Program Latihan untuk Pasien Hipertensi dengan IMT 27 dan Hasil Treadmill Inkonklusif
Pasien ini harus memulai program latihan aerobik intensitas rendah-sedang dengan durasi pendek yang ditingkatkan secara bertahap, dimulai dari 10 menit per sesi, mengingat hasil treadmill yang inkonklusif akibat sesak pada stage 2 (3 menit 50 detik), dan harus dievaluasi ulang untuk kemungkinan iskemia miokard atau penyakit paru sebelum meningkatkan intensitas latihan. 1
Evaluasi Awal yang Diperlukan
- Klarifikasi penyebab sesak pada treadmill stage 2 sangat penting sebelum memulai program latihan yang lebih intensif, karena sesak dapat mengindikasikan iskemia miokard yang tidak terdeteksi atau penyakit paru yang mendasari 1
- Pasien laki-laki usia 44 tahun dengan hipertensi memerlukan tes stres maksimal sesuai rekomendasi American College of Sports Medicine untuk pria ≥45 tahun yang merencanakan program latihan vigorous 1
- Pertimbangkan ekokardiografi untuk menilai fungsi ventrikel kiri dan hipertrofi ventrikel kiri mengingat tekanan darah sistolik 130-140 mmHg 1
Program Latihan Spesifik
Frekuensi
- Latihan aerobik 5-7 hari per minggu untuk menurunkan tekanan darah secara optimal, karena efek penurunan tekanan darah (postexercise hypotension) berlangsung hingga 24 jam setelah latihan 1
- Latihan harian lebih efektif dibandingkan latihan 3-4 hari per minggu untuk kontrol tekanan darah 1
Intensitas
- Mulai dengan intensitas rendah-sedang (40-60% VO2R atau Borg RPE 11-13) mengingat hasil treadmill inkonklusif dan sesak pada stage 2 1, 2
- Intensitas 40-70% dari 1-RM sama efektifnya dengan intensitas lebih tinggi dalam menurunkan tekanan darah 1
- Hindari intensitas vigorous sampai penyebab sesak diklarifikasi, karena pasien hipertensi memiliki risiko kardiovaskular transien yang meningkat pada aktivitas fisik vigorous mendadak 1
Durasi dan Progresi
Minggu 1-2:
- Mulai dengan 10 menit latihan aerobik per sesi, 5-7 hari per minggu 1
- Gunakan aktivitas non-weight bearing seperti sepeda statis atau berenang untuk mengurangi beban mengingat IMT 27 1
Minggu 3-4:
- Tingkatkan menjadi 15 menit per sesi jika tidak ada sesak atau gejala kardiovaskular 1
- Monitor tekanan darah dan gejala sesak dengan ketat 1
Minggu 5-8:
- Tingkatkan bertahap dengan penambahan 5 menit per sesi setiap 1-2 minggu hingga mencapai 30 menit 1
- Target akhir: 30-60 menit per hari, 5-7 hari per minggu, total ≥150 menit per minggu 1
Alternatif untuk meningkatkan kepatuhan:
- Latihan dapat dipecah menjadi 3 sesi 10 menit per hari yang sama efektifnya dengan sesi kontinyu 30 menit 1, 3
Jenis Latihan
Latihan Aerobik (Prioritas Utama):
- Jalan cepat, sepeda statis, atau berenang sebagai aktivitas utama yang menggunakan kelompok otot besar 1
- Aktivitas non-weight bearing (sepeda, berenang) lebih direkomendasikan pada fase awal mengingat IMT 27 untuk mengurangi beban sendi 1
Latihan Resistensi (Tambahan):
- Tambahkan latihan resistensi 2-3 hari per minggu setelah 4-6 minggu latihan aerobik tanpa gejala 1
- Gunakan resistensi rendah (40-60% dari 1-RM) dengan repetisi tinggi (15-20 kali) 1
- Fokus pada pernapasan yang benar untuk mencegah manuver Valsalva yang dapat meningkatkan tekanan darah secara akut 1
- Latihan resistensi dinamik aman dan efektif untuk hipertensi asalkan beban tidak terlalu berat 3
Target Penurunan Berat Badan
- Targetkan pengeluaran kalori 300-500 kkal per hari atau 1000-2000 kkal per minggu untuk menurunkan berat badan mengingat IMT 27 (overweight) 4
- Kombinasikan dengan diet prudent untuk mencapai IMT target 20-25 kg/m² 1
- Penurunan tekanan darah dari latihan tidak bergantung pada penurunan berat badan, tetapi penurunan berat badan memberikan manfaat kardiovaskular tambahan 4
Monitoring dan Tindak Lanjut
- Periksa tekanan darah setiap minggu selama bulan pertama setelah memulai program latihan 5
- Monitor gejala sesak, nyeri dada, pusing, atau kelelahan yang tidak biasa selama dan setelah latihan 1
- Hentikan latihan dan evaluasi ulang jika: sesak muncul kembali, nyeri dada timbul, atau kelelahan persisten lebih dari 1 jam setelah latihan 1
- Evaluasi ulang dengan tes stres setelah 8-12 minggu program latihan untuk menilai kapasitas latihan dan respons kardiovaskular 1
Pertimbangan Medikasi
- Jika pasien menggunakan beta blocker, perhatikan bahwa obat ini dapat menumpulkan respons denyut jantung dan mengurangi kapasitas latihan 1
- Lakukan pendinginan bertahap setelah latihan untuk mencegah hipotensi, terutama jika menggunakan obat antihipertensi 1
- Pertimbangkan ACE inhibitor atau ARB sebagai pilihan antihipertensi yang tidak mengganggu kapasitas latihan 2
Peringatan Penting
- Jangan meningkatkan intensitas ke vigorous (≥60% VO2R) sampai penyebab sesak pada treadmill diklarifikasi melalui evaluasi kardiopulmoner lengkap 1, 2
- Hindari latihan resistensi intensitas tinggi atau manuver Valsalva yang dapat meningkatkan tekanan darah secara akut 1
- Pasien dengan tekanan darah sistolik 130-140 mmHg harus mencapai target <130/80 mmHg dengan kombinasi latihan dan medikasi jika diperlukan 1
- Hasil treadmill inkonklusif pada durasi pendek (3 menit 50 detik) dengan sesak merupakan red flag yang memerlukan evaluasi lebih lanjut sebelum program latihan intensif 1