What is the recommended dose of vancomycin per kilogram of body weight and how should it be administered?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 24, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Vancomycin dan Cara Pemberiannya

Dosis Standar Berdasarkan Berat Badan

Untuk pasien dewasa dengan fungsi ginjal normal, vancomycin harus diberikan dengan dosis 15-20 mg/kg (berdasarkan berat badan aktual) setiap 8-12 jam secara intravena. 1, 2, 3

Dosis Berdasarkan Tingkat Keparahan Infeksi

  • Infeksi ringan hingga sedang: Dosis tradisional 1 gram setiap 12 jam biasanya memadai untuk pasien dengan berat badan normal dan tidak obesitas 2
  • Infeksi berat atau serius (bakteremia, endokarditis, meningitis, pneumonia, osteomielitis): Gunakan dosis loading 25-30 mg/kg (berat badan aktual) untuk mencapai konsentrasi terapeutik dengan cepat 2, 4
  • Dosis maksimum per pemberian tidak boleh melebihi 2 gram 2, 3

Dosis Pediatrik

  • Anak-anak: 10 mg/kg per dosis setiap 6 jam 1, 3
  • Neonatus (usia <1 bulan): Dosis awal 15 mg/kg, diikuti dengan 10 mg/kg setiap 12 jam untuk minggu pertama kehidupan, kemudian setiap 8 jam hingga usia 1 bulan 3
  • Setiap dosis harus diberikan selama minimal 60 menit 3

Cara Pemberian yang Benar

Protokol Infus Intravena

  • Kecepatan infus: Tidak boleh melebihi 10 mg/menit 4, 3
  • Durasi infus: Minimal 60 menit untuk setiap dosis, pilih yang lebih lama antara 60 menit atau kecepatan 10 mg/menit 4, 3
  • Konsentrasi larutan: Tidak boleh melebihi 5 mg/mL untuk meminimalkan reaksi terkait infus 4, 3
  • Pada pasien tertentu yang memerlukan restriksi cairan, konsentrasi hingga 10 mg/mL dapat digunakan, namun ini meningkatkan risiko reaksi infus 3

Pemberian Dosis Loading

  • Untuk dosis loading 25-30 mg/kg pada pasien sakit kritis, perpanjang waktu infus menjadi 2 jam 4
  • Pertimbangkan premedikasi dengan antihistamin untuk mengurangi risiko red man syndrome 4
  • Penting: Dosis loading TIDAK dipengaruhi oleh fungsi ginjal—hanya dosis pemeliharaan yang memerlukan penyesuaian 4

Monitoring Terapeutik

Target Konsentrasi Trough

  • Infeksi berat: Target konsentrasi trough 15-20 μg/mL 1, 2, 5
  • Infeksi ringan hingga sedang: Target konsentrasi trough 10-15 μg/mL 2
  • Parameter farmakodinamik terbaik adalah rasio AUC/MIC >400 2, 5

Waktu Pengambilan Sampel

  • Ambil sampel trough pada kondisi steady state, sebelum dosis keempat atau kelima 2
  • Monitoring wajib dilakukan pada pasien dengan disfungsi ginjal, obesitas, atau perubahan volume distribusi 2, 4

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • JANGAN menggunakan dosis tetap 1 gram tanpa mempertimbangkan berat badan pasien—ini menyebabkan underdosing pada mayoritas pasien, terutama yang berat badannya >70 kg 4
  • JANGAN menargetkan trough tinggi (15-20 μg/mL) untuk infeksi non-berat—ini meningkatkan risiko nefrotoksisitas tanpa manfaat tambahan 4
  • Jika MIC vancomycin ≥2 μg/mL, pertimbangkan terapi alternatif (daptomycin, linezolid, ceftaroline) karena target rasio AUC/MIC mungkin tidak tercapai 2, 4
  • Pada pasien dengan augmented renal clearance (CrCl >130 mL/min), pertimbangkan pemberian 15 mg/kg setiap 8 jam untuk mencapai target farmakokinetik 6

Penyesuaian Dosis pada Gangguan Fungsi Ginjal

  • Dosis awal tetap minimal 15 mg/kg bahkan pada pasien dengan gangguan ginjal ringan hingga sedang 3
  • Interval pemberian harus diperpanjang berdasarkan klirens kreatinin 3
  • Pada pasien anuria, dosis pemeliharaan 1.000 mg setiap 7-10 hari telah direkomendasikan 3
  • Monitoring konsentrasi serum sangat penting untuk optimalisasi terapi pada pasien dengan fungsi ginjal yang berubah 3

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.