What are the differences between bacterial pneumonia and viral pneumonia?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 20, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Perbedaan Pneumonia Bakterial dan Viral

Pneumonia bakterial dan viral memiliki pola klinis, radiologis, dan prognostik yang berbeda, dengan pneumonia bakterial sekunder lebih sering terjadi (hingga 4 kali lebih umum) namun memiliki mortalitas lebih rendah (7-24%) dibandingkan pneumonia viral primer (>40%), dan keduanya tidak dapat dibedakan secara pasti hanya berdasarkan gejala klinis saja. 1, 2

Pola Temporal dan Onset

Pneumonia Viral (Primer)

  • Onset cepat dengan perburukan dramatis dalam 48 jam setelah demam dimulai, ditandai dengan sesak napas progresif dan batuk yang awalnya kering kemudian menjadi produktif dengan sputum bercampur darah 2, 3, 4
  • Kematian biasanya terjadi dalam 7 hari setelah masuk rumah sakit dengan mortalitas >40% meskipun mendapat perawatan intensif maksimal 1, 2

Pneumonia Bakterial (Sekunder)

  • Pola bifasik yang khas: gejala influenza awal membaik, kemudian demam muncul kembali 4-5 hari kemudian dengan perburukan gejala respirasi 1, 3
  • Berkembang selama periode konvalesen awal (4-5 hari dari onset gejala awal), meskipun pada beberapa kasus gejala pneumonia bercampur dengan gejala influenza awal 1
  • Mortalitas lebih rendah (7-24%) dibandingkan pneumonia viral primer 1, 2

Karakteristik Klinis

Pneumonia Viral

  • Batuk nonproduktif yang kemudian menjadi produktif dengan sputum bercampur darah 3, 4
  • Dispnea yang memburuk dengan cepat 4
  • Pada anak: lebih sering disertai otitis media akut (41% vs 18%), dispnea (48% vs 25%), dan ronki pada auskultasi (47% vs 26%) 5
  • Usia pasien cenderung lebih muda (rata-rata 2.8 tahun vs 4.1 tahun untuk bakterial) 5

Pneumonia Bakterial

  • Batuk produktif dengan sputum purulen atau berwarna karat 3
  • Temuan fokal pada pemeriksaan dada: krepitasi terlokalisir, suara napas bronkial, dan pekak pada perkusi 3
  • Pada anak: lebih sering nyeri dada, sakit kepala, dan penurunan suara napas 5
  • Onset lebih bertahap dengan respons terhadap antibiotik 3

Pola Radiologis

Pneumonia Viral

  • Infiltrat difus bilateral terutama di zona tengah paru 1
  • Meskipun konsolidasi fokal juga dapat ditemukan 1

Pneumonia Bakterial

  • Pola konsolidasi lobar yang khas 1, 3
  • Infiltrat fokal, unilateral 3

Pneumonia Campuran Viral-Bakterial

  • Konsolidasi lobar yang bertumpang tindih dengan infiltrat difus bilateral 1, 2
  • Mortalitas tinggi (>40%), sama dengan pneumonia viral primer 1, 2

Patogen yang Terlibat

Pneumonia Bakterial Sekunder

  • Streptococcus pneumoniae (patogen predominan, 48% pada pandemi 1968) 1, 6
  • Staphylococcus aureus (2.5 kali lebih sering pada pandemi, mortalitas 47% vs 16% untuk non-stafilokokus, risiko abses paru 14% vs 2%) 1, 3
  • Haemophilus influenzae 1, 3
  • Streptokokus β-hemolitik grup A, C, dan G 1

Keterbatasan Diagnostik Klinis

Penting untuk dipahami bahwa gejala klinis dan tanda-tanda pneumonia viral dan bakterial sangat tumpang tindih, sehingga tidak mungkin membedakan keduanya hanya berdasarkan presentasi klinis. 5

  • Pemeriksaan radiografi dada tidak dapat membedakan secara reliabel antara pneumonia viral dan bakterial, atau membedakan berbagai patogen bakterial 1
  • Reaktan fase akut (jumlah sel darah putih, CRP, ESR) memiliki distribusi nilai yang luas dalam setiap kelompok dan tidak dapat mengidentifikasi cut-off point yang reliabel untuk membedakan infeksi bakterial dari viral 1
  • Beberapa agen viral (terutama adenovirus atau virus influenza) mampu menyebabkan infeksi invasif dan menginduksi respons host yang sangat mirip dengan infeksi bakterial invasif 1

Peringatan Klinis Penting

  • Pneumonia stafilokokus memiliki prognosis yang sangat buruk dengan mortalitas 47% dan risiko pembentukan abses paru yang lebih tinggi (14% vs 2%), sehingga memerlukan kewaspadaan khusus 1, 3
  • Jangan berasumsi semua pneumonia pasca-influenza adalah bakterial, karena pneumonia viral primer dapat terjadi dan memiliki implikasi manajemen yang berbeda 3
  • Infeksi campuran viral-bakterial terjadi pada proporsi signifikan (8-40%) kasus pneumonia yang didapat di komunitas pada anak 6
  • Pada anak dengan perkembangan neurologis terlambat atau aspirasi benda asing, pertimbangkan organisme anaerob dan Streptococcus milleri 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Viral Pneumonia Complications and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Distinguishing Influenza B from Bacterial Pneumonia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

[Influenza pneumonia].

La Revue du praticien, 2003

Research

Symptoms and signs of community-acquired pneumonia in children.

Scandinavian journal of primary health care, 2003

Guideline

Common Infections in Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.