Indikasi Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS)
RIRS diindikasikan sebagai terapi primer untuk batu ginjal <2 cm, dan semakin disukai untuk batu ureter proksimal ketika ESWL gagal atau tidak memungkinkan. 1
Indikasi Primer
Batu Ginjal
- Batu ginjal berukuran <2 cm merupakan indikasi utama RIRS sebagai terapi lini pertama menurut European Association of Urology 1
- RIRS dapat digunakan untuk batu ginjal 2-4 cm dengan mempertimbangkan kemungkinan prosedur multipel, meskipun PCNL tetap menjadi standar untuk batu berukuran besar 1, 2
- Pendekatan "dust and go" harus dibatasi untuk batu ginjal besar, dengan tujuan utama tetap pengangkatan batu secara lengkap 1
Batu Ureter Proksimal
- RIRS semakin disukai untuk batu ureter proksimal karena kemajuan teknis, terutama ketika akses retrograde menantang 1
- Untuk batu ureter proksimal yang besar dan impaksi (>15 mm) pada sistem yang dilatasi, ureteroskopi antegrade perkutan dapat menjadi pilihan ketika akses retrograde tidak memungkinkan 1
Indikasi Khusus Berdasarkan Kondisi Klinis
Kegagalan Terapi Lain
- RIRS diindikasikan ketika ESWL gagal atau tidak feasible 1, 3
- RIRS dapat mengatasi steinstrasse (fragmen batu yang menyumbat ureter) setelah ESWL 1
Kondisi Anatomi dan Medis Khusus
- Pasien dengan stenosis infundibular yang membatasi keberhasilan ESWL 3
- Pasien dengan malformasi renoureteral atau deformitas muskuloskeletal 3
- Pasien obesitas di mana PCNL atau ESWL lebih sulit dilakukan 3
- Pasien dengan diatesis perdarahan atau koagulopati yang memerlukan terapi antitrombotik yang tidak dapat dihentikan 1, 4
- Pasien dengan ginjal soliter untuk mencegah obstruksi total 5
- Pasien dengan insufisiensi ginjal untuk mempertahankan drainase 5
Diversi Urinaria
- Ureteroskopi antegrade perkutan (menggunakan prinsip retrograde serupa) diindikasikan untuk batu ureter setelah diversi urinaria 1
Keuntungan Prosedur Kombinasi
- RIRS dapat mengatasi batu ginjal dan ureter dalam satu sesi, menghindari prosedur ESWL multipel dan komplikasi terkait seperti steinstrasse 1
- Tingkat komplikasi rendah, pemulihan pascaoperasi cepat, dan lama rawat inap singkat membuat RIRS menjadi alternatif terapeutik untuk PCNL 2
Perbandingan dengan Modalitas Lain
RIRS vs PCNL
- Untuk batu <2 cm, RIRS menawarkan stone-free rate yang lebih tinggi dibandingkan teknik perkutan yang kurang invasif (miniperc atau microperc) 2
- RIRS memiliki tingkat keberhasilan serupa dengan PCNL untuk batu >2 cm jika menerima kemungkinan retreatment 2
- RIRS dikaitkan dengan lama rawat inap lebih pendek dan risiko perdarahan lebih rendah dibandingkan PCNL 2
RIRS vs ESWL
- RIRS menawarkan opsi terapi satu sesi, menghindari sesi ESWL multipel 1
Pertimbangan Penting dan Peringatan
Ukuran Batu
- Batu >2 cm mungkin memerlukan sesi multipel dan harus dipertimbangkan terhadap PCNL yang tetap menjadi standar untuk batu besar 1
- Beban batu kumulatif yang kecil merupakan faktor prediktif yang menguntungkan untuk stone-free rate 6
Lokasi Batu
- Lokasi batu selain di kaliks inferior merupakan faktor prediktif yang menguntungkan untuk stone-free rate 6
- Batu di kaliks inferior memiliki stone-free rate yang lebih rendah dibandingkan lokasi lain 6
Prestenting
- Pertimbangan prestenting dapat meningkatkan hasil terapi untuk batu ginjal, meskipun tidak rutin diperlukan 1
Kontraindikasi
- Proses inflamasi aktif di saluran kemih merupakan kontraindikasi utama 4
- Tidak ada kontraindikasi spesifik lainnya, bahkan dapat digunakan pada pasien dengan berbagai koagulopati 4
Populasi Pediatrik
- Efisiensi prosedur RIRS juga telah terbukti pada pasien pediatrik 3