Tujuan Penjahitan Pembuluh Darah dari Dalam ke Luar Lumen
Tujuan utama dari teknik penjahitan arteri dengan arah tusukan dari dalam lumen ke luar adalah untuk mencegah terbentuknya intimal flap (jawaban C). 1
Prinsip Dasar Teknik Penjahitan Vaskular
Teknik penjahitan pembuluh darah mengikuti prinsip fundamental yang telah ditetapkan sejak lebih dari 100 tahun yang lalu, yaitu:
- Penjahitan harus menembus semua lapisan dinding pembuluh darah dengan aproksimasi intima-to-intima yang sempurna 1
- Arah tusukan dari dalam lumen ke luar memastikan bahwa lapisan intima (lapisan paling dalam pembuluh darah) tidak terangkat atau terlipat ke dalam lumen 1
Mengapa Mencegah Intimal Flap Sangat Penting
Intimal flap yang terbentuk akibat teknik penjahitan yang salah dapat menyebabkan komplikasi serius:
- Pembentukan trombus - Intima yang terlipat ke dalam lumen menciptakan permukaan yang kasar dan turbulensi aliran darah, yang merupakan faktor risiko utama untuk trombosis 1, 2
- Stenosis anastomosis - Lipatan intima dapat mempersempit lumen pembuluh darah secara signifikan 2
- Kegagalan anastomosis - Trombosis atau stenosis yang terjadi dapat menyebabkan kegagalan total dari rekonstruksi vaskular 1
Teknik Penjahitan yang Benar
Untuk anastomosis arteri radialis pada kasus trauma ini:
- Gunakan benang polypropylene monofilamen seperti yang sudah dilakukan, karena material ini memberikan kekuatan tensil jangka panjang dengan trauma jaringan minimal 3, 4
- Tusukkan jarum dari dalam lumen ke luar pada kedua ujung arteri yang akan disambung 1
- Pastikan aproksimasi intima-to-intima yang sempurna tanpa ada lipatan atau celah 1
- Untuk arteri kecil seperti arteri radialis, pertimbangkan jahitan interrupted simple sutures untuk mencegah stenosis, meskipun continuous sutures juga dapat digunakan 1
Peringatan Penting
Kesalahan teknik yang harus dihindari:
- Jangan menjahit dari luar ke dalam lumen, karena ini akan mendorong intima ke dalam dan menciptakan flap yang dapat menyebabkan trombosis 1
- Hindari trauma instrumentasi berlebihan pada benang polypropylene karena dapat menyebabkan fraktur benang 4
- Pastikan tidak ada twisting, stenosis, atau overstretch pada titik anastomosis 1
Manajemen tambahan: