What foods are recommended for weight loss and obesity management?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 23, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Makanan untuk Menurunkan Berat Badan dan Mengatasi Obesitas

Untuk menurunkan berat badan, konsumsi diet dengan defisit kalori 500-1000 kkal/hari yang menekankan sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, produk susu rendah lemak, dan daging tanpa lemak, sambil membatasi makanan tinggi lemak jenuh, gula tambahan, dan makanan olahan. 1

Prinsip Dasar Penurunan Berat Badan

Defisit energi adalah faktor terpenting dalam penurunan berat badan, bukan komposisi makronutrien spesifik. 2, 3, 4 Berbagai pendekatan diet dapat menghasilkan penurunan berat badan yang sebanding selama menciptakan defisit kalori. 2

Target Kalori Harian

  • Wanita: 1200-1500 kkal/hari 1
  • Pria: 1500-1800 kkal/hari 1
  • Alternatif: Buat defisit 500-750 kkal/hari dari kebutuhan normal 1

Makanan yang Harus Diperbanyak

Sayuran dan Buah-buahan

  • Konsumsi minimal 5 porsi per hari (300-500 gram sayuran, termasuk setengahnya berwarna hijau gelap) 1
  • Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, wortel, bawang, paprika 1
  • Buah-buahan seperti blueberry, stroberi, apel, jeruk, pisang, anggur 1
  • Batasi kentang putih/russet karena tinggi pati 1

Biji-bijian Utuh

  • Konsumsi 3 porsi per hari menggantikan biji-bijian olahan 1
  • Oat, bulgur, couscous gandum utuh, barley, roti gandum utuh, sereal gandum utuh, beras merah 1
  • 70 gram untuk wanita, 90 gram untuk pria 1

Kacang-kacangan dan Biji-bijian

  • Konsumsi 4 porsi per minggu (1 ons per porsi) 1
  • Almond, kenari, kacang tanah, hazelnut, mete, pecan, kacang Brazil, biji bunga matahari, biji wijen 1
  • Kacang polong, lentil, kacang merah minimal 2 kali per minggu 1

Ikan dan Makanan Laut

  • Konsumsi 2 porsi atau lebih per minggu (100 gram per porsi) 1
  • Prioritaskan ikan berlemak: salmon, tuna, makarel, trout, herring, sarden 1

Produk Susu

  • Konsumsi 2-3 porsi per hari 1
  • Yogurt, keju, susu (rendah lemak atau full-fat keduanya dapat diterima) 1
  • 300 gram susu dan produk susu per hari 1

Minyak Nabati

  • Konsumsi 2-6 porsi per hari (1 sendok teh per porsi) 1
  • Minyak kedelai, kanola, minyak zaitun extra virgin, minyak safflower, minyak kacang 1

Makanan yang Harus Dibatasi

Biji-bijian Olahan dan Gula Tambahan

  • Maksimal 1-2 porsi per hari 1
  • Roti putih, nasi putih, sereal sarapan kebanyakan, kerupuk, granola bar, permen, kue 1
  • Hindari minuman manis sama sekali 1

Daging Olahan

  • Maksimal 1 porsi per minggu (50 gram per porsi) 1
  • Bacon, sosis, hot dog, pepperoni, salami, daging deli rendah lemak 1
  • Batasi konsumsi karena tinggi natrium dan nitrat 1

Daging Merah Tidak Olahan

  • Maksimal 2-3 porsi per minggu (100 gram per porsi) 1
  • Daging sapi, babi, domba segar/beku 1

Lemak Trans Industrial

  • Jangan konsumsi sama sekali 1
  • Hindari makanan yang mengandung minyak nabati terhidrogenasi parsial 1

Natrium

  • Maksimal 2000 mg per hari 1
  • Sumber umum: roti, ayam yang disuntik, keju, daging olahan, sup, makanan kaleng 1

Pola Diet yang Terbukti Efektif

Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension)

  • Menekankan buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak 1
  • Penurunan berat badan 5 kg dalam 6 bulan ketika dikombinasikan dengan intervensi gaya hidup 1
  • Terutama bermanfaat untuk pasien dengan hipertensi dan penyakit kardiovaskular 1

Diet Mediterania

  • Fokus pada makanan nabati, minyak zaitun extra virgin, konsumsi moderat susu, telur, unggas, ikan 1
  • Penurunan berat badan 4 kg dalam 24 bulan dengan pembatasan kalori 1
  • Direkomendasikan untuk pasien dengan penyakit hati berlemak, pre-diabetes, dan diabetes 1

Diet Vegetarian

  • Mengurangi berat badan 2,15 kg, BMI 0,74 kg/m², dan lingkar pinggang 2,86 cm 1
  • Dapat berupa lacto-ovo vegetarian, lacto vegetarian, atau vegan 1

Puasa Intermiten

  • Sama efektifnya dengan diet rendah kalori konvensional 1
  • Dapat direkomendasikan untuk pasien yang sesuai 1

Strategi Tambahan untuk Keberhasilan

Kontrol Porsi

  • Gunakan makanan kemasan siap saji atau pengganti makanan cair untuk meningkatkan kontrol porsi 1
  • Ukuran porsi yang lebih besar meningkatkan asupan makanan 1

Kepadatan Energi Rendah

  • Pilih makanan dengan kepadatan energi rendah (tinggi air, rendah lemak) 1
  • Asupan energi berbanding terbalik dengan kepadatan energi makanan 1

Frekuensi Kontak Profesional

  • Program intervensi gaya hidup komprehensif minimal 14 sesi dalam 6 bulan 1
  • Kontak tatap muka lebih efektif daripada elektronik, meskipun keduanya dapat membantu 1
  • Kepatuhan adalah faktor terpenting untuk keberhasilan penurunan berat badan 2, 3

Peringatan Penting

  • Hindari diet sangat rendah kalori (<800 kkal/hari) kecuali dalam keadaan terbatas dengan pengawasan medis ketat 1
  • Diet rendah karbohidrat ekstrem dapat menyebabkan defisiensi mineral, elektrolit, dan vitamin 1
  • Penurunan berat badan 3-5% sudah memberikan manfaat klinis yang bermakna pada trigliserida, glukosa darah, dan risiko diabetes 1
  • Penurunan berat badan yang lebih besar (>5%) memberikan manfaat tambahan pada tekanan darah, kolesterol LDL dan HDL 1
  • Target penurunan berat badan yang realistis: 0,5-1 kg per minggu selama 6 bulan 1, 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Optimal Diet Strategies for Weight Loss and Weight Loss Maintenance.

Journal of obesity & metabolic syndrome, 2021

Research

Diet and exercise in management of obesity and overweight.

Journal of gastroenterology and hepatology, 2013

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.