What is the difference between Totilac and 3% Sodium Chloride (NaCl) solution?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 25, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Perbedaan Totilac dan NaCl 3%

Totilac adalah larutan kristaloid seimbang (balanced crystalloid) yang mengandung elektrolit dalam komposisi fisiologis, sedangkan NaCl 3% adalah larutan hipertonik yang mengandung hanya natrium dan klorida dengan konsentrasi tinggi - keduanya memiliki indikasi klinis yang sangat berbeda dan tidak dapat dipertukarkan.

Komposisi dan Karakteristik

Totilac (Larutan Seimbang)

  • Totilac termasuk kategori larutan kristaloid seimbang yang mengandung elektrolit multipel dalam proporsi mendekati fisiologis 1
  • Larutan seimbang seperti Totilac memiliki osmolaritas 280-310 mOsm/L (isotonik) 2
  • Mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan buffer (laktat atau asetat) untuk menjaga keseimbangan asam-basa 2

NaCl 3% (Larutan Hipertonik)

  • NaCl 3% adalah larutan hipertonik yang hanya mengandung natrium klorida dengan konsentrasi 3% (513 mEq/L natrium) 2
  • Osmolaritas jauh lebih tinggi dari plasma (>600 mOsm/L), menciptakan gradien osmotik yang kuat 2
  • Tidak mengandung elektrolit lain atau buffer 2

Indikasi Klinis yang Berbeda

Indikasi Totilac (Larutan Seimbang)

  • Resusitasi cairan lini pertama untuk sebagian besar pasien kritis, termasuk syok hemoragik tanpa cedera otak traumatik 1
  • Terapi cairan perioperatif pada pembedahan dengan risiko perdarahan sedang hingga tinggi 2
  • Resusitasi sepsis untuk mengurangi risiko cedera ginjal dan asidosis hiperkloremik 1
  • Luka bakar sebagai pilihan tradisional untuk resusitasi cairan awal 1

Indikasi NaCl 3% (Larutan Hipertonik)

  • Hiponatremia simtomatik berat (kejang, koma, perubahan status mental akut) dengan target koreksi 6 mEq/L dalam 6 jam 2
  • Cedera otak traumatik dengan tanda neurologis fokal karena efek osmotiknya untuk mengurangi edema serebral 2
  • SIADH dengan gejala berat yang memerlukan koreksi natrium cepat 2
  • Hipertensi intrakranial pada pasien neurosurgis 2

Perbedaan Mekanisme Kerja

Totilac

  • Menyediakan ekspansi volume intravaskular dengan rasio 1:1 hingga 1.5:1 2
  • Mempertahankan keseimbangan asam-basa lebih baik dibanding NaCl 0.9% 2
  • Mengurangi risiko asidosis hiperkloremik pada pemberian volume besar (>5000 mL) 2
  • Menurunkan kebutuhan transfusi darah pada pasien dengan risiko perdarahan tinggi 2

NaCl 3%

  • Menciptakan gradien osmotik yang menarik air dari kompartemen intraseluler ke intravaskular 2
  • Meningkatkan natrium serum secara cepat untuk mengatasi edema serebral 2
  • Efek osmotik mengurangi tekanan intrakranial pada cedera otak 2
  • Tidak direkomendasikan untuk resusitasi volume karena tidak menurunkan mortalitas 2

Kontraindikasi dan Peringatan Penting

Totilac (Larutan Seimbang)

  • Hindari pada cedera otak traumatik - gunakan NaCl 0.9% isotonik sebagai gantinya 1
  • Hindari pada disfungsi hati berat jika mengandung laktat karena gangguan metabolisme laktat 1
  • Hindari pada hiperkalemia berat karena mengandung kalium 1

NaCl 3%

  • TIDAK untuk resusitasi syok hemoragik - meta-analisis 2932 pasien menunjukkan tidak ada manfaat mortalitas (RR 0.96) 2
  • Risiko koreksi natrium terlalu cepat dapat menyebabkan mielinolisis pontine sentral jika melebihi 8 mEq/L per 24 jam 2
  • Memerlukan monitoring ketat dengan pemeriksaan natrium setiap 2 jam pada gejala berat 2
  • Harus dihentikan ketika gejala berat teratasi, kemudian beralih ke protokol gejala ringan atau asimtomatik 2

Algoritma Pemilihan Cairan

Gunakan Totilac (Larutan Seimbang) Jika:

  1. Pasien memerlukan resusitasi cairan untuk syok hemoragik TANPA cedera otak 1
  2. Pasien sepsis memerlukan resusitasi volume 1
  3. Pembedahan dengan perdarahan signifikan 2
  4. Tidak ada kontraindikasi spesifik (cedera otak, hiperkalemia berat, disfungsi hati berat) 1

Gunakan NaCl 3% Jika:

  1. Hiponatremia <120 mEq/L dengan gejala berat (kejang, perubahan status mental, koma) 2
  2. Cedera otak traumatik dengan tanda neurologis fokal DAN syok hemoragik bersamaan 2
  3. SIADH dengan gejala neurologis berat 2
  4. Pasien perdarahan subaraknoid dengan risiko vasospasme 2

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • JANGAN menggunakan NaCl 3% untuk resusitasi volume rutin - pedoman 2022 memberikan rekomendasi GRADE 1- (kuat) MENENTANG penggunaannya untuk menurunkan mortalitas pada syok hemoragik 2
  • JANGAN menggunakan larutan seimbang pada cedera otak traumatik - studi 300 pasien menunjukkan mortalitas lebih tinggi dengan Ringer Laktat (HR 1.78, p=0.035) 2
  • JANGAN mengoreksi natrium >6 mEq/L dalam 6 jam pertama atau >8 mEq/L dalam 24 jam dengan NaCl 3% untuk menghindari komplikasi neurologis 2
  • JANGAN memberikan volume besar (>5000 mL) NaCl 0.9% atau hipertonik karena meningkatkan mortalitas dan cedera ginjal 2

References

Guideline

Fluid Selection in EMS Settings

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.