What medication is given for vertigo in the Emergency Department (ED)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 17, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pengobatan Vertigo di UGD

Untuk pasien dengan vertigo di UGD, berikan meclizine 25-100 mg per hari dalam dosis terbagi untuk supresi vestibular jangka pendek, dikombinasikan dengan prochlorperazine 5-10 mg (oral/IV, maksimal 3 dosis per 24 jam) jika terdapat mual/muntah berat, namun hindari penggunaan rutin obat-obatan ini karena dapat menghambat kompensasi vestibular. 1, 2

Pendekatan Berdasarkan Diagnosis

BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo)

  • Jangan berikan obat vestibular suppressant - pedoman American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery secara tegas merekomendasikan untuk tidak memberikan obat antihistamin atau benzodiazepine secara rutin untuk BPPV 3
  • Lakukan manuver reposisi kanalit (Epley maneuver) sebagai terapi lini pertama 3, 4
  • Konfirmasi diagnosis dengan tes Dix-Hallpike sebelum terapi 3

Vertigo Perifer Non-BPPV (Vestibular Neuritis, Ménière's Disease)

  • Meclizine: Dosis 25-100 mg per hari dalam dosis terbagi, gunakan sebagai PRN (as-needed) bukan terjadwal untuk menghindari gangguan kompensasi vestibular 1, 2
  • Prochlorperazine: 5-10 mg oral/IV untuk mual/muntah berat, maksimal 3 dosis per 24 jam 1
  • Benzodiazepine (Diazepam/Valium): Hanya untuk gejala vertigo berat akut dengan komponen ansietas, gunakan jangka pendek karena risiko ketergantungan 1, 5

Prinsip Penggunaan Obat di UGD

Kapan Memberikan Obat

  • Berikan vestibular suppressant hanya untuk manajemen jangka pendek gejala berat, bukan sebagai terapi definitif 1
  • Untuk serangan akut Ménière's disease, berikan vestibular suppressant hanya selama serangan akut, bukan terapi kontinyu 1
  • Prioritaskan terapi fisik (manuver reposisi) untuk BPPV daripada medikasi 3, 4

Peringatan Penting

  • Risiko jatuh: Obat vestibular suppressant adalah faktor risiko independen untuk jatuh, terutama pada pasien lansia 1
  • Efek samping: Drowsiness, defisit kognitif, dan gangguan mengemudi adalah efek samping signifikan 1, 2
  • Gangguan kompensasi: Penggunaan jangka panjang menghambat kompensasi vestibular sentral 1, 6

Algoritma Praktis UGD

  1. Identifikasi tipe vertigo:

    • Lakukan tes Dix-Hallpike untuk BPPV 3
    • Jika positif → Lakukan Epley maneuver, jangan beri obat 3
    • Jika negatif → Pertimbangkan vertigo perifer lain atau sentral 1
  2. Untuk vertigo perifer non-BPPV dengan gejala berat:

    • Meclizine 25-50 mg sebagai dosis awal 2
    • Tambahkan prochlorperazine jika mual/muntah berat 1
    • Pertimbangkan benzodiazepine jangka pendek jika ada ansietas signifikan 5
  3. Edukasi dan follow-up:

    • Instruksikan penggunaan PRN, bukan terjadwal 1
    • Evaluasi ulang dalam 1 bulan untuk dokumentasi resolusi atau persistensi gejala 3, 1
    • Transisi ke rehabilitasi vestibular untuk pemulihan jangka panjang 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan berikan meclizine atau antihistamin untuk BPPV - ini tidak efektif dan menunda kompensasi 3, 4
  • Jangan gunakan vestibular suppressant secara terjadwal/kontinyu - gunakan hanya PRN untuk gejala akut 1
  • Jangan lakukan CT/MRI brain secara rutin untuk BPPV tanpa red flags neurologis 3
  • Hindari penggunaan benzodiazepine jangka panjang karena risiko ketergantungan 5

References

Guideline

Management of Non-BPPV Peripheral Vertigo

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Benign paroxysmal positional vertigo: A practical approach for emergency physicians.

Academic emergency medicine : official journal of the Society for Academic Emergency Medicine, 2023

Guideline

Valium for Treating Vertigo

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.