Penanganan Awal Nodul Tiroid 2 cm pada Wanita Usia 20 Tahun
Biopsi Jarum Halus (Fine Needle Aspiration/FNA) adalah penanganan awal yang paling tepat untuk nodul tiroid berukuran 2 cm pada pasien ini. 1, 2
Rasional Pemilihan Biopsi Jarum Halus
FNA merupakan tes diagnostik lini pertama yang paling akurat, aman, dan cost-effective untuk evaluasi nodul tiroid, dengan akurasi diagnosis mendekati 95% 3, 4. Untuk nodul berukuran ≥1 cm, FNA harus dilakukan terlepas dari ada tidaknya fitur ultrasonografi yang mencurigakan 2, 5.
Mengapa FNA Dipilih Dibanding Modalitas Lain:
Ukuran 2 cm merupakan indikasi kuat untuk FNA karena nodul >2 cm memiliki peningkatan risiko keganasan bahkan tanpa fitur mencurigakan pada ultrasonografi 1
FNA lebih superior dibanding sidik tiroid atau tes fungsi tiroid sebagai langkah diagnostik awal karena dapat langsung menentukan potensi keganasan 4, 6
Biopsi eksisi atau insisi tidak tepat sebagai langkah awal karena merupakan prosedur invasif yang hanya dilakukan setelah konfirmasi sitologi atau pada kasus tertentu 2
Algoritma Penanganan yang Tepat
Langkah 1: Pemeriksaan TSH Serum
- Ukur TSH serum sebelum melakukan FNA karena kadar TSH yang lebih tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko karsinoma tiroid diferensiasi 2
- Jika TSH rendah, lakukan sidik tiroid dengan 99Tc untuk membedakan nodul hiperfungsi (jarang ganas) dari kondisi lain 5, 6
Langkah 2: Ultrasonografi Tiroid Komprehensif
- Lakukan ultrasonografi leher lengkap termasuk kompartemen sentral dan lateral untuk menilai karakteristik nodul dan status kelenjar getah bening 1, 2
- Cari fitur mencurigakan: batas ireguler, hipoekogenisitas kuat, mikrokalsifikasi, limfadenopati regional 2
Langkah 3: FNA dengan Panduan Ultrasonografi
- FNA dengan panduan ultrasonografi lebih akurat, ekonomis, dan efektif dibanding palpasi 2, 3
- Lakukan 2-4 aspirasi dari area berbeda pada nodul 7
- Hasil FNA harus dikategorikan menggunakan Sistem Bethesda (kategori 1-6) untuk stratifikasi risiko 2, 5
Langkah 4: Pertimbangan Pemeriksaan Kalsitonin
- Ukur kalsitonin serum sebagai bagian dari evaluasi diagnostik untuk skrining karsinoma tiroid meduler, yang memiliki sensitivitas lebih tinggi dibanding FNA saja 1, 2
Interpretasi Hasil dan Tindak Lanjut
Hasil Benigna (Bethesda II):
- Observasi dengan surveilans ultrasonografi berkala 2
- Follow-up untuk nodul yang membesar atau kista rekuren 7
Hasil Ganas (Bethesda VI):
- Tiroidektomi total atau near-total direkomendasikan untuk nodul ≥1 cm 2
- Evaluasi mobilitas pita suara jika ada kecurigaan invasi 1
Hasil Indeterminate (Bethesda III-V):
- Pertimbangkan tes molekuler (BRAF, RAS, RET/PTC, PAX8/PPARγ) - 97% nodul dengan mutasi positif adalah ganas 1
- Konsultasi bedah untuk nodul dengan fitur mencurigakan 2
Hasil Non-diagnostik (Bethesda I):
- Ulangi FNA, terutama untuk nodul yang membesar 7, 4
- Pertimbangkan FNA dengan panduan ultrasonografi jika belum dilakukan 3
Peringatan Penting
- Hasil FNA yang menenangkan tidak boleh mengabaikan temuan klinis yang mengkhawatirkan karena dapat terjadi hasil false negative 2
- Fitur ultrasonografi memiliki nilai diskriminatif yang buruk jika dipertimbangkan secara individual pada nodul besar 1
- Tes fungsi tiroid (TSH, T3, T4) tidak boleh digunakan untuk penilaian keganasan karena sebagian besar kanker tiroid memiliki fungsi tiroid normal 1
- Nodul hiperfungsi pada sidik tiroid jarang ganas dan tidak memerlukan sampling jaringan 5, 6