Definisi Gejala Positif dan Negatif dalam Gangguan Psikiatri
Gejala positif skizofrenia merujuk pada halusinasi, delusi, dan gangguan pikiran yang lebih mencolok, sedangkan gejala negatif adalah defisit seperti afek datar, anergi, dan kemiskinan bicara serta pikiran. 1
Gejala Positif
Gejala positif merepresentasikan penambahan atau distorsi dari fungsi normal dan mencakup manifestasi psikotik yang lebih jelas terlihat:
- Halusinasi - terutama halusinasi auditorik yang konsisten ditemukan pada pasien skizofrenia 1, 2
- Delusi - meskipun delusi sistematis mungkin kurang sering terjadi pada onset dini 1, 2
- Gangguan pikiran formal - termasuk asosiasi longgar, pemikiran tidak logis, dan gangguan keterampilan wacana 1
- Perilaku tidak terorganisir - termasuk bicara tidak terorganisir, perilaku aneh, dan perhatian yang buruk 1
Gejala positif cenderung meningkat secara linear dengan usia dan terkait dengan IQ lebih dari 85 1, 2. Fase akut skizofrenia ditandai oleh predominasi gejala positif ini 1.
Gejala Negatif
Gejala negatif merepresentasikan hilangnya atau berkurangnya fungsi emosional atau perilaku normal dan mencakup defisit yang lebih halus:
- Afek datar (flat affect) - berkurangnya ekspresi emosi 1
- Anergi - kurangnya energi dan motivasi 1
- Kemiskinan bicara dan pikiran (poverty of speech and thought) - berkurangnya produksi verbal 1
- Penarikan sosial - isolasi dan hubungan interpersonal yang terganggu 1
- Avolisi - kurangnya inisiatif dan motivasi untuk aktivitas bertujuan 3
- Anhedonia - ketidakmampuan merasakan kesenangan 4
Gejala negatif terkait dengan kerusakan otak dan fungsi kognitif yang lebih rendah 1. Fase pemulihan dan residual skizofrenia terutama ditandai oleh gejala negatif yang persisten 1.
Dimensi Ketiga: Disorganisasi
Penelitian terkini menunjukkan bahwa perilaku tidak terorganisir mungkin merepresentasikan dimensi independen ketiga, yang mencakup:
Perbedaan Klinis Penting
Gejala negatif dan positif bukan merupakan ujung berlawanan dari kontinum bipolar, melainkan fenomena independen 5. Keduanya dapat terjadi bersamaan pada pasien yang sama 5.
Peringatan Klinis:
- Bedakan gejala negatif primer dari sekunder - gejala negatif sekunder dapat disebabkan oleh gejala positif yang tidak teratasi, efek samping antipsikotik, atau isolasi sosial dan mungkin reversibel 4
- Jangan salah menginterpretasikan keyakinan budaya atau agama sebagai gejala psikotik - konteks budaya harus dipertimbangkan 6, 2
- Pada anak-anak, bedakan gangguan pikiran psikotik dari keterlambatan perkembangan atau gangguan bahasa 1, 2
- Fenomena mirip psikosis pada trauma masa kecil mungkin merepresentasikan fenomena disosiatif atau kecemasan, bukan gejala psikotik sejati 2
Implikasi Prognostik
Gejala negatif yang mencolok dikaitkan dengan:
- Fungsi premorbid yang lebih buruk 1
- Kesulitan akademik dan masalah bahasa 1
- Hasil klinis yang lebih buruk 4
- Gangguan fungsi instrumental dan sosial yang persisten 5
Gejala cenderung bergeser dari positif ke negatif seiring waktu, dengan fase akut akhirnya mereda namun meninggalkan keadaan residual dengan gejala negatif predominan 1.