What type of antipsychotic is used for schizophrenia?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Jenis Antipsikotik untuk Skizofrenia

Antipsikotik diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama: antipsikotik generasi pertama (tipikal/konvensional) yang bekerja sebagai antagonis reseptor dopamin D2, dan antipsikotik generasi kedua (atipikal) yang memiliki aktivitas antagonis serotonin-dopamin, dengan pilihan lini pertama adalah antipsikotik generasi kedua seperti aripiprazol karena profil efek samping metabolik yang lebih baik. 1, 2

Klasifikasi Berdasarkan Mekanisme Kerja

Antipsikotik Generasi Pertama (Tipikal)

  • Potensi tinggi: Haloperidol—kurang menyebabkan sedasi tetapi lebih banyak menyebabkan gejala ekstrapiramidal 2
  • Potensi rendah: Chlorpromazine—lebih menyebabkan sedasi dengan gejala ekstrapiramidal lebih sedikit, tetapi efek antikolinergik, antihistamin, dan alfa-adrenergik lebih besar 2
  • Semua bekerja sebagai antagonis reseptor dopamin D2 3

Antipsikotik Generasi Kedua (Atipikal)

  • Bekerja sebagai antagonis reseptor serotonin-dopamin dengan berbagai afinitas reseptor 2, 4
  • Contoh: Amisulpride, olanzapine, risperidone, quetiapine 2, 5
  • Setidaknya sama efektifnya dengan antipsikotik tipikal untuk gejala positif, dan mungkin lebih efektif untuk gejala negatif 3

Antipsikotik Generasi Ketiga

  • Aripiprazol memiliki aktivitas agonis parsial reseptor dopamin, membedakannya secara farmakologis 2
  • Profil metabolik lebih baik dengan risiko kenaikan berat badan rendah dan dampak minimal pada kadar prolaktin 1

Algoritma Pemilihan Antipsikotik

Lini Pertama

  • Mulai dengan monoterapi antipsikotik atipikal tunggal sebagai pilihan awal 1
  • Aripiprazol direkomendasikan sebagai pilihan lini pertama karena profil metabolik yang superior 1
  • Hindari agen dengan sifat antikolinergik tinggi karena dapat mengganggu fungsi kognitif 1
  • Dosis terapeutik harus diberikan selama minimal 4-6 minggu untuk menilai efikasi 3, 1

Lini Kedua

  • Jika antipsikotik pertama gagal setelah dosis dan durasi yang adekuat (minimal 4-6 minggu), ganti ke antipsikotik atipikal lain sebagai monoterapi 1
  • Pertimbangkan formulasi injeksi kerja panjang atau pengukuran konsentrasi darah untuk menyingkirkan ketidakpatuhan 1

Lini Ketiga: Clozapine

  • Clozapine harus dimulai jika dua uji coba antipsikotik non-clozapine yang adekuat telah gagal dan tidak ada kontraindikasi absolut 1, 6
  • Clozapine memiliki efikasi terdokumentasi terbaik untuk skizofrenia resisten pengobatan pada dewasa 3
  • Sekitar 34% pasien memerlukan clozapine untuk skizofrenia resisten pengobatan 1
  • Peringatan penting: Clozapine memiliki risiko neutropenia dan kejang yang signifikan, terutama pada remaja 3

Lini Keempat: Polifarmasi

  • Polifarmasi hanya boleh dipertimbangkan setelah langkah-langkah di atas gagal menghasilkan hasil yang memuaskan 1
  • Kombinasi aripiprazol dan clozapine adalah kombinasi yang paling didukung bukti 1
  • Augmentasi clozapine dengan aripiprazol dapat mengurangi dosis clozapine yang diperlukan, efek samping, dan gejala residual 1

Peringatan Klinis Penting

Klasifikasi yang Menyesatkan

  • Perbedaan antara antipsikotik generasi pertama dan kedua bukan kategori yang jelas dari perspektif farmakologis atau klinis dan tidak boleh digunakan untuk memandu pilihan psikotropik 2, 7
  • Pemilihan pengobatan harus berdasarkan profil farmakodinamik obat individual, profil efek samping, dan faktor spesifik pasien 2

Risiko Kardiak

  • Baik antipsikotik tipikal maupun atipikal membawa risiko kematian jantung mendadak yang meningkat secara serupa, dengan efek tergantung dosis 2

Kebutuhan Pengobatan Jangka Panjang

  • Sekitar 70% pasien memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mengontrol gejala 1
  • Formulasi injeksi kerja panjang berharga untuk kepatuhan 1
  • Pasien episode pertama harus menerima pengobatan pemeliharaan psikofarmakologis selama 1-2 tahun setelah episode awal 3

Respons Tidak Adekuat

  • Setidaknya 20% individu tidak mengalami respons substansial terhadap monoterapi, memerlukan eskalasi algoritma pengobatan 1

Monitoring yang Diperlukan

Sebelum memulai antipsikotik, ukur 1:

  • BMI, lingkar pinggang, tekanan darah
  • HbA1c, glukosa, lipid
  • Prolaktin, fungsi hati, urea dan elektrolit
  • Hitung darah lengkap dan EKG

Monitoring lanjutan: Glukosa pada 4 minggu setelah inisiasi; BMI, lingkar pinggang, dan tekanan darah mingguan selama 6 minggu; semua parameter diulang setelah 3 bulan kemudian tahunan 1

References

Guideline

Management of Schizophrenia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Antipsychotic Medication Classification and Treatment

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

[Antipsychotics].

Therapeutische Umschau. Revue therapeutique, 2009

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.