Ya, Masih Ada Peluang Hamil di Usia 38 Tahun
Di usia 38 tahun, kamu masih bisa hamil secara alami, meskipun peluangnya sudah menurun signifikan dibanding usia 20-an atau awal 30-an. 1
Fakta Penting tentang Kesuburan di Usia 38
Penurunan Kesuburan yang Perlu Dipahami
- Kesuburan wanita mulai menurun bertahap sejak usia 32 tahun, dan penurunannya lebih cepat setelah usia 37 tahun. 2
- Usia median hilangnya kesuburan alami secara definitif adalah 41 tahun (dengan rentang hingga 51 tahun), jadi di usia 38 kamu masih dalam rentang usia subur. 1, 3
- Sekitar 45% wanita berusia 40 tahun ke atas yang mencoba hamil berhasil mencapai kehamilan cukup bulan. 4
Risiko yang Meningkat di Usia Ini
Kehamilan di usia reproduksi lanjut membawa risiko lebih tinggi untuk komplikasi maternal dan fetal yang harus kamu pertimbangkan:
- Komplikasi maternal: perdarahan, tromboembolisme vena, dan risiko kematian maternal yang lebih tinggi. 1
- Komplikasi fetal: keguguran spontan (meningkat 2-3 kali lipat), lahir mati, dan kelainan kongenital/kromosom. 1, 5, 4
- Risiko pre-eklampsia, hipertensi, dan diabetes gestasional juga meningkat. 4
Rekomendasi Praktis untuk Kamu
Jika Sedang Mencoba Hamil
- Jangan menunggu 12 bulan untuk evaluasi infertilitas—di usia 38, kamu harus segera dievaluasi setelah 6 bulan mencoba hamil tanpa hasil. 5, 2
- Jika berusia >40 tahun nanti, evaluasi dan treatment harus lebih segera lagi. 2
Pemeriksaan yang Mungkin Diperlukan
- Tes cadangan ovarium (ovarian reserve testing) bisa dipertimbangkan di usia 35 tahun ke atas untuk menilai potensi kesuburan, terutama jika ada faktor risiko seperti riwayat operasi ovarium, respons buruk terhadap FSH, atau infertilitas yang tidak jelas penyebabnya. 5
- Namun perlu diingat: tidak ada tes laboratorium yang reliabel untuk memastikan hilangnya kesuburan secara definitif—bahkan kadar FSH tidak akurat untuk menentukan kapan seorang wanita tidak lagi subur. 1, 3
Jika Tidak Ingin Hamil
- Kamu masih perlu menggunakan kontrasepsi sampai menopause atau usia 50-55 tahun, karena kehamilan spontan masih bisa terjadi meskipun jarang. 1, 3
- American College of Obstetricians and Gynecologists dan North American Menopause Society merekomendasikan kontrasepsi dilanjutkan hingga menopause (usia median 51 tahun di Amerika Utara). 1
Peringatan Penting
- Usia biologis ovarium lebih penting daripada usia kronologis dalam memprediksi potensi kesuburan. 6
- Jika hamil, konseling pre-konsepsi sangat penting untuk mengoptimalkan kesehatan, berat badan, dan skrining kondisi medis seperti hipertensi dan diabetes. 5
- Skrining prenatal untuk kelainan kromosom harus ditawarkan begitu kehamilan terkonfirmasi karena risikonya meningkat dengan usia. 5