Dosis Awal Adenosin untuk SVT: Mulai dengan 6 mg
Anda harus memulai dengan adenosin 6 mg sebagai dosis awal, bukan langsung 12 mg. Ini adalah rekomendasi standar dari American College of Cardiology/American Heart Association/Heart Rhythm Society dan FDA. 1, 2, 3
Protokol Pemberian yang Benar
Algoritma dosis bertahap:
- Dosis pertama: 6 mg IV bolus cepat melalui vena proksimal (sedekat mungkin dengan jantung), diikuti segera dengan flush saline 20 ml 1, 2
- Jika tidak ada konversi dalam 1-2 menit: berikan 12 mg IV bolus cepat dengan flush saline 1, 2
- Jika masih belum berhasil: dapat mengulangi dosis 12 mg sekali lagi 1, 2
- Dosis maksimal total yang aman dilaporkan hingga 24 mg 1
Mengapa Tidak Langsung 12 mg?
Meskipun studi terbaru tahun 2025 menunjukkan bahwa dosis awal 12 mg dikaitkan dengan peningkatan 65% kemungkinan perbaikan prehospital dan pengurangan 28% kemungkinan rawat inap dibandingkan 6 mg 4, pedoman resmi tetap merekomendasikan memulai dengan 6 mg karena beberapa alasan penting:
- 70% pasien berhasil dikonversi dengan dosis 6 mg atau kurang dalam studi klinis 5
- Waktu paruh adenosin sangat singkat (kurang dari 10 detik), sehingga titrasi dosis cepat aman dilakukan 6, 7
- Efek samping bersifat dose-dependent, meskipun umumnya transien (kurang dari 60 detik) 1, 6
- Pendekatan bertahap memungkinkan evaluasi respons individual pasien 1, 2
Pertimbangan Khusus untuk Dosis
Kurangi dosis awal menjadi 3 mg jika:
- Pasien menggunakan dipyridamole atau carbamazepine 2
- Pasien dengan jantung transplantasi 2
- Pemberian melalui akses vena sentral (karena dosis efektif 77% lebih rendah pada pemberian sentral) 8
Tingkatkan dosis jika:
Keamanan dan Monitoring
Persiapan wajib sebelum pemberian:
- Defibrilator harus tersedia, terutama jika ada kemungkinan Wolff-Parkinson-White syndrome (risiko memicu atrial fibrilasi dengan respons ventrikel cepat) 2
- Rekam EKG kontinyu selama pemberian untuk nilai diagnostik dan dokumentasi 2
- Peralatan resusitasi harus siap 2
Kontraindikasi absolut:
- AV blok derajat 2 atau 3 (kecuali ada pacu jantung) 3
- Penyakit sinus node seperti sick sinus syndrome 3
- Penyakit paru bronkokonstriksi atau bronkospastik (misalnya asma) 1, 2, 3
- Hipersensitivitas terhadap adenosin 3
Efek Samping yang Perlu Diantisipasi
Efek samping paling umum (>10% pasien):
- Flushing, nyeri dada, sesak napas, nyeri tenggorokan/leher/rahang, ketidaknyamanan gastrointestinal, pusing 3
- Hampir semua efek samping berlangsung kurang dari 1 menit karena waktu paruh yang sangat singkat 1, 6
Komplikasi serius (jarang):
- Cardiac arrest, aritmia ventrikel, infark miokard 3
- Bronkospasme (terutama pada pasien asma) 1, 3
- Hipotensi signifikan 3
- Kejang (onset baru atau rekurensi) 3
Manajemen Pasca-Konversi
Setelah konversi berhasil: