Is minocycline effective for treating Acinetobacter infections?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 26, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Minocycline untuk Infeksi Acinetobacter

Minocycline merupakan pilihan terapi alternatif yang efektif untuk infeksi Acinetobacter baumannii resisten-multidrug (MDR), terutama ketika dikombinasikan dengan agen aktif lain seperti colistin, dengan tingkat keberhasilan klinis 73-85%. 1, 2

Status Persetujuan dan Indikasi

  • Minocycline telah disetujui FDA untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh spesies Acinetobacter yang rentan 3
  • Formulasi intravena minocycline tersedia untuk penggunaan klinis dan menunjukkan aktivitas tinggi terhadap spesies Acinetobacter 4

Aktivitas In Vitro dan Kerentanan

  • Minocycline menunjukkan aktivitas in vitro yang lebih besar terhadap A. baumannii dibandingkan tetrasiklin lain, dengan tingkat kerentanan 60-80% terhadap strain resisten-multidrug 1
  • Dalam studi surveilans besar (2007-2011), 79.1% isolat A. baumannii rentan terhadap minocycline (MIC₅₀/₉₀: 1/8 µg/mL), dibandingkan dengan hanya 30.2% untuk tetracycline 4
  • Minocycline 2-4 kali lebih poten dibandingkan gentamicin atau polymyxin, dan 8 kali lebih poten dibandingkan tetracycline dalam uji dilusi agar 5

Posisi dalam Algoritma Pengobatan

Untuk Isolat Carbapenem-Resistant A. baumannii (CRAB):

  • Lini pertama: Terapi kombinasi berbasis colistin tetap menjadi rekomendasi standar 1, 6
  • Alternatif penting: Terapi kombinasi berbasis minocycline ketika isolat rentan terhadap minocycline tetapi resisten terhadap agen lain 1
  • Jangan gunakan: Monoterapi minocycline untuk infeksi berat, terutama pneumonia dan infeksi aliran darah 1

Regimen Kombinasi yang Direkomendasikan:

  • Minocycline + colistin menunjukkan efek sinergis terbaik, bahkan terhadap isolat resisten-minocycline, dengan indeks konsentrasi inhibisi fraksional yang sebanding dengan meropenem + colistin 7
  • Kombinasi ini secara signifikan meningkatkan kelangsungan hidup dan mengurangi beban bakteri dalam model pneumonia tikus 7
  • Minocycline dengan cefoperazone-sulbactam atau meropenem kurang efektif dibandingkan kombinasi dengan colistin 7

Data Efikasi Klinis

  • Dalam studi retrospektif 55 pasien dengan infeksi MDR-AB, minocycline (sebagian besar dalam kombinasi) mencapai keberhasilan klinis pada 73% pasien dan eradikasi mikrobiologis pada 78% 2
  • Mortalitas terkait infeksi adalah 25%, dengan lama rawat inap median 31 hari 2
  • Dalam model pneumonia tikus, minocycline menghasilkan efek bakteriostatik dengan rasio AUC₂₄ jam bebas/MIC sebesar 10-16, dan membunuh 1 log bakteri dengan rasio 13-24 8
  • Paparan ini dapat dicapai dengan regimen dosis minocycline intravena yang disetujui FDA saat ini 8

Dosis dan Pemberian

  • Minocycline intravena diberikan sebagai infus 30 menit 8
  • Untuk infeksi berat, pertimbangkan dosis yang lebih tinggi berdasarkan target farmakodinamik (rasio AUC/MIC ≥13-24 untuk efek bakterisidal) 8
  • Selalu kombinasikan dengan agen aktif kedua untuk infeksi berat 1, 2

Pertimbangan Penting dan Peringatan

Kapan Mempertimbangkan Minocycline:

  • Isolat CRAB dengan MIC minocycline ≤4 mg/L 1
  • Pilihan pengobatan lain terbatas karena resistensi atau kontraindikasi 1
  • Sebagai bagian dari terapi kombinasi, bukan monoterapi 1, 2

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari:

  • Jangan gunakan tetracycline HCL sebagai pengganti untuk menguji kerentanan minocycline - ini gagal mendeteksi isolat yang rentan terhadap minocycline dan meremehkan utilitas potensialnya 4
  • Jangan gunakan monoterapi minocycline untuk pneumonia atau bakteremia - hasil yang buruk telah didokumentasikan dengan monoterapi tetrasiklin untuk infeksi berat 1, 9
  • Jangan abaikan uji kerentanan - pola resistensi sangat bervariasi dan pengujian dengan disk minocycline sangat penting 5, 4

Perbandingan dengan Pilihan Lain

  • Colistin: Tetap menjadi tulang punggung pengobatan dengan kerentanan 98.8%, tetapi memerlukan pemantauan nefrotoksisitas yang cermat 6, 4
  • Tigecycline: Harus dihindari sebagai monoterapi untuk pneumonia dan bakteremia karena hasil yang buruk; konsentrasi cairan pelapis endotel yang sangat rendah (0.01-0.02 mg/L) 10, 9
  • Sulbactam: Dapat dipertimbangkan sebagai alternatif untuk pneumonia dengan dosis 6-9 g/hari IV, dengan profil keamanan yang lebih baik untuk strain dengan MIC ≤4 mg/L 1

Rekomendasi Konsultasi

  • Konsultasi penyakit menular sangat direkomendasikan untuk manajemen semua infeksi MDR Acinetobacter 1
  • Uji kerentanan sangat penting sebelum memulai terapi karena pola resistensi sangat bervariasi 1, 6

References

Guideline

Treatment of Multidrug-Resistant Acinetobacter Infections

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Bad bugs need old drugs: a stewardship program's evaluation of minocycline for multidrug-resistant Acinetobacter baumannii infections.

Clinical infectious diseases : an official publication of the Infectious Diseases Society of America, 2014

Research

Update on Acinetobacter species: mechanisms of antimicrobial resistance and contemporary in vitro activity of minocycline and other treatment options.

Clinical infectious diseases : an official publication of the Infectious Diseases Society of America, 2014

Guideline

Treatment of Acinetobacter Infections

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Tigecycline Efficacy and Limitations in Treating Infections

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.