What is a trephine colostomy?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 14, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Trephine Colostomy: Definisi dan Aplikasi Klinis

Trephine colostomy adalah teknik pembuatan kolostomi loop sisi kiri melalui insisi kulit kecil tanpa laparotomi, yang dapat dilakukan dengan anestesi lokal dan sedasi intravena pada pasien berisiko tinggi untuk anestesi umum. 1

Karakteristik Teknik

Definisi Prosedur:

  • Kolostomi loop dibuat melalui insisi kulit kecil di sisi kiri abdomen tanpa memerlukan laparotomi formal 1
  • Prosedur dapat dilakukan dengan anestesi lokal dan sedasi intravena, menghindari risiko anestesi umum 1
  • Teknik ini memungkinkan identifikasi dan mobilisasi segmen kolon (biasanya sigmoid) melalui pendekatan terbatas 2, 3

Indikasi Utama

Pasien Berisiko Tinggi:

  • Pasien dengan risiko tinggi untuk anestesi umum yang memerlukan diversi fekal 1
  • Pasien kritis yang tidak dapat mentolerir laparotomi 4
  • Obstruksi rektal emergensi dengan komorbiditas signifikan 1, 2

Kondisi Klinis Spesifik:

  • Kanker rektal obstruktif yang memerlukan diversi sebelum terapi neoadjuvan 1, 2
  • Gangguan kandung kemih dan rektal akibat cedera medula spinalis 5
  • Metastasis tulang dengan disfungsi anorektal 5
  • Pasien dengan riwayat operasi rektal sebelumnya 2

Keunggulan Teknik

Efisiensi Operatif:

  • Waktu operasi rata-rata 46-53 menit, secara signifikan lebih pendek dibanding laparotomi terbuka (79 menit) atau laparoskopi (64 menit) 2
  • Kehilangan darah minimal (rata-rata 19 mL) 5
  • Waktu hingga flatus lebih cepat (1.8 hari vs 2.1-2.2 hari dengan metode lain) 2

Keamanan dan Pemulihan:

  • Tingkat komplikasi postoperatif (<30 hari) sebanding dengan metode lain (4.3% untuk trephine vs 1.2% open vs 0% laparoskopi) 2
  • Kebutuhan opiat postoperatif lebih rendah dibanding laparotomi 3
  • Pemulihan pasien lebih cepat 2, 3

Teknik Modifikasi Modern

Pendekatan Endoskopi-Assisted:

  • Kombinasi kolonoskopi dengan teknik trephine (MICE - Minimally Invasive Colostomy with Endoscopy) meningkatkan keamanan 5, 6, 4
  • Kolonoskop membantu identifikasi segmen kolon yang tepat melalui transiluminasi dinding abdomen 4
  • Teknik ini menghindari kesalahan identifikasi organ target dan misidentifikasi ujung proksimal-distal 5, 6
  • Dapat dilakukan dengan anestesi lokal atau regional dengan sedasi pada pasien kritis 4

Pertimbangan Penting

Kontraindikasi Relatif:

  • Riwayat laparotomi sebelumnya BUKAN merupakan kontraindikasi 2, 3
  • Pasien dengan riwayat operasi rektal sebelumnya tetap dapat menjalani prosedur ini dengan aman 2

Komplikasi Potensial:

  • Prolaps stoma (dilaporkan dalam follow-up jangka panjang) 3
  • Hernia parastomal 3
  • Abses peristomal 5
  • Kolitis iskemik (jarang) 5
  • Tingkat konversi ke laparotomi terbuka sangat rendah 5, 3

Aplikasi dalam Konteks Emergensi

Obstruksi Rektal:

  • Pada obstruksi rektal dengan katup ileosekal kompeten, kolostomi wajib dilakukan (ileostomi loop tidak akan mengatasi distensi kolon) 1
  • Trephine colostomy merupakan pilihan ideal untuk pasien berisiko tinggi dalam situasi emergensi 1
  • Lokasi dan tipe stoma harus disesuaikan dengan rencana reseksi definitif di masa depan 1

Keunggulan vs Alternatif:

  • Lebih disukai dibanding SEMS (Self-Expanding Metal Stent) pada kanker rektal rendah karena SEMS dikaitkan dengan nyeri kronik, tenesmus, dan penurunan kualitas hidup 1
  • Menghindari komplikasi SEMS seperti migrasi dan perforasi selama kemoterapi/radioterapi 1

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.