How can an HIV negative wife prevent HIV transmission from her HIV positive husband when planning to have children?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 17, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Menjaga Istri HIV Negatif Tetap Negatif Saat Merencanakan Kehamilan

Suami HIV positif harus mencapai viral load tidak terdeteksi dengan terapi antiretroviral (ART) selama minimal 6 bulan sebelum mencoba konsepsi, dan istri HIV negatif harus menggunakan profilaksis pra-pajanan (PrEP) selama periode upaya konsepsi untuk memaksimalkan perlindungan. 1, 2

Strategi Utama Pencegahan Transmisi HIV

1. Terapi Antiretroviral untuk Suami HIV Positif

  • Suami harus memulai atau melanjutkan ART untuk mencapai supresi viral yang berkelanjutan sebelum mencoba konsepsi 1, 2
  • Viral load harus tidak terdeteksi dan dipertahankan selama minimal 6 bulan sebelum hubungan seksual tanpa kondom 1
  • Pemantauan HIV RNA harus dilakukan setiap 3 bulan sampai tersupresi minimal 1 tahun, kemudian dapat dikurangi menjadi setiap 6 bulan jika stabil secara klinis 1
  • Bukti dari studi HPTN052 menunjukkan bahwa ART mengurangi transmisi HIV lebih dari 96% pada pasangan serodiskordan 1
  • Studi PARTNER melaporkan tidak ada transmisi HIV selama perkiraan 894 tahun-pasangan observasi ketika pasangan HIV positif menggunakan ART, bahkan ketika terjadi hubungan seksual tanpa kondom 1

2. Profilaksis Pra-Pajanan (PrEP) untuk Istri HIV Negatif

  • Istri HIV negatif harus mempertimbangkan penggunaan PrEP (kombinasi tenofovir disoproxil fumarate/emtricitabine) selama periode upaya konsepsi 1, 3
  • PrEP memberikan lapisan perlindungan tambahan bahkan ketika suami memiliki viral load tidak terdeteksi 1, 3
  • Dalam studi pilot di Zimbabwe, 74% pasangan memilih kombinasi ART/pemantauan viral load plus PrEP, menunjukkan preferensi kuat untuk perlindungan ganda 3
  • Tenofovir disoproxil fumarate aman digunakan selama kehamilan berdasarkan data dari Antiretroviral Pregnancy Registry, tanpa peningkatan risiko cacat lahir mayor dibandingkan populasi umum 4
  • Emtricitabine juga aman selama kehamilan dengan tingkat cacat lahir mayor 2,3% dibandingkan tingkat latar belakang 2,7% 5

3. Pembatasan Hubungan Seksual Tanpa Kondom pada Periode Subur

  • Gunakan prediktor ovulasi untuk membatasi hubungan seksual tanpa kondom hanya pada periode kesuburan puncak 1
  • Lanjutkan penggunaan kondom yang konsisten kecuali selama upaya di jendela subur 1
  • Pengetahuan tentang jendela subur umumnya rendah, sehingga konseling komprehensif tentang siklus menstruasi dan waktu ovulasi sangat penting 6

4. Skrining dan Pengobatan Infeksi Menular Seksual

  • Kedua pasangan harus diskrining dan diobati untuk setiap infeksi menular seksual sebelum mencoba konsepsi 1
  • Infeksi menular seksual dapat meningkatkan risiko transmisi HIV secara signifikan 1

Peringatan Penting dan Jebakan yang Harus Dihindari

Jangan Berasumsi Risiko Nol Tanpa Supresi Viral Penuh

  • Jangan mencoba konsepsi jika supresi viral belum dipertahankan selama 6 bulan penuh 1
  • Konsep U=U (Undetectable = Untransmittable) hanya berlaku ketika viral load tidak terdeteksi secara konsisten 1

Hindari Spermisida

  • Spermisida yang mengandung nonoxynol-9 dikontraindikasikan karena dapat meningkatkan risiko lesi genital dan berpotensi memfasilitasi transmisi HIV 7, 1

Pertimbangan Obat Antiretroviral

  • Hindari obat dengan toksisitas reproduksi selama upaya konsepsi, terutama efavirenz yang memiliki efek teratogenik 1
  • Nevirapine harus digunakan dengan hati-hati pada wanita dengan jumlah CD4 >250/mm³ karena risiko toksisitas hepatik berat 8

Pemantauan Berkelanjutan

  • Pasangan HIV negatif dalam hubungan serodiskordan harus menjalani tes HIV reguler (setiap 3-6 bulan) 1
  • Kepatuhan yang tidak konsisten terhadap ART oleh pasangan HIV positif dapat menyebabkan rebound viral dan meningkatkan risiko transmisi 1

Pertimbangan Setelah Kehamilan Tercapai

Manajemen Kehamilan

  • Lanjutkan ART sepanjang kehamilan untuk mencegah transmisi vertikal 7, 9
  • Ibu yang terinfeksi HIV tidak boleh menyusui untuk meminimalkan risiko transmisi vertikal 7, 1
  • Bayi harus menerima profilaksis pasca-pajanan yang sesuai, biasanya zidovudine selama 6 minggu 9, 8

Metode Persalinan

  • Persalinan caesar elektif pada 38 minggu direkomendasikan untuk wanita yang terinfeksi HIV dengan viral load >1000 kopi/mL mendekati waktu persalinan atau viral load tidak diketahui 9, 8
  • Persalinan caesar mengurangi risiko transmisi sekitar 50% pada populasi tertentu 7

Faktor Risiko yang Meningkatkan Transmisi

  • Keinginan untuk hamil adalah faktor risiko paling penting untuk serokonversi HIV di antara pasangan serodiskordan (OR = 5,18) 10
  • Namun, risiko ini dapat diminimalkan secara dramatis dengan penggunaan ART saat ini (OR = 0,09) dan penggunaan kondom yang konsisten (OR = 0,05) 10
  • Tingkat serokonversi keseluruhan dalam kohort pasangan serodiskordan adalah 1,02 per 100 orang-tahun tanpa intervensi optimal 10

Bukti Efektivitas dari Dunia Nyata

  • Dalam studi pilot program konsepsi yang lebih aman di Zimbabwe, 12 pasangan mencapai kehamilan tanpa kasus transmisi HIV ke pasangan dan tidak ada bayi yang tes positif HIV 3
  • Kepuasan dengan metode konsepsi yang lebih aman tinggi di antara mereka yang memilih ART/pemantauan viral load dan PrEP 3
  • Pasangan serodiskordan di Zimbabwe mencari kombinasi metode pencegahan HIV, terutama ART/pemantauan viral load plus PrEP 3

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.