What is the role of Phosphodiesterase type 5 (PDE5) inhibitors, such as tadalafil (Cialis), in the treatment of Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 25, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

PDE-5 Inhibitor (Tadalafil) sebagai Terapi BPH

Tadalafil 5 mg sekali sehari merupakan pilihan terapi yang efektif untuk gejala saluran kemih bawah (LUTS) akibat BPH, terutama pada pria dengan disfungsi ereksi bersamaan, namun memberikan perbaikan gejala yang lebih modest dibandingkan alpha blocker. 1

Rekomendasi Pedoman Klinis

American Urological Association (AUA) 2021 memberikan rekomendasi moderat (Evidence Level Grade B) bahwa tadalafil 5 mg harian dapat didiskusikan sebagai pilihan terapi untuk pasien dengan LUTS/BPH, terlepas dari ada tidaknya disfungsi ereksi komorbid 1. FDA juga telah menyetujui tadalafil untuk indikasi pengobatan tanda dan gejala BPH 2.

Mekanisme Kerja

Tadalafil bekerja melalui inhibisi phosphodiesterase type 5 (PDE5), yang menghasilkan beberapa efek pada saluran kemih bawah 3, 4:

  • Relaksasi otot polos di prostat, leher kandung kemih, dan uretra 3, 4
  • Peningkatan perfusi darah ke saluran kemih bawah 4
  • Modulasi aktivitas saraf aferen kandung kemih 4
  • Penurunan proliferasi sel otot polos di prostat 4
  • Perbaikan fungsi endotel pembuluh darah 5

Efikasi Klinis

Perbaikan Skor Gejala

Berdasarkan 10 studi klinis kunci dengan total 5,129 pasien, tadalafil 5 mg menunjukkan 1:

  • Penurunan IPSS rata-rata: -5.4 poin (tadalafil) vs -3.6 poin (plasebo)
  • Selisih perbaikan: -1.74 poin dibandingkan plasebo
  • Persentase responder (perbaikan ≥3 poin IPSS): relative effect 1.13-1.80, menunjukkan tadalafil meningkatkan tingkat respons 1

Onset dan Durasi Efek

  • Perbaikan gejala dimulai pada minggu ke-4 dan bertahan hingga minggu ke-12 2
  • Studi jangka panjang (42-52 minggu) menunjukkan efek terapeutik yang berkelanjutan 4
  • Perbaikan terjadi pada skor IPSS total, subskor storage dan voiding, serta kualitas hidup 6, 4

Dosis dan Cara Pemberian

Dosis yang direkomendasikan adalah tadalafil 5 mg sekali sehari 1, 7, 2. Dosis ini konsisten di semua pedoman dan label FDA untuk indikasi BPH 7, 8.

Posisi dalam Algoritma Terapi

Indikasi Utama

Tadalafil paling tepat digunakan untuk 1, 7:

  • Pria dengan LUTS/BPH DAN disfungsi ereksi bersamaan - ini adalah indikasi terkuat karena dapat mengatasi kedua kondisi secara simultan
  • Pria yang menginginkan alternatif dari alpha blocker
  • Pria dengan gejala LUTS sedang hingga berat (IPSS ≥13) 9

Perbandingan dengan Terapi Lain

Dalam network meta-analysis, tadalafil menempati peringkat ke-8 dari 14 terapi untuk perbaikan IPSS, dengan efikasi yang lebih rendah dibandingkan alpha blocker seperti doxazosin, terazosin, atau tamsulosin 1. Oleh karena itu, tadalafil sebaiknya tidak digunakan sebagai terapi lini pertama rutin, melainkan untuk skenario klinis spesifik 7.

Kontraindikasi dan Peringatan Penting

Kontraindikasi Absolut

  • Penggunaan bersamaan dengan nitrat (nitrogliserin, isosorbid dinitrat/mononitrat) - dapat menyebabkan hipotensi berat 8, 2
  • Penggunaan bersamaan dengan guanylate cyclase stimulator (riociguat) 2
  • Alergi terhadap tadalafil 2

Kombinasi yang TIDAK Direkomendasikan

Tadalafil 5 mg TIDAK boleh dikombinasikan dengan alpha blocker karena tidak memberikan keuntungan tambahan dalam perbaikan gejala dibandingkan monoterapi, dan meningkatkan risiko efek samping 1, 7, 8. Ini adalah rekomendasi moderat dari AUA 2021 (Evidence Level Grade C) 1.

Evaluasi Sebelum Terapi

Sebelum memulai tadalafil, lakukan 2:

  • Penilaian risiko kardiovaskular - pastikan pasien aman untuk aktivitas seksual
  • Review obat-obatan - identifikasi interaksi dengan nitrat, alpha blocker, atau inhibitor CYP3A4
  • Riwayat penyakit - evaluasi penyakit jantung, stroke, hipotensi, gangguan hati/ginjal, retinitis pigmentosa, atau NAION

Efek Samping

Efek samping yang paling umum meliputi 8, 10:

  • Sakit kepala
  • Flushing (kemerahan wajah)
  • Rhinitis
  • Dispepsia
  • Nyeri punggung
  • Pusing

Pertimbangan Khusus

Pasien dengan Diabetes

Tadalafil tetap efektif pada pasien BPH dengan diabetes mellitus tipe 1 atau 2, menunjukkan perbaikan signifikan dalam IPSS, SEP2, dan SEP3 2.

Populasi Asia

Studi pada populasi Asia (termasuk Jepang) menunjukkan efikasi dan keamanan yang konsisten dengan populasi global, dengan perbaikan signifikan dalam IPSS total dan subskor 4.

Durasi Terapi dengan Finasteride

Jika tadalafil digunakan bersama finasteride untuk memulai terapi BPH, penggunaan kombinasi direkomendasikan hingga 26 minggu karena manfaat inkremental tadalafil menurun dari minggu ke-4 hingga ke-26, dan manfaat setelah 26 minggu tidak diketahui 2.

Peringatan Klinis Penting

  • Aktivitas seksual dapat memberikan beban ekstra pada jantung - hentikan aktivitas seksual dan cari bantuan medis segera jika terjadi nyeri dada, pusing, atau mual selama berhubungan seksual 2
  • Tadalafil tetap berada dalam tubuh >2 hari setelah dosis tunggal - penting untuk perawatan darurat kardiovaskular 2
  • Tadalafil BUKAN terapi lini pertama untuk retensi urin akut - alpha blocker (tamsulosin/alfuzosin) adalah pilihan yang direkomendasikan 9

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Tadalafil for the treatment of benign prostatic hyperplasia.

Expert opinion on pharmacotherapy, 2019

Research

Administration of daily 5 mg tadalafil improves endothelial function in patients with benign prostatic hyperplasia.

The aging male : the official journal of the International Society for the Study of the Aging Male, 2018

Research

Tadalafil - a therapeutic option in the management of BPH-LUTS.

International journal of clinical practice, 2014

Guideline

Tadalafil Dosing for Benign Prostatic Hyperplasia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Tadalafil for Bladder Relaxation in Patients with Lower Urinary Tract Symptoms

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Urinary Retention and Lower Urinary Tract Symptoms in BPH

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.