At 38 years old, can I still get pregnant?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 26, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Ya, Masih Ada Peluang Hamil di Usia 38 Tahun

Di usia 38 tahun, kamu masih bisa hamil secara alami, meskipun peluangnya sudah menurun signifikan dibanding usia 20-an atau awal 30-an. 1

Fakta Penting tentang Kesuburan di Usia 38

Penurunan Kesuburan yang Perlu Dipahami

  • Kesuburan wanita mulai menurun bertahap sejak usia 32 tahun, dan penurunannya lebih cepat setelah usia 37 tahun. 2
  • Usia median hilangnya kesuburan alami secara definitif adalah 41 tahun (dengan rentang hingga 51 tahun), jadi di usia 38 kamu masih dalam rentang usia subur. 1, 3
  • Sekitar 45% wanita berusia 40 tahun ke atas yang mencoba hamil berhasil mencapai kehamilan cukup bulan. 4

Risiko yang Meningkat di Usia Ini

Kehamilan di usia reproduksi lanjut membawa risiko lebih tinggi untuk komplikasi maternal dan fetal yang harus kamu pertimbangkan:

  • Komplikasi maternal: perdarahan, tromboembolisme vena, dan risiko kematian maternal yang lebih tinggi. 1
  • Komplikasi fetal: keguguran spontan (meningkat 2-3 kali lipat), lahir mati, dan kelainan kongenital/kromosom. 1, 5, 4
  • Risiko pre-eklampsia, hipertensi, dan diabetes gestasional juga meningkat. 4

Rekomendasi Praktis untuk Kamu

Jika Sedang Mencoba Hamil

  • Jangan menunggu 12 bulan untuk evaluasi infertilitas—di usia 38, kamu harus segera dievaluasi setelah 6 bulan mencoba hamil tanpa hasil. 5, 2
  • Jika berusia >40 tahun nanti, evaluasi dan treatment harus lebih segera lagi. 2

Pemeriksaan yang Mungkin Diperlukan

  • Tes cadangan ovarium (ovarian reserve testing) bisa dipertimbangkan di usia 35 tahun ke atas untuk menilai potensi kesuburan, terutama jika ada faktor risiko seperti riwayat operasi ovarium, respons buruk terhadap FSH, atau infertilitas yang tidak jelas penyebabnya. 5
  • Namun perlu diingat: tidak ada tes laboratorium yang reliabel untuk memastikan hilangnya kesuburan secara definitif—bahkan kadar FSH tidak akurat untuk menentukan kapan seorang wanita tidak lagi subur. 1, 3

Jika Tidak Ingin Hamil

  • Kamu masih perlu menggunakan kontrasepsi sampai menopause atau usia 50-55 tahun, karena kehamilan spontan masih bisa terjadi meskipun jarang. 1, 3
  • American College of Obstetricians and Gynecologists dan North American Menopause Society merekomendasikan kontrasepsi dilanjutkan hingga menopause (usia median 51 tahun di Amerika Utara). 1

Peringatan Penting

  • Usia biologis ovarium lebih penting daripada usia kronologis dalam memprediksi potensi kesuburan. 6
  • Jika hamil, konseling pre-konsepsi sangat penting untuk mengoptimalkan kesehatan, berat badan, dan skrining kondisi medis seperti hipertensi dan diabetes. 5
  • Skrining prenatal untuk kelainan kromosom harus ditawarkan begitu kehamilan terkonfirmasi karena risikonya meningkat dengan usia. 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Chance of Pregnancy at Age 53

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Fertility after the age of 40.

Obstetrics and gynecology clinics of North America, 1993

Research

Advanced reproductive age and fertility.

Journal of obstetrics and gynaecology Canada : JOGC = Journal d'obstetrique et gynecologie du Canada : JOGC, 2011

Research

Perimenopausal conception.

Annals of the New York Academy of Sciences, 2003

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.