Faktor Risiko MRSA
Riwayat infeksi atau kolonisasi MRSA sebelumnya dalam setahun terakhir adalah prediktor tunggal paling dapat diandalkan untuk infeksi MRSA. 1, 2
Faktor Risiko Paparan Layanan Kesehatan
Paparan terhadap fasilitas kesehatan merupakan kategori risiko utama untuk MRSA:
- Rawat inap dalam 12-24 bulan terakhir meningkatkan risiko kolonisasi MRSA secara signifikan 2, 3
- Tinggal di fasilitas perawatan jangka panjang atau fasilitas rehabilitasi dalam 18 bulan terakhir adalah faktor risiko substansial 2, 3
- Transfer antar rumah sakit meningkatkan risiko MRSA 3
- Paparan berulang ke fasilitas kesehatan dalam 6 bulan sebelum rawat inap saat ini meningkatkan risiko pembawa MRSA 4
Faktor Risiko Penggunaan Antibiotik
- Penggunaan antibiotik dalam 3-12 bulan terakhir, terutama beta-laktam, karbapenem, atau kuinolon, meningkatkan risiko infeksi MRSA 2, 5, 3
- Penggunaan antibiotik jangka panjang atau tidak tepat dikaitkan dengan peningkatan risiko MRSA pada beberapa studi 1
- Pemberian tiga atau lebih antibiotik meningkatkan tingkat infeksi MRSA 6
Faktor Risiko Perangkat Invasif dan Luka
Keberadaan perangkat invasif atau gangguan integritas kulit meningkatkan risiko secara dramatis:
- Kateter vena sentral, kateter hemodialisis, kateter urin, tabung endotrakeal, tabung nasogastrik, atau drain adalah faktor risiko untuk infeksi MRSA 2, 6
- Luka terbuka atau kerusakan kulit, termasuk luka bedah, ulkus dekubitus, lesi kulit kronis, atau ulkus meningkatkan risiko 2, 5, 6
- Kateterisasi intravena memiliki hazard ratio 4.7 (95% CI 1.4-15.6) untuk berkembang menjadi infeksi MRSA 6
- Luka bedah memiliki hazard ratio 2.9 (95% CI 1.3-6.3) untuk infeksi MRSA 6
- Ulkus dekubitus memiliki hazard ratio 3.0 (95% CI 1.6-5.7) untuk infeksi MRSA 6
Faktor Risiko Komorbiditas
Kondisi medis kronis tertentu meningkatkan kerentanan terhadap MRSA:
- Diabetes mellitus, terutama pada infeksi kaki diabetik, meningkatkan risiko MRSA 1, 2, 5
- Penyakit ginjal kronis yang memerlukan hemodialisis adalah faktor risiko signifikan 2, 5
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) meningkatkan risiko 5
- Gagal jantung kongestif meningkatkan risiko 5
- Imunosupresi dari penyebab apa pun (terkait penyakit atau obat) meningkatkan risiko 5, 7
- Gagal hati kronis meningkatkan risiko 5
- Kanker lebih mungkin terjadi pada pasien yang terinfeksi dibandingkan kontrol 4
Faktor Risiko Spesifik untuk Infeksi Kaki Diabetik
Dalam konteks infeksi kaki diabetik, faktor risiko tambahan meliputi:
- Durasi luka kaki yang lama meningkatkan risiko MRSA 1
- Keberadaan osteomielitis dikaitkan dengan peningkatan risiko MRSA 1
- Kolonisasi nasal MRSA meningkatkan risiko infeksi 1
Faktor Risiko Pengaturan Perawatan Intensif
- Pasien ICU memiliki hazard ratio 26.9 (95% CI 5.7-126) untuk mengembangkan infeksi MRSA dalam empat hari pertama rawat inap dibandingkan dengan pasien medis 6
- Rawat inap ICU dalam 5 tahun terakhir meningkatkan risiko kolonisasi MRSA 3
- Prevalensi lokal MRSA yang tinggi di unit ICU atau rumah sakit tertentu adalah faktor risiko 2
Faktor Risiko Demografis dan Klinis
- Usia > 65 tahun meningkatkan risiko MRSA 7
- Jenis kelamin laki-laki adalah faktor risiko pada saat masuk ICU 7
- Pasien trauma atau medis memiliki risiko lebih tinggi 7
- Skor APACHE-II yang tinggi meningkatkan risiko 7
- Kelas evaluasi kesehatan kronis C atau D meningkatkan risiko 3
- Keberadaan penyakit fatal meningkatkan risiko 3
Faktor Risiko Prosedural
- Intervensi bedah dalam 60 bulan terakhir meningkatkan risiko kolonisasi MRSA 3
- Operasi darurat meningkatkan risiko pada saat masuk ICU 7
- Infeksi kulit-jaringan lunak atau infeksi kulit superfisial pasca-bedah meningkatkan risiko 7
Populasi Khusus Berisiko Tinggi (MRSA Komunitas)
- Anak-anak < 2 tahun berisiko tinggi untuk MRSA yang terkait dengan komunitas 5
- Atlet (terutama peserta olahraga kontak) berisiko tinggi 5
- Pengguna narkoba suntik berisiko tinggi 5
- Laki-laki homoseksual berisiko tinggi 5
- Personel militer berisiko tinggi 5
- Narapidana di fasilitas pemasyarakatan, rumah tinggal, atau tempat penampungan berisiko tinggi 5
- Dokter hewan, pemilik hewan peliharaan, dan peternak babi berisiko tinggi 5
Pertimbangan Epidemiologi Lokal untuk Terapi Empiris
Cakupan MRSA empiris harus dimulai ketika prevalensi MRSA lokal melebihi 50% dari isolat S. aureus untuk infeksi jaringan lunak ringan, atau 30% untuk infeksi sedang. 1, 2
Peringatan Penting
- Perbedaan antara infeksi MRSA yang didapat di layanan kesehatan dan yang terkait dengan komunitas telah menjadi kabur 1, 5
- Beberapa pasien dengan kolonisasi MRSA dapat sembuh dari infeksi mereka meskipun antibiotik tidak mencakup organisme ini, tetapi ini tidak boleh diandalkan 5
- Pasien yang dikolonisasi MRSA yang dirawat di ICU atau dirawat dari panti jompo memiliki risiko tinggi mengembangkan infeksi MRSA dan mungkin mendapat manfaat dari dekolonisasi 8
- Durasi rawat inap, tingkat readmisi, dan tingkat mortalitas secara signifikan lebih tinggi pada pasien yang mengembangkan infeksi MRSA dibandingkan dengan mereka yang tetap terkolonisasi 8