5
Mekanisme Kerja dan Keunggulan Ondansetron
- Ondansetron bekerja sebagai antagonis selektif reseptor 5-HT3 yang memblokir serotonin di chemoreceptor trigger zone, sehingga menghambat refleks muntah. 2
- Tidak memiliki efek antimotilitas seperti loperamide, sehingga tidak memperlambat eliminasi patogen dari usus. 2, 4
- Tidak menyebabkan sedasi atau akathisia yang sering terjadi dengan antiemetik lain seperti promethazine atau metoclopramide. 5
Peringatan Penting
Kontraindikasi Absolut
- Hindari pada diare inflamasi (berdarah) atau diare dengan demam tinggi karena risiko megakolon toksik. 2
- Hindari pada pasien dengan riwayat penyakit jantung atau perpanjangan QT interval. 2, 4
Efek Samping yang Perlu Diperhatikan
- Ondansetron dapat meningkatkan volume feses meskipun mengurangi muntah - ini adalah efek samping yang dilaporkan dalam beberapa studi. 1, 2, 4
- Diare dilaporkan sebagai efek samping pada 4-6% pasien yang menerima ondansetron. 4
- Risiko sindrom serotonin jika digunakan bersamaan dengan obat serotonergik lain. 4
Alternatif Antiemetik Lain
Metoclopramide
- Dapat digunakan sebagai alternatif, tetapi berisiko menyebabkan akathisia yang dapat berkembang hingga 48 jam setelah pemberian. 5
- Memerlukan monitoring ketat untuk efek samping ekstrapiramidal. 5
Promethazine
- Lebih menyebabkan sedasi dibanding ondansetron dan memiliki potensi kerusakan vaskular pada pemberian intravena. 5
- Dapat menjadi pilihan jika sedasi diinginkan. 5
Prochlorperazine
- Efektif tetapi juga berisiko menyebabkan akathisia seperti metoclopramide. 5
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan gunakan ondansetron sebagai pengganti rehidrasi - rehidrasi tetap menjadi terapi utama. 1
- Jangan berikan loperamide pada anak <18 tahun dengan diare akut karena risiko komplikasi serius termasuk kematian. 1, 2
- Jangan gunakan ondansetron pada diare berdarah atau dengan demam tinggi karena dapat menutupi kondisi yang memerlukan antibiotik atau menyebabkan megakolon toksik. 2
- Ondansetron bukan obat untuk mengobati diare itu sendiri - fungsinya hanya memfasilitasi rehidrasi oral dengan mengurangi muntah. 2
Algoritma Penggunaan
- Pastikan status hidrasi - berikan rehidrasi oral (ORS) atau intravena sesuai derajat dehidrasi. 1
- Evaluasi ada tidaknya tanda bahaya - demam tinggi, diare berdarah, tanda inflamasi. 1, 2
- Jika muntah menghambat rehidrasi oral dan tidak ada kontraindikasi:
- Monitor respons dan efek samping - perhatikan peningkatan volume feses dan tanda dehidrasi. 2, 4