Can high-dose collagen intake improve hypertension?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Asupan Kolagen Dosis Tinggi Tidak Memperbaiki Hipertensi

Tidak ada bukti dari pedoman klinis yang mendukung penggunaan kolagen untuk menurunkan tekanan darah, dan kolagen tidak termasuk dalam rekomendasi berbasis bukti untuk manajemen hipertensi. Meskipun terdapat beberapa penelitian hewan dan satu studi kecil pada manusia yang menunjukkan efek potensial, kolagen tidak direkomendasikan oleh organisasi kardiologi atau hipertensi utama manapun 1, 2.

Posisi Pedoman Klinis

Pedoman dari American College of Cardiology, American Heart Association, dan European Society of Cardiology tidak menyebutkan kolagen sebagai intervensi untuk hipertensi 1, 2. Faktanya, pedoman International Working Group on the Diabetic Foot secara eksplisit merekomendasikan untuk tidak menggunakan kolagen bahkan untuk indikasi lain (penyembuhan luka), dengan tingkat rekomendasi "Strong; Low" 3.

Bukti Penelitian yang Terbatas

Meskipun ada beberapa studi pada hewan yang menunjukkan kolagen dapat mempengaruhi sintesis kolagen vaskular 4, 5, dan satu studi kecil pada 15 subjek manusia dengan hipertensi ringan yang menunjukkan penurunan tekanan darah 11.8 mmHg 6, bukti ini:

  • Tidak cukup kuat untuk masuk ke dalam pedoman klinis
  • Belum direplikasi dalam uji klinis besar
  • Tidak memiliki data jangka panjang tentang keamanan dan efektivitas 6

Intervensi yang Seharusnya Diprioritaskan

Sebagai gantinya, American College of Cardiology dan American Heart Association merekomendasikan intervensi dengan bukti kuat (Class I, Level A) 2:

Penurunan Berat Badan

  • Penurunan ~1 mm Hg per kilogram berat badan yang hilang
  • Reduksi total ~5 mm Hg pada tekanan sistolik 2

Diet DASH

  • Reduksi 11 mm Hg pada hipertensi dan 3 mm Hg pada normotensi
  • Kaya buah, sayuran, produk susu rendah lemak 2, 3

Pengurangan Natrium

  • Target optimal <1500 mg/hari
  • Reduksi 5-6 mm Hg pada tekanan sistolik 2, 3

Suplementasi Kalium

  • Target 3500-5000 mg/hari melalui makanan
  • Reduksi 4-5 mm Hg pada tekanan sistolik
  • Kontraindikasi pada penyakit ginjal kronik 2, 3

Aktivitas Fisik Terstruktur

  • 3-4 kali per minggu
  • Reduksi 5-8 mm Hg pada tekanan sistolik 2

Moderasi Alkohol

  • Maksimal 2 minuman/hari (pria) atau 1 minuman/hari (wanita)
  • Reduksi 4 mm Hg pada tekanan sistolik 2, 3

Peringatan Penting

American College of Cardiology merekomendasikan skrining pasien untuk penggunaan suplemen yang dapat meningkatkan tekanan darah atau mengganggu obat antihipertensi 7. Meskipun kolagen tidak secara spesifik disebutkan sebagai suplemen yang meningkatkan tekanan darah, tidak adanya bukti manfaat yang kuat berarti sumber daya sebaiknya difokuskan pada intervensi yang terbukti efektif 1, 2.

Kombinasi Intervensi

Penggunaan dua atau lebih intervensi berbasis bukti menghasilkan efek yang lebih substansial, dengan kombinasi intervensi yang saling melengkapi dan memperkuat 2. Pada hipertensi stage 1, intervensi non-farmakologis mungkin cukup untuk mencapai target tekanan darah, sementara pada stage 2 umumnya memerlukan terapi farmakologis tambahan 2.

References

Guideline

Fish Oil Supplements for Hypertension Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Non-Pharmacological Measures to Lower Blood Pressure

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Synthesis of collagen in cardiac and vascular walls.

Hypertension (Dallas, Tex. : 1979), 1984

Guideline

Impact of Supplements on Blood Pressure

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.