Can a patient who has received 2 doses of Rotavaq (Rotavirus vaccine) be given Rotateq (Rotavirus vaccine)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 9, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Tidak, Pasien Ini Tidak Dapat Menerima Vaksin Rotavirus

Bayi berusia 7 bulan 16 hari telah melewati batas usia maksimum untuk memulai atau melanjutkan seri vaksinasi rotavirus, sehingga tidak boleh diberikan vaksin rotavirus jenis apapun (baik RotaTeq maupun Rotarix). 1

Batasan Usia Kritis untuk Vaksinasi Rotavirus

Batas Usia Maksimum yang Harus Dipatuhi

  • Dosis pertama vaksin rotavirus harus diberikan antara usia 6 minggu hingga 14 minggu 6 hari, dan vaksinasi tidak boleh dimulai untuk bayi berusia 15 minggu atau lebih, menurut American Academy of Pediatrics 2, 1

  • Semua dosis vaksin rotavirus harus diselesaikan sebelum bayi berusia 8 bulan 0 hari 2, 1

  • Pada usia 7 bulan 16 hari, bayi ini telah melewati batas usia maksimum untuk menyelesaikan seri vaksinasi 1

Mengapa Batasan Ini Ada

  • Vaksin yang tersedia saat ini (RotaTeq dan Rotarix) hanya dipelajari pada bayi yang menerima dosis pertama sebelum usia 14 minggu 6 hari, dengan data keamanan yang tidak memadai untuk pemberian dosis pertama pada bayi berusia 15 minggu atau lebih 1

  • Risiko intususepsi (invaginasi usus) meningkat seiring bertambahnya usia bayi, sehingga pembatasan usia ini dibuat untuk memaksimalkan keamanan 3, 4

Situasi Khusus: Mencampur Jenis Vaksin Rotavirus

Prinsip Umum (Jika Masih Dalam Batas Usia)

  • Meskipun tidak ideal, jika bayi telah menerima dosis Rotavaq (vaksin rotavirus yang digunakan di beberapa negara) dan masih dalam batas usia yang diperbolehkan, secara teoritis dapat melanjutkan dengan RotaTeq 2

  • American Academy of Pediatrics tidak menyatakan preferensi antara RV5 (RotaTeq) dan RV1 (Rotarix), dan interval minimum antar dosis adalah 4 minggu 2

Namun, Untuk Kasus Ini Spesifik

  • Bayi ini sudah berusia 7 bulan 16 hari, yang melampaui batas usia maksimum 8 bulan 0 hari untuk dosis terakhir 1

  • Bahkan jika bayi telah menerima 2 dosis Rotavaq sebelumnya, tidak ada waktu yang cukup untuk menyelesaikan seri vaksinasi dengan aman sebelum batas usia maksimum 1

Rekomendasi Praktis

Yang Harus Dilakukan

  • Jangan berikan vaksin rotavirus kepada bayi ini - kesempatan untuk vaksinasi rotavirus telah terlewat 1

  • Fokuskan pada memastikan semua vaksin lain yang sesuai usia sudah lengkap dan up-to-date 1

  • Edukasi orang tua tentang pencegahan gastroenteritis rotavirus melalui higiene yang baik (cuci tangan, sanitasi) 3, 4

Peringatan Penting

  • Memberikan vaksin rotavirus di luar batas usia yang direkomendasikan dapat meningkatkan risiko efek samping tanpa data keamanan yang memadai 1

  • Vaksin rotavirus yang tidak lengkap tetap memberikan perlindungan parsial - bahkan 1 dosis RV5 menunjukkan efektivitas 88% terhadap hospitalisasi dan kunjungan gawat darurat akibat gastroenteritis rotavirus 5

  • Meskipun bayi ini telah menerima 2 dosis Rotavaq, perlindungan parsial yang telah diberikan lebih baik daripada risiko vaksinasi di luar batas usia yang aman 5

References

Guideline

Rotavirus Vaccination Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Rotavirus vaccines: an overview.

Clinical microbiology reviews, 2008

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.