What is the best medication for nausea associated with diarrhea?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 7, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Obat Mual Terbaik untuk Diare

Ondansetron adalah obat antimual terbaik untuk diare yang disertai muntah, karena dapat memfasilitasi rehidrasi oral tanpa memperlambat motilitas usus seperti loperamide. 1, 2

Prinsip Utama Pengobatan

Rehidrasi adalah prioritas utama - obat antimual hanya sebagai terapi tambahan setelah pasien terhidrasi dengan adekuat, bukan pengganti terapi cairan dan elektrolit. 1

Rekomendasi Berdasarkan Usia

Anak >4 Tahun dan Remaja

  • Ondansetron dapat diberikan untuk gastroenteritis akut dengan muntah guna memfasilitasi toleransi rehidrasi oral (rekomendasi lemah, bukti moderat). 1, 2
  • Ondansetron mengurangi muntah dan kebutuhan rawat inap untuk rehidrasi intravena. 3

Anak <4 Tahun

  • Tidak ada rekomendasi rutin untuk penggunaan antiemetik pada kelompok usia ini. 1
  • Hindari ondansetron pada anak dengan penyakit jantung karena risiko perpanjangan interval QT. 2, 4

Dewasa

  • Ondansetron dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan setelah rehidrasi adekuat. 1, 2
  • Ondansetron sama efektifnya dengan promethazine tetapi tidak menyebabkan sedasi atau akathisia. 5

Mekanisme Kerja dan Keunggulan Ondansetron

  • Ondansetron bekerja sebagai antagonis selektif reseptor 5-HT3 yang memblokir serotonin di chemoreceptor trigger zone, sehingga menghambat refleks muntah. 2
  • Tidak memiliki efek antimotilitas seperti loperamide, sehingga tidak memperlambat eliminasi patogen dari usus. 2, 4
  • Tidak menyebabkan sedasi atau akathisia yang sering terjadi dengan antiemetik lain seperti promethazine atau metoclopramide. 5

Peringatan Penting

Kontraindikasi Absolut

  • Hindari pada diare inflamasi (berdarah) atau diare dengan demam tinggi karena risiko megakolon toksik. 2
  • Hindari pada pasien dengan riwayat penyakit jantung atau perpanjangan QT interval. 2, 4

Efek Samping yang Perlu Diperhatikan

  • Ondansetron dapat meningkatkan volume feses meskipun mengurangi muntah - ini adalah efek samping yang dilaporkan dalam beberapa studi. 1, 2, 4
  • Diare dilaporkan sebagai efek samping pada 4-6% pasien yang menerima ondansetron. 4
  • Risiko sindrom serotonin jika digunakan bersamaan dengan obat serotonergik lain. 4

Alternatif Antiemetik Lain

Metoclopramide

  • Dapat digunakan sebagai alternatif, tetapi berisiko menyebabkan akathisia yang dapat berkembang hingga 48 jam setelah pemberian. 5
  • Memerlukan monitoring ketat untuk efek samping ekstrapiramidal. 5

Promethazine

  • Lebih menyebabkan sedasi dibanding ondansetron dan memiliki potensi kerusakan vaskular pada pemberian intravena. 5
  • Dapat menjadi pilihan jika sedasi diinginkan. 5

Prochlorperazine

  • Efektif tetapi juga berisiko menyebabkan akathisia seperti metoclopramide. 5

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan gunakan ondansetron sebagai pengganti rehidrasi - rehidrasi tetap menjadi terapi utama. 1
  • Jangan berikan loperamide pada anak <18 tahun dengan diare akut karena risiko komplikasi serius termasuk kematian. 1, 2
  • Jangan gunakan ondansetron pada diare berdarah atau dengan demam tinggi karena dapat menutupi kondisi yang memerlukan antibiotik atau menyebabkan megakolon toksik. 2
  • Ondansetron bukan obat untuk mengobati diare itu sendiri - fungsinya hanya memfasilitasi rehidrasi oral dengan mengurangi muntah. 2

Algoritma Penggunaan

  1. Pastikan status hidrasi - berikan rehidrasi oral (ORS) atau intravena sesuai derajat dehidrasi. 1
  2. Evaluasi ada tidaknya tanda bahaya - demam tinggi, diare berdarah, tanda inflamasi. 1, 2
  3. Jika muntah menghambat rehidrasi oral dan tidak ada kontraindikasi:
    • Anak >4 tahun: berikan ondansetron 1, 2
    • Dewasa: berikan ondansetron setelah hidrasi adekuat 1, 2
  4. Monitor respons dan efek samping - perhatikan peningkatan volume feses dan tanda dehidrasi. 2, 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Penggunaan Ondansetron pada Gastroenteritis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.