What is the condition not directly resulting from increased capillary permeability due to extensive burns: decreased cardiac output, increased vascular resistance, decreased urine output, or decreased central venous pressure (CVP)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 29, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Peningkatan Resistensi Vaskular BUKAN Akibat Langsung dari Peningkatan Permeabilitas Kapiler pada Luka Bakar Luas

Jawaban yang benar adalah b. Peningkatan resistensi vaskular - ini adalah satu-satunya kondisi yang TIDAK diakibatkan secara langsung oleh peningkatan permeabilitas kapiler pada luka bakar luas.

Patofisiologi Peningkatan Permeabilitas Kapiler pada Luka Bakar

Pada luka bakar yang luas, peningkatan permeabilitas kapiler menyebabkan perpindahan cairan dari ruang intravaskular ke ruang interstisial, mengakibatkan hipovolemia relatif 1. Proses ini menjelaskan mengapa:

Kondisi yang TERJADI akibat peningkatan permeabilitas kapiler:

a. Curah jantung menurun - Terjadi karena:

  • Kehilangan volume intravaskular akibat kebocoran kapiler menyebabkan penurunan preload 1, 2
  • Penelitian menunjukkan pasien luka bakar mengalami hipovolemia meskipun mendapat resusitasi cairan agresif (median 7.9 mL/kg/jam) 2
  • Fase awal luka bakar ditandai dengan penurunan cardiac output dan peningkatan resistensi vaskular sistemik dan pulmonal 1

c. Urin output menurun - Terjadi karena:

  • Hipovolemia akibat kebocoran kapiler menurunkan perfusi ginjal 3
  • Target urin output 0.5-1 mL/kg/jam digunakan sebagai parameter paling mudah untuk memandu resusitasi cairan 3, 4
  • Oliguria persisten meskipun resusitasi menunjukkan hipovolemia berkelanjutan 2

d. Tekanan CVP menurun - Terjadi karena:

  • Kehilangan volume intravaskular secara langsung menurunkan tekanan vena sentral 5, 6
  • Studi menunjukkan tanda-tanda hipovolemia sentral pada 12 jam pertama pasca luka bakar 5
  • CVP digunakan sebagai parameter monitoring hemodinamik lanjutan pada pasien dengan instabilitas hemodinamik 3

Kondisi yang TIDAK TERJADI secara langsung:

b. Peningkatan resistensi vaskular - Ini adalah respons kompensasi tubuh, BUKAN akibat langsung dari peningkatan permeabilitas kapiler:

  • Peningkatan systemic vascular resistance (SVR) adalah mekanisme kompensasi untuk mempertahankan tekanan darah saat terjadi hipovolemia 1
  • Fase awal luka bakar memang menunjukkan peningkatan resistensi vaskular sistemik dan pulmonal, tetapi ini adalah respons neurohumoral terhadap hipovolemia, bukan akibat langsung kebocoran kapiler 1
  • Setelah resusitasi cairan adekuat, resistensi vaskular justru menurun 2, 5, 6

Implikasi Klinis

Pemahaman patofisiologi ini penting untuk manajemen resusitasi cairan:

  • Formula Parkland (2-4 mL/kg/%TBSA) hanya estimasi awal yang harus disesuaikan dengan parameter klinis 3, 4
  • Monitoring hemodinamik lanjutan (ekokardiografi, cardiac output, CVP) sangat berharga pada pasien dengan instabilitas hemodinamik dan/atau oliguria persisten 3
  • Hindari under-resuscitation maupun over-resuscitation ("fluid creep") karena keduanya meningkatkan morbiditas 3, 7

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.