Jawaban: CA 19-9 adalah pemeriksaan imunodiagnostik yang paling relevan untuk deteksi kanker pankreas
CA 19-9 merupakan biomarker yang paling tervalidasi dan paling berguna secara klinis untuk deteksi dini kanker kelenjar pankreas dibandingkan dengan pilihan lain yang disebutkan. 1
Dasar Pemilihan CA 19-9
CA 19-9 adalah satu-satunya tumor marker yang divalidasi dan digunakan secara luas dalam praktik klinis untuk kanker pankreas. 1, 2
Karakteristik CA 19-9 sebagai Biomarker Kanker Pankreas
CA 19-9 merupakan antigen Lewis A blood group yang tersialilasi, dengan sensitivitas 79-81% dan spesifisitas 80-90% pada pasien simptomatik dengan kanker pankreas 1, 2
CA 19-9 meningkat pada 70-80% pasien dengan kanker pankreas, termasuk 50-65% pasien dengan karsinoma kecil yang masih dapat direseksi 3
Level CA 19-9 berkorelasi dengan stadium AJCC dan resektabilitas tumor, memberikan informasi tambahan untuk staging dan menentukan kemungkinan operasi 1
Mengapa Pilihan Lain Tidak Sesuai
CA 15-3: Biomarker ini spesifik untuk kanker payudara, bukan kanker pankreas 2
PSA (Prostate-Specific Antigen): Marker ini khusus untuk kanker prostat, tidak relevan untuk kanker pankreas 2
Alkali Fosfatase: Enzim ini bukan tumor marker spesifik; dapat meningkat pada berbagai kondisi hepatobilier dan tulang, tidak spesifik untuk deteksi kanker pankreas 1
CEA (Carcinoembryonic Antigen): Meskipun dapat meningkat pada kanker pankreas, CEA memiliki akurasi diagnostik yang lebih rendah dibandingkan CA 19-9 untuk kanker pankreas 3, 4
Rekomendasi Penggunaan CA 19-9 dalam Praktik Klinis
Indikasi Pemeriksaan CA 19-9
NCCN merekomendasikan pengukuran level serum CA 19-9 sebelum operasi (kategori 3), setelah operasi sebelum terapi adjuvan, dan untuk surveillance jika level abnormal tinggi saat diagnosis (kategori 2B) 1
CA 19-9 berguna untuk evaluasi pasien simptomatik dengan kecurigaan kanker pankreas, bukan untuk skrining populasi asimptomatik 1, 2, 5
Keterbatasan Penting yang Harus Diperhatikan
5-10% populasi memiliki genotipe Lewis ab-negatif dan tidak dapat memproduksi CA 19-9, sehingga pemeriksaan tidak efektif pada individu ini 1, 2, 5
CA 19-9 dapat meningkat palsu (false positive) pada kondisi benign seperti infeksi bilier (kolangitis), inflamasi, atau obstruksi bilier dari etiologi apapun 1, 6
Level CA 19-9 berkorelasi dengan level bilirubin; obstruksi bilier dapat menyebabkan peningkatan false positive pada 10-60% kasus 6, 5
Interpretasi Hasil CA 19-9
Level CA 19-9 <100 U/ml mengindikasikan kemungkinan penyakit yang dapat direseksi, sedangkan level >100 U/ml dapat menunjukkan penyakit yang tidak dapat direseksi atau metastatik 5
CA 19-9 tidak boleh digunakan sendiri untuk diagnosis; selalu konfirmasi dengan studi imaging dan/atau biopsi 1, 2, 6
Pada pasien dengan ikterus obstruktif, sebaiknya ukur CA 19-9 setelah dekompresi bilier untuk menghindari hasil false positive 6
Peran dalam Monitoring
CA 19-9 dapat diukur pada awal terapi untuk penyakit locally advanced atau metastatik dan setiap 1-3 bulan selama terapi aktif untuk monitoring respons terapi 1, 2
Peningkatan serial CA 19-9 dapat mengindikasikan progresi penyakit, tetapi memerlukan konfirmasi dengan studi lain 1, 2
Normalisasi atau penurunan CA 19-9 ≥20-50% dari baseline setelah reseksi bedah atau kemoterapi berkaitan dengan survival yang lebih panjang 5
Kesimpulan Praktis
Jawaban yang benar adalah b. CA 19-9 - ini adalah satu-satunya biomarker yang tervalidasi dan direkomendasikan oleh guideline internasional (NCCN, ESMO, ASCO) untuk evaluasi kanker pankreas 1, 2