Menentukan Skor Prognostik Ketika Jenis Tumor Belum Diketahui
Anda tidak dapat menentukan skor nomogram yang spesifik tanpa diagnosis histopatologi yang pasti, karena setiap jenis tumor memiliki sistem penilaian risiko yang berbeda dan memerlukan parameter prognostik yang spesifik untuk tumor tersebut. 1, 2
Prinsip Fundamental Diagnosis Sebelum Stratifikasi Risiko
Diagnosis histopatologi harus selalu didapatkan sebelum menentukan skor prognostik atau nomogram apapun. Pendekatan ini adalah standar dalam manajemen tumor solid:
Untuk tumor jaringan lunak yang dicurigai sarkoma: Diagnosis histopatologi pra-terapi wajib dilakukan melalui core biopsy perkutan, yang kemudian harus direview oleh patolog spesialis sarkoma 1
Untuk karsinoma dengan primer yang tidak diketahui (CUP): Evaluasi histologis diperlukan untuk mengkategorikan tumor sebagai adenokarsinoma berdiferensiasi baik/sedang, karsinoma berdiferensiasi buruk, karsinoma sel skuamosa, neoplasma tidak berdiferensiasi, atau karsinoma dengan diferensiasi neuroendokrin 1
Untuk lesi paru: Diagnosis patologi pra-terapi direkomendasikan sebelum terapi kuratif apapun, kecuali tim multidisiplin memutuskan bahwa risiko biopsi tidak dapat diterima pada pasien dengan kemungkinan keganasan tinggi berdasarkan temuan klinis dan pencitraan 1
Mengapa Nomogram Tidak Dapat Diterapkan Tanpa Diagnosis
Setiap jenis tumor memiliki faktor prognostik yang sangat berbeda:
Untuk GIST (Gastrointestinal Stromal Tumor): Nomogram memerlukan indeks mitosis, ukuran tumor, dan lokasi tumor sebagai tiga faktor prognostik utama 1, 2
Untuk tumor neuroendokrin usus halus: Nomogram (Modlin Score) menggunakan 15 variabel termasuk usia, jenis kelamin, gejala, ukuran tumor, invasi, metastasis, histologi, indeks Ki-67, dan terapi 3
Untuk rabdomiosarkoma: Sistem stratifikasi risiko memerlukan staging TNM pra-terapi dan pengelompokan klinis pasca-operasi, dengan pertimbangan khusus untuk subtipe histologi (alveolar vs embrional) 4
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan
1. Dapatkan Diagnosis Histopatologi Definitif
Core biopsy perkutan adalah modalitas diagnostik pilihan untuk massa yang dicurigai sarkoma atau tumor solid lainnya 1
Imunohistokimia harus diterapkan pada kasus yang berdiferensiasi buruk untuk menyingkirkan tumor yang kemosensitif dan berpotensi dapat disembuhkan (limfoma, tumor sel germinal) 1
Pewarnaan untuk CK7 dan CK20 dapat memberikan indikasi lokasi primer yang mungkin pada adenokarsinoma 1
2. Lakukan Staging yang Komprehensif
CT scan toraks, abdomen, dan pelvis merupakan pemeriksaan dasar minimal 1
MRI direkomendasikan untuk tumor primer, terutama untuk sarkoma jaringan lunak 1
FDG-PET/CT dapat berkontribusi pada manajemen pasien dengan tumor CUP, terutama yang memiliki adenopati servikal dan metastasis tunggal 1
3. Review Patologi oleh Spesialis
Review patologi spesialis sangat direkomendasikan karena tingkat diskordansi antara diagnosis yang dibuat di luar pusat spesialis berkisar 8-11% untuk diskordansi mayor dan 16-35% untuk diskordansi minor 1
Klasifikasi WHO 2020 harus digunakan untuk menentukan grade dan stage tumor 1
Peringatan Penting
Jangan pernah memulai terapi definitif atau menghitung skor prognostik tanpa diagnosis histopatologi yang pasti, kecuali dalam keadaan luar biasa dimana tim multidisiplin berpengalaman memutuskan bahwa risiko mendapatkan patologi tidak dapat diterima pada pasien dengan kemungkinan keganasan yang sangat tinggi (idealnya ≥85%) berdasarkan kriteria yang diterima 1
Heterogenitas tumor sangat signifikan: Core biopsy mungkin meremehkan grade tumor dibandingkan dengan patologi akhir karena heterogenitas tumor dan kurangnya representasi nekrosis dalam sampel kecil 1
Kesalahan diagnosis memiliki konsekuensi terapi yang serius: Diagnosis yang akurat sangat kritis karena mempengaruhi keputusan terapi, terutama mengenai terapi target seperti imatinib untuk GIST 2