Profilaksis Doksisiklin untuk Leptospirosis
Doksisiklin 200 mg per minggu secara oral efektif untuk profilaksis leptospirosis pada individu berisiko tinggi yang terpapar lingkungan endemik, dengan efikasi 95% dalam mencegah infeksi simptomatik. 1, 2
Indikasi dan Populasi Target
Profilaksis doksisiklin direkomendasikan untuk:
- Personel militer atau pekerja yang berlatih/bekerja di area endemik dengan risiko tinggi paparan selama musim hujan 1, 2
- Profesional kesehatan dan pekerja lain dengan risiko tinggi infeksi di area endemik 1
- Individu yang terpapar air tawar terkontaminasi atau jaringan hewan yang terinfeksi dalam lingkungan berisiko tinggi 3
Regimen Dosis yang Terbukti Efektif
Profilaksis Jangka Pendek (Paparan Terbatas)
- Dosis: 200 mg doksisiklin oral sekali per minggu 1, 2
- Mulai sebelum paparan dan lanjutkan selama periode risiko 2
- Dosis tambahan diberikan pada akhir periode pelatihan/paparan 2
Regimen ini menunjukkan:
- Efikasi 95% dalam uji klinis terkontrol plasebo pada 940 tentara 2
- Tingkat serangan: 0,2% (1/469) pada kelompok doksisiklin vs 4,2% (20/471) pada kelompok plasebo 1, 2
- Number needed to treat: 24 (95% CI: 17-43) 1
Profilaksis Harian (Paparan Intensif)
Untuk paparan sangat tinggi, data penelitian hewan menunjukkan:
- Doksisiklin oral harian selama 10 hari dimulai satu hari sebelum infeksi mencegah leptospiremia dan infeksi organ 4
- Bahkan dosis tunggal 2 jam sebelum paparan plus dosis pada hari ke-7 mencegah infeksi SSP dan urin 4
Efek Samping dan Keamanan
Efek samping ringan terjadi pada 3% pasien vs 0,2% pada plasebo 1:
- Number needed to harm: 39 (95% CI: 25-100) 1
- Efek samping umumnya ringan dan dapat ditoleransi 1
- Fotosensitisasi dapat terjadi - hindari paparan sinar matahari berlebihan 5
Pertimbangan Praktis Penting
Administrasi yang Benar
- Hindari produk susu dalam 2 jam sebelum dan sesudah mengonsumsi doksisiklin untuk memaksimalkan absorpsi 6
- Minum dengan segelas penuh air (minimal 100-200 mL) 6
- Tetap tegak minimal 1 jam setelah minum untuk mencegah esofagitis 6
- Dapat diminum dengan makanan non-susu untuk mengurangi efek GI 6
Kontraindikasi dan Peringatan
- Jangan kombinasikan dengan isotretinoin - risiko pseudotumor cerebri 7
- Hindari pada kehamilan dan laktasi 5
- Tidak sesuai untuk anak-anak (kecuali dalam situasi mengancam jiwa) 5
- Hentikan segera jika timbul lepuh - dapat menunjukkan reaksi fotosensitivitas berat 8
Keterbatasan Bukti
Penting dicatat bahwa:
- Bukti kuat hanya untuk tentara di area endemik dengan paparan jangka pendek 1
- Belum ada uji klinis pada populasi sipil atau paparan jangka panjang 1
- Tidak ada perbandingan dengan antibiotik profilaksis lain 1
- Efikasi pada skenario paparan berbeda belum terbukti 1
Alternatif Pencegahan
Jika doksisiklin tidak dapat digunakan:
- Pakaian pelindung dan perubahan praktik peternakan 3
- Imunisasi (peran terbatas pada populasi manusia, lebih untuk pertanian) 3
- Hindari paparan air tawar terkontaminasi selama aktivitas berisiko 3
Kesimpulan Praktis
Untuk paparan jangka pendek berisiko tinggi (misalnya pelatihan militer 2-3 minggu), berikan doksisiklin 200 mg per minggu dimulai sebelum paparan. 1, 2 Regimen ini memiliki bukti terkuat dengan NNT 24 dan profil keamanan yang dapat diterima. Untuk paparan sipil atau jangka panjang, pertimbangkan risiko-manfaat secara individual karena data terbatas, namun regimen yang sama dapat dipertimbangkan berdasarkan ekstrapolasi bukti yang ada. 1, 3